{"id":19496,"date":"2026-10-11T22:59:22","date_gmt":"2026-10-11T15:59:22","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/10\/11\/milad-ke-33-pemuda-icmi-sulsel-ajak-pemerintah-dan-dunia-usaha-berdayakan-generasi-muda\/"},"modified":"2026-10-11T22:59:22","modified_gmt":"2026-10-11T15:59:22","slug":"milad-ke-33-pemuda-icmi-sulsel-ajak-pemerintah-dan-dunia-usaha-berdayakan-generasi-muda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/10\/11\/milad-ke-33-pemuda-icmi-sulsel-ajak-pemerintah-dan-dunia-usaha-berdayakan-generasi-muda\/","title":{"rendered":"Milad ke-33, Pemuda ICMI Sulsel Ajak Pemerintah dan Dunia Usaha Berdayakan Generasi Muda"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/10\/11\/b33decc2253e.jpg\" alt=\"Milad ke-33, Pemuda ICMI Sulsel Ajak Pemerintah dan Dunia Usaha Berdayakan Generasi Muda\"\/>\n            <\/div>\n<p>Pemuda ICMI Sulsel saat membahas bonus demografi dan masa depan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045 di Warkop Opini, Jalan Jipang Raya, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (11\/10\/2026). (Foto: dok. Istimewa)<\/p>\n<p><strong>BERITA PLUS, MAKASSAR &#8211;<\/strong>Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Sulawesi Selatan mengajak pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan komunitas lokal memperkuat kolaborasi dalam pemberdayaan generasi muda untuk menghadapi tantangan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.<\/p>\n<p>Ajakan tersebut mengemuka dalam diskusi publik bertajuk \u201cBonus Demografi atau Problematika? Membaca Masa Depan Generasi Muda Sulawesi Selatan\u201d yang digelar dalam rangka memperingati Milad ke-33 Pemuda ICMI di Warkop Opini, Jalan Jipang Raya, Makassar, Minggu (11\/10\/2026).<\/p>\n<p>Ketua Pemuda ICMI Sulsel, Andi Alfian Zainuddin mengatakan momentum milad organisasi menjadi kesempatan untuk memperkuat kontribusi pemuda dalam menjawab berbagai persoalan generasi muda.<\/p>\n<p>Menurutnya, bonus demografi tidak cukup dipandang sebagai peluang karena membutuhkan kesiapan sumber daya manusia, kolaborasi lintas sektor, serta langkah nyata untuk memastikan generasi muda dapat berpartisipasi dalam pembangunan.<\/p>\n<p>Diskusi tersebut menghadirkan Irvan Roberto, dan Ketua Kelompok Kerja Pengelolaan Penduduk BKKBN Perwakilan Sulawesi Selatan sekaligus Wakil Ketua Koalisi Kependudukan Indonesia Sulsel.<\/p>\n<p>Adapun Busman Dahlan Shirat, Manager External Relations and Social Development Program Vale Indonesia dan Ketua Ikatan Alumni Sosiologi Universitas Hasanuddin. Diskusi dipandu Sekretaris Pemuda ICMI Sulsel, Nur Riswandy Marsuki.<\/p>\n<p>Dalam pemaparannya, Irvan Roberto menyoroti besarnya potensi penduduk usia produktif di Sulawesi Selatan. Namun, potensi tersebut perlu didukung peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, kapasitas sumber daya manusia, serta kesempatan berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi.<\/p>\n<p>Ia menekankan bahwa tantangan bonus demografi bukan hanya menyangkut jumlah penduduk usia produktif, melainkan juga kemampuan meningkatkan kualitas dan daya saing mereka.<\/p>\n<p>Sementara itu, Busman Dahlan Shirat menyoroti persoalan pengangguran terdidik dan pekerjaan rentan yang masih menjadi tantangan bagi generasi muda.<\/p>\n<p>Menurut perspektif yang disampaikannya, pertumbuhan ekonomi tidak selalu sejalan dengan tersedianya lapangan kerja formal yang berkualitas. Ketidaksesuaian kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja juga dapat mendorong sebagian lulusan memasuki pekerjaan dengan perlindungan dan jaminan yang terbatas.<\/p>\n<p>Karena itu, pemberdayaan generasi muda dinilai membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, untuk memperkuat kapasitas, membuka kesempatan ekonomi, serta mendukung pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.<\/p>\n<p>Selain aspek ekonomi, Busman menekankan pentingnya modal sosial, nilai-nilai keislaman, dan kearifan lokal dalam membangun ketahanan masyarakat. Pemuda dan kalangan akademisi juga didorong untuk tidak berhenti pada diskusi intelektual, tetapi terlibat langsung dalam pengorganisasian dan pemberdayaan komunitas.<\/p>\n<p>Melalui diskusi tersebut, Pemuda ICMI Sulsel menegaskan pentingnya menjadikan bonus demografi sebagai momentum untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya. <\/p>\n<p>Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan komunitas lokal diharapkan dapat mendorong langkah pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan generasi muda.<\/p>\n<p>Pada 2026, Pemuda ICMI genap berusia 33 tahun sejak didirikan pada 8 Oktober 1993. Sebagai bagian dari agenda organisasi, Pemuda ICMI juga dijadwalkan menggelar National Leadership Camp (NLC) dan Muktamar Pemuda ICMI pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. <\/p>\n<p>Agenda tersebut direncanakan berlangsung di DPD RI, Senayan, Jakarta, serta BRIN Cibinong, Bogor, Jawa Barat. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Arya Rahmansyah<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6acb8a30b22d4\/Milad-ke-33-Pemuda-ICMI-Sulsel-Ajak-Pemerintah-dan-Dunia-Usaha-Berdayakan-Generasi-Muda\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Pemuda ICMI Sulsel saat membahas bonus demografi dan masa depan generasi muda menuju Indonesia&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19497,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-19496","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/b33decc2253e.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/b33decc2253e-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/b33decc2253e-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/b33decc2253e.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/b33decc2253e.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/b33decc2253e.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/b33decc2253e.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/b33decc2253e.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/b33decc2253e.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/b33decc2253e.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/b33decc2253e-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/b33decc2253e-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19496","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19496"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19496\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19497"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19496"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19496"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19496"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}