{"id":19663,"date":"2026-10-15T21:47:21","date_gmt":"2026-10-15T14:47:21","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/10\/15\/atasi-kekeringan-tahunan-pemprov-jatim-kaji-pembangunan-sumur-bor-di-sumenep\/"},"modified":"2026-10-15T21:47:21","modified_gmt":"2026-10-15T14:47:21","slug":"atasi-kekeringan-tahunan-pemprov-jatim-kaji-pembangunan-sumur-bor-di-sumenep","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/10\/15\/atasi-kekeringan-tahunan-pemprov-jatim-kaji-pembangunan-sumur-bor-di-sumenep\/","title":{"rendered":"Atasi Kekeringan Tahunan, Pemprov Jatim Kaji Pembangunan Sumur Bor di Sumenep"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/10\/15\/f5707f1e094d.jpg\" alt=\"Atasi Kekeringan Tahunan, Pemprov Jatim Kaji Pembangunan Sumur Bor di Sumenep\"\/>\n            <\/div>\n<p>Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, saat berkunjung ke Sumenep. Foto: Ysk for suaraindonesia.co.id.<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, SUMENEP<\/b>\u2013 Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai mengkaji solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan kekeringan yang berulang di Kabupaten Sumenep. Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah pembangunan sumur bor di wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.<\/p>\n<p>Rencana tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dusun Marang, Desa Larangan Barma, Kecamatan Batuputih, Rabu (14\/10\/2026) kemarin.<\/p>\n<p>Khofifah mengatakan, pembangunan sumur bor akan dipertimbangkan berdasarkan kondisi wilayah dan kelayakan teknis. Jika memungkinkan, fasilitas tersebut ditargetkan dapat disiapkan pada awal 2027, sebelum musim kemarau kembali berlangsung.<\/p>\n<p>\u201cKita identifikasi, kalau ada opsi sumur bor akan kita upayakan. Kalau memang memungkinkan, kita sediakan di tahun 2027 awal, sebelum musim kemarau tahun depan kami upayakan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Menurut Khofifah, distribusi air bersih merupakan langkah penanganan yang perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama kekeringan. Namun, upaya tersebut perlu disertai solusi berkelanjutan agar warga tidak terus menghadapi kesulitan air setiap tahun.<\/p>\n<p>Pemprov Jatim akan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, untuk memetakan kebutuhan warga dan menilai kemungkinan pembangunan sumur bor di wilayah terdampak.<\/p>\n<p>Kabupaten Sumenep sendiri menjadi salah satu daerah yang menghadapi dampak kekeringan di Jawa Timur. Berdasarkan data yang disampaikan, sebanyak 70 desa terdampak dengan total 271.017 jiwa. Di Dusun Marang, Kecamatan Batuputih, sedikitnya 595 jiwa mengalami kesulitan memperoleh air bersih.<\/p>\n<p>Khofifah menyebut Sumenep termasuk daerah yang telah menetapkan status darurat kekeringan. Karena itu, penyaluran bantuan air bersih dilakukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, mulai dari minum, memasak, hingga sanitasi.<\/p>\n<p>\u201cKabupaten Sumenep ini jadi salah satu dari 25 Kabupaten yang mengeluarkan status darurat kekeringan. Hari ini di Desa Marang kita dropping air bersih, ada dua truk tangki dan 13 tandon unit tandon air,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Untuk mendukung penanganan kekeringan di Sumenep, Pemprov Jatim mengalokasikan bantuan sebesar Rp130 juta. Bantuan tersebut disertai 540 jeriken berkapasitas 15 liter, 90 tandon air berkapasitas 1.200 liter, serta 200 lembar terpal.<\/p>\n<p>Adapun bantuan yang disalurkan khusus kepada warga Dusun Marang meliputi dua truk tangki air berkapasitas masing-masing 5.000 liter, tiga tandon air, dua tandon lipat, serta 150 jeriken untuk membantu penyimpanan air di rumah tangga.<\/p>\n<p>Bagi warga setempat, bantuan tersebut menjadi penopang kebutuhan sehari-hari di tengah terbatasnya sumber air saat musim kemarau. Namun, masyarakat berharap penanganan tidak berhenti pada distribusi air yang sifatnya sementara.<\/p>\n<p>Salah seorang warga Dusun Marang, Sudi, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia mengatakan, persoalan kekurangan air bersih telah menjadi kesulitan yang berulang setiap kali musim kemarau tiba.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah, sangat senang mendapat bantuan air bersih ini. Setiap tahun saat musim kemarau, kami pasti kekurangan air bersih. Kami berharap banyak kepada Ibu Gubernur agar ada solusi supaya warga tidak terus mengalami kesulitan air bersih setiap musim kemarau,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Sudi berharap rencana pembangunan sumur bor dapat segera ditindaklanjuti sehingga warga memiliki sumber air yang lebih mudah diakses dan tidak selalu bergantung pada bantuan tangki air ketika kemarau melanda.<\/p>\n<p>\u201cSemoga segera ada pengeboran karena tiap tahun saat musim kemarau pasti disini kekurangan air bersih. Kami berharap banyak pada Ibu Gubernur,\u201d tutupnya.(*)<\/p>\n<p>Tag Google News: Khofifah Indar Parawansa, kekeringan Sumenep, bantuan air bersih, sumur bor Sumenep, Pemprov Jawa Timur, Kecamatan Batuputih.(*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Wildan Mukhlishah Sy<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6ad0c8afed22a\/Atasi-Kekeringan-Tahunan-Pemprov-Jatim-Kaji-Pembangunan-Sumur-Bor-di-Sumenep\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, saat berkunjung ke Sumenep. Foto: Ysk for suaraindonesia.co.id&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19664,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-19663","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/f5707f1e094d.jpg",750,440,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/f5707f1e094d-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/f5707f1e094d-300x176.jpg",300,176,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/f5707f1e094d.jpg",640,375,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/f5707f1e094d.jpg",640,375,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/f5707f1e094d.jpg",750,440,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/f5707f1e094d.jpg",750,440,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/f5707f1e094d.jpg",750,440,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/f5707f1e094d.jpg",750,440,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/f5707f1e094d.jpg",750,440,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/f5707f1e094d-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/f5707f1e094d-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19663","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19663"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19663\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19664"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19663"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19663"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19663"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}