{"id":19369,"date":"2026-10-08T11:24:02","date_gmt":"2026-10-08T04:24:02","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/10\/08\/poliwangi-dorong-ekonomi-sirkular-industri-kopi-banyuwangi-lewat-teknologi-limbah\/"},"modified":"2026-10-08T11:24:02","modified_gmt":"2026-10-08T04:24:02","slug":"poliwangi-dorong-ekonomi-sirkular-industri-kopi-banyuwangi-lewat-teknologi-limbah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/10\/08\/poliwangi-dorong-ekonomi-sirkular-industri-kopi-banyuwangi-lewat-teknologi-limbah\/","title":{"rendered":"Poliwangi Dorong Ekonomi Sirkular Industri Kopi Banyuwangi Lewat Teknologi Limbah"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/10\/08\/09dff8cb07ec.jpg\" alt=\"Poliwangi Dorong Ekonomi Sirkular Industri Kopi Banyuwangi Lewat Teknologi Limbah\"\/>\n            <\/div>\n<p>Tim Poliwangi menyerahkan bantuan teknologi pengelolaan limbah kopi di Banyuwangi. (Foto: Istimewa).<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, BANYUWANGI \u2013<\/b> Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) mendorong pengelolaan ampas kopi atau Spent Coffee Ground (SCG) agar memiliki nilai ekonomi dan lingkungan.<\/p>\n<p>Upaya tersebut dilakukan melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk \u201cSinergi Sirkular: Akselerasi Green Economy melalui Inisiasi Sistem Pengelolaan Limbah Kopi Terintegrasi pada Ekosistem Coffee Shop Banyuwangi.\u201d<\/p>\n<p>Program tersebut menyasar PHILOS Coffee and Culture di Jalan Raya Pakel, Dusun Kertosari, Gombolirang, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.<\/p>\n<p>Dalam kegiatan itu, Poliwangi menyerahkan bantuan teknologi dan sistem manajemen pengelolaan SCG untuk mendukung penerapan konsep ekonomi sirkular pada aktivitas industri kopi.<\/p>\n<p>Tim pengabdian terdiri dari Mohamad Ilham Hilal, S.ST., M.ST. selaku ketua tim, bersama Riza Rahimi Bachtiar, S.P., M.P., M.BA. dan Ikhwan Samsul Hadi Sidiq, S.TP., M.P.<\/p>\n<p>Ketiganya memiliki keahlian yang mendukung program tersebut, mulai dari ekonomi sirkular, agribisnis hingga pengembangan produk agroindustri berbasis pemanfaatan sumber daya.<\/p>\n<p>Bantuan yang diberikan meliputi Automatic Portafilter Cleaner \u2013 Container, perangkat pendukung pengelolaan SCG, dokumen Standard Operating Procedure (SOP) Pengelolaan Residu Espresso.<\/p>\n<p>Selain itu, tim juga memperkenalkan sistem tata kelola limbah kopi yang dirancang untuk diterapkan dalam aktivitas operasional coffee shop secara terukur dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>Ketua Tim Pengabdian Poliwangi, Mohamad Ilham Hilal mengatakan program tersebut tidak sekadar memberikan bantuan peralatan kepada pelaku usaha coffee shop.<\/p>\n<p>\u201cMelalui pendekatan ekonomi sirkular, ampas kopi yang selama ini dianggap sebagai limbah dapat dikembangkan menjadi aset bernilai tambah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cKarena itu, program ini dirancang tidak hanya memberikan perangkat fisik, tetapi juga membangun standar operasional agar pengelolaannya dapat berjalan secara konsisten,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, peningkatan aktivitas coffee shop di Banyuwangi turut menghasilkan SCG dalam jumlah besar yang selama ini belum seluruhnya dikelola sebagai sumber daya.<\/p>\n<p>Padahal, ampas kopi bekas ekstraksi tersebut berpotensi dikembangkan menjadi bahan baku berbagai produk kreatif yang mendukung penerapan ekonomi hijau.<\/p>\n<p>Melalui program ini, PHILOS Coffee and Culture memperoleh pendampingan pengelolaan residu kopi mulai dari penampungan, pengendalian kelembapan, penyimpanan hingga pencatatan.<\/p>\n<p>\u201cSistem pengelolaan tersebut juga menerapkan prinsip First-In-First-Out (FIFO) melalui pelabelan, sehingga kualitas dan ketertelusuran ampas kopi yang terkumpul dapat lebih terjaga,\u201d kata Ilham.<\/p>\n<p>Selain memberikan perangkat, tim Poliwangi mendampingi pengelola dan barista dalam menerapkan SOP pemilahan serta penyimpanan ampas kopi sejak keluar dari mesin espresso.<\/p>\n<p>Pemilik PHILOS Coffee and Culture, Wendi Cahyono, mengapresiasi pendampingan Poliwangi karena memberikan perspektif baru mengenai pengelolaan sisa produksi kopi.<\/p>\n<p>\u201cAmpas kopi tidak semestinya langsung dipandang sebagai sampah, karena masih dapat dikelola dan dikembangkan menjadi sesuatu yang bermanfaat,\u201d kata Wendi.<\/p>\n<p>Kolaborasi Poliwangi dan PHILOS Coffee and Culture diharapkan menjadi contoh penerapan ekonomi sirkular sekaligus memperkuat daya saing industri kreatif lokal Banyuwangi.<\/p>\n<p>Program tersebut juga diarahkan untuk mengurangi persoalan limbah coffee shop melalui pemanfaatan teknologi tepat guna dan tata kelola sumber daya yang lebih berkelanjutan. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Muhammad Nurul Yaqin<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Bahrullah <\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6ac71a85d47b3\/Poliwangi-Dorong-Ekonomi-Sirkular-Industri-Kopi-Banyuwangi-Lewat-Teknologi-Limbah\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Tim Poliwangi menyerahkan bantuan teknologi pengelolaan limbah kopi di Banyuwangi. (Foto: Istimewa). BERITA PLUS,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19370,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-19369","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/09dff8cb07ec.jpg",750,440,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/09dff8cb07ec-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/09dff8cb07ec-300x176.jpg",300,176,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/09dff8cb07ec.jpg",640,375,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/09dff8cb07ec.jpg",640,375,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/09dff8cb07ec.jpg",750,440,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/09dff8cb07ec.jpg",750,440,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/09dff8cb07ec.jpg",750,440,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/09dff8cb07ec.jpg",750,440,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/09dff8cb07ec.jpg",750,440,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/09dff8cb07ec-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/09dff8cb07ec-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19369","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19369"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19369\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19370"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19369"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19369"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19369"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}