{"id":18689,"date":"2026-09-21T15:59:39","date_gmt":"2026-09-21T08:59:39","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/09\/21\/wamendagri-ribka-haluk-tekankan-inovasi-dan-komitmen-penghijauan\/"},"modified":"2026-09-21T15:59:39","modified_gmt":"2026-09-21T08:59:39","slug":"wamendagri-ribka-haluk-tekankan-inovasi-dan-komitmen-penghijauan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/09\/21\/wamendagri-ribka-haluk-tekankan-inovasi-dan-komitmen-penghijauan\/","title":{"rendered":"Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Inovasi dan Komitmen Penghijauan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/09\/21\/afd8326c0c42.jpg\" alt=\"Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Inovasi dan Komitmen Penghijauan\"\/>\n            <\/div>\n<p>Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Ribka Haluk saat Memimpin Apel Pagi Pemprov NTT. (Foto: dok. Istimewa)<\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\"><strong>BERITA PLUS, NTT<\/strong><\/span><span style=\"font-size:17px\"><b> &#8211; <\/b>Wakil Menteri Dalam Negeri RI Ribka Haluk, mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi NTT yang mencapai 5,01 persen (yoy) di tengah tantangan geografis dan topografi daerah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Capaian tersebut dinilai perlu terus diikuti dengan penguatan intervensi untuk menurunkan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Hal tersebut disampaikannya saat dirinya\u00a0bertindak sebagai Pembina Apel Kesadaran ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTT di halaman Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Senin (21\/9\/2026) pagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Pada kesempatan itu, Wamendagri menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa besar dengan potensi sumber daya manusia dan keberagaman yang menjadi kekuatan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">&#8220;Indonesia adalah bangsa besar dengan jumlah populasi terbesar ke-4 di dunia mencapai 290,1 juta jiwa, terdiri dari penduduk yang pluralis. Ini adalah potensi besar bangsa yang berdaulat,&#8221; tegas Ribka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Ia mengatakan, visi Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045 di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka perlu diterjemahkan secara konkret oleh seluruh jajaran pemerintahan, termasuk pemerintah daerah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">&#8220;Kita ketahui bersama Misi Asta Cita, delapan program yang harus dilakukan oleh kita semua, bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Saya harapkan program-program tersebut dapat di-break down dengan baik sebagai mesin penggerak agar pemerintah daerah dapat terus maju,&#8221; ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Ribka juga menyampaikan apresiasi Kementerian Dalam Negeri kepada Pemerintah Provinsi NTT, Forkopimda, sektor swasta, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjalankan berbagai program pemerintah pusat di daerah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">&#8220;Saya hadir hari ini untuk menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT, Forkopimda, sektor swasta, dan seluruh pihak di NTT yang sudah menjalankan program pemerintah pusat,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Lebih lanjut, Wamendagri menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya diukur dari angka, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Ia menyebut pemerintah dan sektor swasta merupakan dua kekuatan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dalam konteks NTT, capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,01 persen (yoy) dinilai menjadi perkembangan positif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">&#8220;Dalam kemajuan daerah ada dua hal yang penting, yaitu mesin pemerintah dan sektor swasta sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi,&#8221; jelasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">&#8220;Kita ketahui bersama bahwa NTT dalam data Kemendagri dan BPS sudah mencapai pertumbuhan yang luar biasa. Kita patut berbangga bahwa dengan tantangan topografi NTT ada pembangunan yang luar biasa dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat baik,&#8221; lanjutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Ia\u00a0juga mengingatkan masih terdapat pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian bersama, khususnya terkait kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">&#8220;ASN harus memastikan pertumbuhan ekonomi memberikan manfaat bagi masyarakat. Di samping itu masih terdapat kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Bersama kita pastikan agar kemiskinan dan kemiskinan ekstrem dapat diturunkan lagi melalui komitmen bersama,&#8221; tegas Ribka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Wamendagri mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif membuka ruang investasi melalui inovasi dan kemudahan pelayanan, termasuk perizinan. Menurutnya, keterlibatan sektor swasta menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat perekonomian daerah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">&#8220;Jika kapasitas fiskal rendah maka perlu menjemput bola, berinovasi, dan mempermudah perizinan daerah sehingga sektor swasta juga bisa masuk ke daerah. Kita ketahui bersama kondisi fiskal NTT, namun sudah ada sedikit diskresi,&#8221; ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Dalam kesempatan tersebut, Ribka juga menyampaikan mengenai kebijakan seluruh PPPK paruh waktu di daerah direncanakan beralih status menjadi PPPK penuh waktu, dengan pembiayaan yang akan ditanggung oleh Pemerintah Pusat<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">&#8220;Permasalahan besar adalah PPPK Paruh Waktu yang akan dibiayai penuh oleh pemerintah pusat. Ini adalah diskresi besar dari Presiden RI,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Selain aspek fiskal dan investasi, Wamendagri mendorong ASN di NTT untuk terus mengembangkan inovasi berbasis potensi daerah, terutama sektor pertanian dan kelautan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">&#8220;Kita perlu melakukan inovasi terus-menerus, seperti sektor pertanian. Kita tidak boleh pasrah dengan kondisi yang ada, inovasi perlu terus dilakukan. Kemudian potensi kelautan yang terus memberi kontribusi. Kita harus terus berkompetisi dengan daerah lain dan terus berbangga sebagai ASN NTT,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Dalam amanatnya, Wamendagri juga menyampaikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Provinsi NTT bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga pengendalian inflasi serta penanganan bencana gempa di Pulau Flores.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Ia juga menyampaikan duka cita terkait terkait penembakan terhadap tiga ASN di Papua Pegunungan, serta mengingatkan seluruh pihak untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">&#8220;Mari terus jaga kesatuan sebagai bangsa dan negara. Terkait tragedi di Papua, saya datang untuk menyampaikan turut berduka dan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada keluarga dan masyarakat NTT,&#8221; tuturnya. (*)<\/span><!--\/data\/user\/0\/com.samsung.android.app.notes\/files\/clipdata\/clipdata_bodytext_260921_114213_271.sdocx--><\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Rolandus Tahoni<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6ab0a8b067f62\/Wamendagri-Ribka-Haluk-Tekankan-Inovasi-dan-Komitmen-Penghijauan\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Ribka Haluk saat Memimpin Apel Pagi Pemprov NTT. (Foto:&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18690,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-18689","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/afd8326c0c42.jpg",1080,720,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/afd8326c0c42-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/afd8326c0c42-300x200.jpg",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/afd8326c0c42-768x512.jpg",640,427,true],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/afd8326c0c42-1024x683.jpg",640,427,true],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/afd8326c0c42.jpg",1080,720,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/afd8326c0c42.jpg",1080,720,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/afd8326c0c42-1080x715.jpg",1080,715,true],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/afd8326c0c42-800x500.jpg",800,500,true],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/afd8326c0c42-1024x683.jpg",1024,683,true],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/afd8326c0c42-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/afd8326c0c42-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18689","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18689"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18689\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18690"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18689"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18689"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18689"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}