{"id":18738,"date":"2026-09-22T22:20:40","date_gmt":"2026-09-22T15:20:40","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/09\/22\/panjang-melanda-makassar-pdam-distribusikan-456-juta-liter-ke-9-kecamatan\/"},"modified":"2026-09-22T22:20:40","modified_gmt":"2026-09-22T15:20:40","slug":"panjang-melanda-makassar-pdam-distribusikan-456-juta-liter-ke-9-kecamatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/09\/22\/panjang-melanda-makassar-pdam-distribusikan-456-juta-liter-ke-9-kecamatan\/","title":{"rendered":"Panjang Melanda Makassar, PDAM Distribusikan 4,56 Juta Liter ke 9 Kecamatan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/09\/22\/359b799706d9.jpg\" alt=\"Panjang Melanda Makassar, PDAM Distribusikan 4,56 Juta Liter ke 9 Kecamatan\"\/>\n            <\/div>\n<p>Warga mengantre membawa jeriken, ember, dan galon untuk mendapatkan bantuan air bersih gratis dari PDAM Makassar di tengah kemarau panjang, Makassar, Selasa (22\/9\/2026). (Foto: dok. Istimewa)<\/p>\n<p><strong>BERITA PLUS, MAKASSAR &#8211;\u00a0<\/strong>Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar terus memperkuat distribusi air bersih gratis di tengah kemarau panjang yang berdampak terhadap ketersediaan air bagi sebagian masyarakat.<\/p>\n<p>Hingga Selasa (22\/9\/2026), PDAM Makassar mencatat telah menyalurkan sekitar 4,56 juta liter air bersih melalui 1.110 Surat Perintah Kerja (SPK) distribusi\/proyek air.<\/p>\n<p>Distribusi tersebut menjangkau sembilan wilayah kecamatan, yakni Ujung Tanah, Tallo, Bontoala, Wajo, Tamalanrea, Biringkanayya, sebagian Panakkukang, sebagian Manggala, dan sebagian Kecamatan Makassar.<\/p>\n<p>Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Makassar, Andi Syahrum Makkuradde, mengatakan bantuan air bersih diberikan secara gratis kepada pelanggan maupun warga yang bukan pelanggan PDAM dan mengalami krisis air.<\/p>\n<p>\u201cPenyaluran secara gratis, memberikan bantuan air bersih gratis bagi pelanggan maupun nonpelanggan yang mengalami krisis air,\u201d kata Andi Syahrum, Selasa (22\/9\/2026).<\/p>\n<p>Untuk memperluas jangkauan, PDAM tidak hanya mengerahkan mobil tangki berukuran besar. Armada berukuran lebih kecil yang dilengkapi tandon air juga disiapkan untuk masuk ke lorong-lorong permukiman yang sulit dijangkau kendaraan tangki.<\/p>\n<p>Menurut Andi Syahrum, enam wilayah pelayanan PDAM telah disiapkan dengan armada kecil tersebut. Kendaraan itu digunakan untuk membawa air hingga ke kawasan permukiman dengan akses jalan yang sempit.<\/p>\n<p>\u201cUntuk mengantisipasi kebutuhan warga di kawasan yang sulit terjangkau, enam wilayah pelayanan PDAM telah kita siapkan armada kecil yang membawa tandon air dan dapat masuk ke lorong-lorong permukiman,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Bantuan air juga diberikan kepada warga nonpelanggan. Untuk distribusi kepada kelompok tersebut, PDAM mensyaratkan adanya surat permintaan sebagai bagian dari pertanggungjawaban distribusi.<\/p>\n<p>\u201cKalau tidak pelanggan, tentu ada suratnya masuk. Supaya nanti kalau diperiksa, kita ke mana kok bawa air ini,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>PDAM Makassar juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI dan Polri dalam penanganan kebutuhan air bersih masyarakat.<\/p>\n<p>Selain itu, bantuan air diberikan melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR PDAM, terutama dalam penanganan dampak kekeringan.<\/p>\n<p>\u201cYang ke BPBD TNI, Polri itu gratis. Tetapi kita punya SK dalam rangka kekeringan, CSR-nya PDAM memberikan bantuan air,\u201d katanya.<br \/>Di tengah distribusi air bersih, PDAM tetap memantau kondisi pelayanan dan kualitas air. Salah satu parameter yang diperhatikan adalah Total Dissolved Solids (TDS).<\/p>\n<p>Andi Syahrum menjelaskan, laporan air berwarna hitam yang sempat diterima masyarakat dapat berkaitan dengan pekerjaan atau pergantian jaringan pipa.<\/p>\n<p>Menurutnya, ketika pipa dalam kondisi kosong kemudian kembali dialiri air, endapan atau material sisa di dalam jaringan berpotensi terbawa aliran.