{"id":19268,"date":"2026-10-05T15:56:20","date_gmt":"2026-10-05T08:56:20","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/10\/05\/dari-bone-ke-panggung-internasional-dr-jutadi-dipercaya-jadi-lead-medical-service-fifa-asean-cup-2026\/"},"modified":"2026-10-05T15:56:20","modified_gmt":"2026-10-05T08:56:20","slug":"dari-bone-ke-panggung-internasional-dr-jutadi-dipercaya-jadi-lead-medical-service-fifa-asean-cup-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/10\/05\/dari-bone-ke-panggung-internasional-dr-jutadi-dipercaya-jadi-lead-medical-service-fifa-asean-cup-2026\/","title":{"rendered":"Dari Bone ke Panggung Internasional, Dr Jutadi Dipercaya jadi Lead Medical Service FIFA ASEAN Cup 2026"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"flex-wr-s-s p-b-10\">\n              <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"><br \/>\n                <a href=\"#\" class=\"f1-s-4 cl8 hov-cl10 trans-03\">Abustian<\/a><br \/>\n                <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>05 October 2026 | 10:10<\/span> <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>Dibaca 57 kali<\/span><br \/>\n              <\/span><br \/>\n              <!-- <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"> 4281 Views <\/span> \n              <a href=\"#\" class=\"f1-s-3 cl8 hov-cl10 trans-03 m-r-15\"> 0 Comment <\/a>  -->\n            <\/div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">Advertorial<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/10\/05\/197862239be6.jpg\" alt=\"Dari Bone ke Panggung Internasional, Dr Jutadi Dipercaya jadi Lead Medical Service FIFA ASEAN Cup 2026\"\/>\n            <\/div>\n<p>dr. Jutadi kembali dipercaya menjadi bagian dari penyelenggaraan ajang sepak bola internasional FIFA Asian Cup 2026. (Foto: dok. Istimewa)<\/p>\n<p><strong>BERITA PLUS, BONE &#8211;\u00a0<\/strong>Dokter Jutadi kembali dipercaya menjadi bagian dari penyelenggaraan ajang sepak bola internasional FIFA ASEAN Cup 2026. <\/p>\n<p>Dalam gelaran tersebut, dr. Jutadi mendapat kepercayaan untuk menjalankan peran sebagai Lead Medical Service and Doping Control, sebuah tanggung jawab yang menjadi pengalaman penting dalam perjalanan profesionalnya di bidang sports medicine.<\/p>\n<p>Keterlibatan ini bukan merupakan pengalaman pertama dr. Jutadi dalam penyelenggaraan event FIFA. Sebelumnya, ia juga pernah terlibat dalam bagian Medical Service and Doping Control pada ajang FIFA sebagai salah satu tim FIFA Volunteer. <\/p>\n<p>Berbekal pengalaman tersebut, pada penyelenggaraan tahun ini ia kembali dipercaya dengan tanggung jawab yang lebih besar sebagai pemimpin tim.<\/p>\n<p>Bagi dr. Jutadi, kepercayaan tersebut menjadi sebuah kebanggaan sekaligus kesempatan untuk terus mengembangkan kemampuan profesionalnya. <\/p>\n<p>Terlibat langsung dalam kompetisi sepak bola berskala internasional memberikan pengalaman berharga, khususnya dalam memahami penerapan sports medicine dan doping control dalam sebuah pertandingan dengan standar penyelenggaraan internasional.<\/p>\n<p>\u201cIni merupakan sebuah kebanggaan bagi saya karena kembali dipercaya menjadi bagian dari event FIFA, terlebih tahun ini diberikan tanggung jawab sebagai Lead Medical Service and Doping Control,\u201dujar dr. Jutadi alumni MAN 1 Bone, Senin (5\/10\/2026).<\/p>\n<p>\u201cBagi saya, ini bukan hanya tentang sebuah posisi, tetapi juga tentang tanggung jawab, pembelajaran, dan kesempatan untuk terus berkembang,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Dalam menjalankan tugasnya, dr. Jutadi berkesempatan bekerja bersama berbagai international staff FIFA serta berkolaborasi dengan tim dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). <\/p>\n<p>Lingkungan kerja yang melibatkan berbagai profesional dari latar belakang dan negara yang berbeda memberikan pengalaman tersendiri sekaligus memperluas wawasan mengenai standar pelayanan medis dan doping control dalam sepak bola internasional.<\/p>\n<p>Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan banyak pembelajaran baru. Selain aspek teknis dalam sports medicine dan doping control, keterlibatan dalam event internasional juga menuntut kemampuan komunikasi, koordinasi, kerja sama tim, serta kesiapan dalam menjalankan prosedur sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.<\/p>\n<p>\u201cBekerja bersama international staff FIFA dan teman-teman dari PSSI menjadi pengalaman yang sangat berarti. Saya mendapatkan banyak hal baru, baik mengenai sepak bola maupun penerapan sports medicine dan doping control. Pengalaman sebelumnya menjadi bekal, tetapi pengalaman baru dalam event ini membuat saya semakin banyak belajar,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Kepercayaan yang diberikan kepada dr. Jutadi juga menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang kedokteran olahraga dan anti-doping. <\/p>\n<p>Ia berharap pengalaman yang diperoleh dari FIFA Asian Cup 2026 dapat menjadi bekal untuk berkontribusi dalam berbagai kegiatan olahraga internasional di masa mendatang.<\/p>\n<p>dr. Jutadi menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan yang telah diberikan. Baginya, dapat menjadi bagian dari sebuah kompetisi sepak bola internasional merupakan pengalaman yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga menyenangkan dan memberikan banyak pelajaran berharga.<\/p>\n<p>\u201cSaya sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan ini. Banyak pengalaman baru yang saya dapatkan, banyak orang yang saya temui, dan banyak hal yang saya pelajari,\u201d ujar dr. Jutadi.<\/p>\n<p>\u201cMudah-mudahan ke depan saya masih diberikan kesempatan untuk kembali bergabung dalam event-event FIFA lainnya dan terus memberikan kontribusi melalui bidang yang saya tekuni,\u201d tutupnya. (Adv)\u00a0<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Abustian<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/advertorial\/6ac31a0e0ef9c\/Dari-Bone-ke-Panggung-Internasional-Dr-Jutadi-Dipercaya-jadi-Lead-Medical-Service-FIFA-ASEAN-Cup-2026\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Abustian &#8211; 05 October 2026 | 10:10 &#8211; Dibaca 57 kali Advertorial dr. Jutadi kembali&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19269,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-19268","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/197862239be6.jpg",806,527,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/197862239be6-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/197862239be6-300x196.jpg",300,196,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/197862239be6-768x502.jpg",640,418,true],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/197862239be6.jpg",640,418,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/197862239be6.jpg",806,527,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/197862239be6.jpg",806,527,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/197862239be6.jpg",806,527,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/197862239be6-800x500.jpg",800,500,true],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/197862239be6.jpg",806,527,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/197862239be6-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/197862239be6-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19268","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19268"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19268\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19269"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19268"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19268"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19268"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}