{"id":19471,"date":"2026-10-10T22:50:52","date_gmt":"2026-10-10T15:50:52","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/10\/10\/pkb-siapkaapresiasi-santri-dan-pesantren-di-hari-santri-pkb-siapkan-rp-1-miliar\/"},"modified":"2026-10-10T22:50:52","modified_gmt":"2026-10-10T15:50:52","slug":"pkb-siapkaapresiasi-santri-dan-pesantren-di-hari-santri-pkb-siapkan-rp-1-miliar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/10\/10\/pkb-siapkaapresiasi-santri-dan-pesantren-di-hari-santri-pkb-siapkan-rp-1-miliar\/","title":{"rendered":"PKB SiapkaApresiasi Santri dan Pesantren di Hari Santri, PKB Siapkan Rp 1 Miliar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">Politik<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/10\/10\/e270d23c780c.jpg\" alt=\"PKB SiapkaApresiasi Santri dan Pesantren di Hari Santri, PKB Siapkan Rp 1 Miliar \"\/>\n            <\/div>\n<p>Sekjend DPP PKB M.Hasanuddin Wahid. (Foto: dok. Istimewa)<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, MALANG &#8211; <\/b>Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyiapkan hadiah senilai Rp 1 miliar dalam ajang PKB Award 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap santri dan pesantren yang berkontribusi dalam pengembangan keilmuan Islam, teknologi digital, serta pelestarian seni dan budaya religi.<\/p>\n<p>Penghargaan tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2026. Melalui program ini, PKB ingin memberikan ruang pengakuan kepada para santri dan pesantren yang terus berkarya serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan tradisi keilmuan Islam.<\/p>\n<p>Sekretaris Jenderal DPP PKB, Hasanuddin Wahid, mengatakan PKB Award merupakan wujud kepedulian dan kecintaan partainya terhadap kalangan santri dan pesantren. Menurutnya, kontribusi santri tidak hanya terbatas pada pendidikan agama, tetapi juga mencakup pengembangan teknologi, kreativitas digital, hingga dakwah melalui seni.<\/p>\n<p>\u201cPKB Award ini merupakan wujud kepedulian dan kecintaan PKB kepada pesantren dan para santri. Kami ingin memberikan penghargaan kepada mereka yang terus berkarya, baik dalam menjaga tradisi keilmuan melalui kitab kuning, mengembangkan teknologi digital, maupun berdakwah melalui seni sholawat,\u201d ujar Hasanuddin Wahid, yang akrab disapa Cak Udin beberapa waktu lalu.<\/p>\n<p>Dalam PKB Award 2026, terdapat tiga bidang apresiasi utama, yakni Literasi Pesantren, Teknologi dan Digital, serta Sholawat Idol. Ketiganya dirancang untuk mengakomodasi beragam potensi santri dan pesantren dalam menghadapi tantangan zaman.<\/p>\n<p>Bidang Literasi Pesantren ditujukan bagi santri yang menghasilkan karya intelektual, khususnya kitab kuning. Apresiasi ini diharapkan dapat mendorong lahirnya penulis, cendekiawan, dan ulama muda yang terus memperkaya khazanah keilmuan Islam sekaligus menjaga tradisi intelektual pesantren.<\/p>\n<p>Sementara itu, kategori Teknologi dan Digital menyasar pesantren yang aktif memanfaatkan teknologi, pegiat media homeless media berbasis santri dan Islam, serta pengembang karya teknologi tepat guna. Melalui kategori ini, PKB mendorong pesantren dan santri semakin kreatif memanfaatkan ruang digital sebagai sarana pendidikan, dakwah, dan penyebaran informasi positif kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Adapun kategori Sholawat Idol menjadi wadah apresiasi bagi santri yang memiliki bakat dan kreativitas dalam seni selawat. Bidang ini diharapkan dapat mendorong generasi muda merawat tradisi selawat, melestarikan seni religi, serta menjadikan lantunan selawat sebagai media dakwah yang dekat dengan kehidupan masyarakat, terutama kalangan anak muda.<\/p>\n<p>Cak Udin menjelaskan, proses seleksi saat ini tengah berjalan untuk menjaring pesantren yang adaptif terhadap teknologi digital, santri dengan karya kitab, pegiat media, serta inovator yang menghasilkan teknologi tepat guna. Seleksi juga dilakukan untuk menemukan talenta santri di bidang seni selawat.<\/p>\n<p>\u201cSaat ini kami sedang melakukan proses seleksi terhadap pesantren-pesantren yang melek digital, santri-santri yang memiliki karya kitab, para pegiat media homeless, serta karya teknologi tepat guna. Kami juga ingin memberikan ruang bagi talenta-talenta santri di bidang sholawat. Mereka semua punya peran dan posisi penting bagi masa depan pesantren dan masa depan NU,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Menurut PKB, peringatan Hari Santri seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Diperlukan langkah konkret untuk mendukung pengembangan kapasitas santri dan pesantren agar mampu memberikan kontribusi lebih luas bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Tradisi keilmuan pesantren, kemajuan teknologi, dan seni religi dinilai dapat berjalan beriringan. Santri tetap dapat menjaga warisan intelektual Islam sekaligus menjadi inovator digital, kreator media, dan penggerak dakwah melalui seni.<\/p>\n<p>Puncak PKB Award 2026 dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 22 Oktober 2026. Para finalis akan diundang menghadiri acara tersebut, sedangkan penghargaan direncanakan diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin.<\/p>\n<p>Melalui PKB Award 2026, partai tersebut berharap potensi santri dan pesantren semakin mendapat ruang apresiasi, sekaligus memperkuat peran generasi muda pesantren dalam menjaga tradisi keilmuan, mengembangkan inovasi, dan menjawab kebutuhan masyarakat di era digital. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Aditya Mahatva Yodha<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/politik\/6aca27cfab844\/PKB-SiapkaApresiasi-Santri-dan-Pesantren-di-Hari-Santri-PKB-Siapkan-Rp-1-Miliar\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Politik Sekjend DPP PKB M.Hasanuddin Wahid. (Foto: dok. Istimewa) BERITA PLUS, MALANG &#8211; Partai Kebangkitan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19472,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-19471","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e270d23c780c.jpg",1600,1066,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e270d23c780c-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e270d23c780c-300x200.jpg",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e270d23c780c-768x512.jpg",640,427,true],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e270d23c780c-1024x682.jpg",640,426,true],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e270d23c780c-1536x1023.jpg",1536,1023,true],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e270d23c780c.jpg",1600,1066,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e270d23c780c-1115x715.jpg",1115,715,true],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e270d23c780c-800x500.jpg",800,500,true],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e270d23c780c-1024x682.jpg",1024,682,true],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e270d23c780c-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e270d23c780c-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19471","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19471"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19471\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19472"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19471"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19471"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19471"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}