<\/p>\n<p>\u201cItulah, pergantian pipa, pada saat pipa kosong, kemudian air mengalir, tentu membawa beberapa ampas-ampas di situ,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ia mengakui kondisi jaringan perpipaan menjadi salah satu tantangan PDAM dalam menjaga kualitas dan kontinuitas pelayanan. Sebagian jaringan telah berkembang secara kompleks dan tidak seluruhnya mudah dipetakan.<\/p>\n<p>Selain itu, terdapat jaringan pipa yang berada cukup dalam sehingga pekerjaan membutuhkan koordinasi dan perizinan dengan pihak terkait.<br \/>Andi Syahrum mencontohkan jaringan di kawasan Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Perintis Kemerdekaan yang berada sekitar dua meter di bawah permukaan tanah.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut membuat pekerjaan jaringan membutuhkan izin dan persyaratan tertentu, termasuk jaminan. Namun, PDAM masih menghadapi kendala administrasi karena belum memiliki nomenklatur anggaran untuk pembayaran jaminan tersebut.<\/p>\n<p>Sementara itu, pemerhati publik Dr. Nurmal Idrus menilai penggunaan armada kecil untuk mengantar air hingga lorong permukiman merupakan pendekatan pelayanan yang relevan di tengah kemarau panjang.<\/p>\n<p>Menurut Nurmal, layanan tersebut menunjukkan bahwa penyelenggara pelayanan publik tidak hanya menunggu masyarakat mendatangi titik distribusi, tetapi juga mendekatkan layanan kepada warga yang membutuhkan.<\/p>\n<p>\u201cLogikanya sederhana, kalau warga sulit mendatangi air, maka air yang harus mendatangi warga,\u201d kata Nurmal.<\/p>\n<p>Ia menilai keberadaan kendaraan berukuran kecil menjadi penting karena kondisi sejumlah lorong permukiman tidak memungkinkan dijangkau mobil tangki berukuran besar.<\/p>\n<p>\u201cPelayanan publik tidak selalu harus menunggu warga datang. Sesekali pemerintah yang harus mendatangi warga,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Nurmal berharap distribusi air bersih selama kemarau terus diperkuat dan dibarengi dengan pembenahan jaringan serta penguatan sistem penyediaan air bersih secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>PDAM Makassar memastikan koordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar, BPBD, TNI, Polri, serta unsur RT\/RW terus dilakukan agar bantuan air dapat diarahkan kepada masyarakat yang membutuhkan. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Arya Rahmansyah<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6ab2980bafd93\/Panjang-Melanda-Makassar-PDAM-Distribusikan-456-Juta-Liter-ke-9-Kecamatan\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Warga mengantre membawa jeriken, ember, dan galon untuk mendapatkan bantuan air bersih gratis dari&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18739,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-18738","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/359b799706d9.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/359b799706d9-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/359b799706d9-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/359b799706d9.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/359b799706d9.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/359b799706d9.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/359b799706d9.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/359b799706d9.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/359b799706d9.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/359b799706d9.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/359b799706d9-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/359b799706d9-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18738","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18738"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18738\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18739"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18738"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18738"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18738"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}