{"id":19133,"date":"2026-09-30T22:55:57","date_gmt":"2026-09-30T15:55:57","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/09\/30\/8-orang-diamankan-di-hotel-surabaya-polisi-buru-pemasok-sabu-dan-ekstasi\/"},"modified":"2026-09-30T22:55:57","modified_gmt":"2026-09-30T15:55:57","slug":"8-orang-diamankan-di-hotel-surabaya-polisi-buru-pemasok-sabu-dan-ekstasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/09\/30\/8-orang-diamankan-di-hotel-surabaya-polisi-buru-pemasok-sabu-dan-ekstasi\/","title":{"rendered":"8 Orang Diamankan di Hotel Surabaya, Polisi Buru Pemasok Sabu dan Ekstasi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/09\/30\/e85a3d5ca529.png\" alt=\"8 Orang Diamankan di Hotel Surabaya, Polisi Buru Pemasok Sabu dan Ekstasi\"\/>\n            <\/div>\n<p>Ilustrasi penggerebegan. (Foto: dok. AI)<\/p>\n<p><span><span><b>BERITA PLUS, SURABAYA \u2013<\/b> Penggerebekan kamar hotel di Surabaya yang berujung pada diamankannya delapan orang dalam kasus dugaan merujuk narkotika kini memasuki tahap penanganan hukum. <\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Polisi menyita sisa sabu dan dua butir pil yang disebut ekstasi, sementara orang yang diduga memasukkan narkotika tersebut telah masuk daftar pencarian orang (DPO).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Delapan orang berinisial F, R, K, N, Ro, U, Ar, dan A diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya pada Senin (28\/9\/2026) dini hari. Penindakan dilakukan setelah polisi menerima informasi masyarakat mengenai dugaan narkotika yang melibatkan seorang karyawan swasta berinisial N.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto mengatakan, dari kamar hotel tersebut petugas menemukan satu klip plastik berisi sisa pakai sabu, dua butir pil ekstasi berwarna kuning, alat isap atau bong, korek api, serta bungkus rokok bekas yang digunakan untuk menyimpan sabu. Pemeriksaan urine kemudian dilakukan terhadap seluruh orang yang diamankan.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Hasil pemeriksaan urin, tujuh orang positif mengonsumsi ekstasi, sedangkan N positif mengonsumsi sabu dan ekstasi, kata Hadi saat dikonfirmasi, Rabu (30\/9\/2026).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Dari pemeriksaan pengembangan, N disebut mengaku memperoleh narkotika dari seseorang berinisial C. Polisi kemudian memasukkan C ke dalam DPO dan masih melakukan pencarian untuk mengungkap keberadaan serta jaringan pemasok narkotika tersebut. <\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Langkah ini menjadi bagian penting dalam kasus pengembangan karena polisi tidak hanya mendalami dugaan yang mendasarinya, tetapi juga asal-usul narkotika yang ditemukan di lokasi.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Perkara tersebut kemudian mendapat perhatian setelah muncul bahwa tiga dari delapan orang yang diamankan disebut merupakan anggota DPRD dari sejumlah kabupaten di Jawa Timur. Salah satu nama yang beredar adalah MUA yang disebut sebagai anggota DPRD Kabupaten Malang. <\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Namun, hingga kini identitas dan status hukum masing-masing anggota legislatif tersebut belum disampaikan secara resmi kepada publik oleh Polrestabes Surabaya. <\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Sejumlah pemberitaan hari ini juga menyebut adanya tiga anggota DPRD yang ikut diamankan, tetapi detail identitasnya masih menjadi bagian dari pemberitaan dan konfirmasi lanjutan.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mengatakan belum mendapat pemberitahuan resmi dari aparat penegak hukum. &#8220;Sampai saat ini belum dapat informasi secara resmi. Kami masih menunggu info kepastiannya dari Polrestabes Surabaya,&#8221; ujarnya. <\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Malang Ziaul Haq juga meminta masyarakat menunggu keterangan resmi kepolisian sebelum menarik kesimpulan. <\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>\u201cKita tunggu saja informasi validnya dari polisi karena ini tuduhan yang sensitif. Saya minta semua pihak tidak berspekulasi,\u201d katanya.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Dalam penanganan perkara tersebut, Polrestabes Surabaya menyatakan delapan orang tersebut diproses melalui mekanisme restorative justice (RJ). Hadi menyebut salah satu pertimbangannya adalah jumlah barang bukti narkotika yang ditemukan berada di bawah batas yang menjadi pertimbangan dalam penerapan mekanisme tersebut. <\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>\u201cKami melakukan proses restorative justice untuk delapan pelaku ini. Kami memastikan semua proses kami sesuai prosedur,\u201d ujar Hadi. Polrestabes <\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Surabaya sebelumnya juga menyatakan telah menerapkan RJ terhadap ratusan perkara narkotika yang memenuhi persyaratan. (*)<\/span><\/span><\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Dona Pramudya <\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6abcd46008fcc\/8-Orang-Diamankan-di-Hotel-Surabaya-Polisi-Buru-Pemasok-Sabu-dan-Ekstasi\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Ilustrasi penggerebegan. (Foto: dok. AI) BERITA PLUS, SURABAYA \u2013 Penggerebekan kamar hotel di Surabaya&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-19133","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":"","thumbnail":"","medium":"","medium_large":"","large":"","1536x1536":"","2048x2048":"","covernews-slider-full":"","covernews-slider-center":"","covernews-featured":"","covernews-medium":"","covernews-medium-square":""},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19133","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19133"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19133\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19133"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19133"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19133"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}