{"id":18641,"date":"2026-09-20T11:02:48","date_gmt":"2026-09-20T04:02:48","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/09\/20\/mec-2026-jadi-ruang-regenerasi-budaya-keraton-sumenep-diangkat-ke-panggung-karnaval\/"},"modified":"2026-09-20T11:02:48","modified_gmt":"2026-09-20T04:02:48","slug":"mec-2026-jadi-ruang-regenerasi-budaya-keraton-sumenep-diangkat-ke-panggung-karnaval","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/09\/20\/mec-2026-jadi-ruang-regenerasi-budaya-keraton-sumenep-diangkat-ke-panggung-karnaval\/","title":{"rendered":"MEC 2026 Jadi Ruang Regenerasi Budaya, Keraton Sumenep Diangkat ke Panggung Karnaval"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">Budaya<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/09\/20\/97000b7d01fd.jpg\" alt=\"MEC 2026 Jadi Ruang Regenerasi Budaya, Keraton Sumenep Diangkat ke Panggung Karnaval\"\/>\n            <\/div>\n<p>SURABAYA SIII<\/p>\n<p>BERITA PLUS, SUMENEP\u2013 Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 menjadi salah satu ruang untuk membawa kekayaan budaya Sumenep lebih dekat kepada generasi muda. Tak hanya menampilkan kreativitas peserta, gelaran yang berlangsung di kawasan Labang Mesem itu, juga mengangkat sejarah dan identitas Keraton Sumenep melalui kemasan seni pertunjukan.<\/p>\n<p>Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim mengatakan, kegiatan semacam MEC memiliki peran dalam menjaga keberlangsungan budaya Madura agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.<\/p>\n<p>&#8220;Madura Ethnic Carnival ini adalah wadah pelestarian budaya, karena melalui kegiatannya ingin budaya Madura terus hidup, terkenal dan diwariskan kepada generasi penerus di tengah perkembangan zaman,&#8221; katanya, Sabtu (19\/09\/2026) malam.\u00a0<\/p>\n<p>Menurutnya, budaya Madura memiliki kekayaan yang luas, mulai pakaian adat, kesenian, tradisi hingga berbagai ekspresi yang menjadi identitas masyarakat. Karena itu, upaya mempertahankan budaya membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, terutama generasi muda.<\/p>\n<p>Pemkab Sumenep juga mengapresiasi peserta, pelaku seni, komunitas budaya dan masyarakat yang ikut mengambil bagian dalam MEC 2026. Kreativitas yang ditampilkan dinilai dapat menjadi cara untuk memperkenalkan budaya melalui pendekatan yang lebih dekat dengan perkembangan zaman.<\/p>\n<p>Selain menjadi ruang ekspresi budaya, MEC juga diarahkan untuk memperkenalkan potensi Sumenep kepada masyarakat dari luar daerah. Pemerintah daerah melihat kegiatan seni dan budaya sebagai salah satu ruang promosi yang dapat mempertemukan pelestarian tradisi dengan kreativitas masyarakat.<\/p>\n<p>\u00a0Pemkab Sumenep mendorong kolaborasi antara pemerintah, komunitas, seniman dan pelaku ekonomi kreatif agar kegiatan budaya dapat terus berkembang dan memberi ruang lebih luas bagi masyarakat untuk terlibat.<\/p>\n<p>&#8220;Kami ingin generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi pelaku dalam menjaga dan mengembangkan budaya, dengan harapan warisan budaya kita tidak hanya menjadi sejarah, tetapi tetap hidup dan berkembang,&#8221; lanjutnya. .\u00a0<\/p>\n<p>Sementara itu, Ketua Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) M. Hariri mengatakan, MEC 2026 memasuki penyelenggaraan tahun keempat dengan tetap membawa misi memperkenalkan kekayaan budaya Sumenep. Tahun ini, Keraton Sumenep dipilih sebagai tema utama untuk semakin mendekatkan sejarah dan identitas keraton kepada masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah, MEC tahun 2026 ini sudah eksis di tahun keempat dengan mengangkat tema kebudayaan. Tahun ini kita mengangkat tema Keraton Sumenep dalam rangka lebih memasyarakatkan Keraton Sumenep yang merupakan satu-satunya keraton di Jawa Timur,&#8221; ujar Hariri.<\/p>\n<p>Menurut Hariri, MEC juga diharapkan tidak berhenti sebagai pertunjukan tahunan. Kehadiran tokoh kerajaan dan kesultanan dari sejumlah wilayah Nusantara menjadi bagian dari upaya memperluas ruang interaksi budaya di Sumenep.<\/p>\n<p>&#8220;Kami berharap, berkumpulnya para tokoh kerajaan dari berbagai wilayah, MEC 2026 diharapkan tidak hanya menjadi panggung karnaval, tetapi menjadi ruang perjumpaan budaya yang mempertemukan kembali beragam warisan sejarah Nusantara di Kabupaten Sumenep,&#8221; tutupnya. (*)\u00a0<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Wildan Mukhlishah Sy<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/budaya\/6aaeae47b666d\/MEC-2026-Jadi-Ruang-Regenerasi-Budaya-Keraton-Sumenep-Diangkat-ke-Panggung-Karnaval\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Budaya SURABAYA SIII BERITA PLUS, SUMENEP\u2013 Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 menjadi salah satu ruang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18642,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-18641","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/97000b7d01fd.jpg",1600,900,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/97000b7d01fd-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/97000b7d01fd-300x169.jpg",300,169,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/97000b7d01fd-768x432.jpg",640,360,true],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/97000b7d01fd-1024x576.jpg",640,360,true],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/97000b7d01fd-1536x864.jpg",1536,864,true],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/97000b7d01fd.jpg",1600,900,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/97000b7d01fd-1115x715.jpg",1115,715,true],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/97000b7d01fd-800x500.jpg",800,500,true],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/97000b7d01fd-1024x576.jpg",1024,576,true],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/97000b7d01fd-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/97000b7d01fd-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18641","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18641"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18641\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18642"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18641"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18641"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18641"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}