{"id":19681,"date":"2026-10-15T22:52:41","date_gmt":"2026-10-15T15:52:41","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/10\/15\/demi-miliki-balai-desa-layak-warga-klapa-banjarnegara-rela-urunan-rp-75-ribu-per-kk\/"},"modified":"2026-10-15T22:52:41","modified_gmt":"2026-10-15T15:52:41","slug":"demi-miliki-balai-desa-layak-warga-klapa-banjarnegara-rela-urunan-rp-75-ribu-per-kk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/10\/15\/demi-miliki-balai-desa-layak-warga-klapa-banjarnegara-rela-urunan-rp-75-ribu-per-kk\/","title":{"rendered":"Demi Miliki Balai Desa Layak, Warga Klapa Banjarnegara Rela Urunan Rp 75 Ribu per KK"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/10\/14\/0529ebef6f24.jpg\" alt=\"Demi Miliki Balai Desa Layak, Warga Klapa Banjarnegara Rela Urunan Rp 75 Ribu per KK\"\/>\n            <\/div>\n<p>Balai Desa Klapa, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, yang saat ini masih dalam proses pembangunan melalui swadaya masyarakat.(Foto: Iwan Setiawan\/ Suara Indonesia)<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, BANJARNEGARA &#8211;<\/b> Demi memiliki balai desa yang layak, warga Desa Klapa, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, bergotong royong mengumpulkan dana pembangunan secara swadaya.<\/p>\n<p>Sebanyak seribu\u00a0 kepala keluarga diminta menyumbang Rp 75 ribu. Dari iuran tersebut, dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp 75 juta hingga Rp 80 juta.<\/p>\n<p>Langkah ini dilakukan karena selama kurang lebih tiga tahun terakhir, pelayanan pemerintahan Desa Klapa terpaksa menumpang di gedung pengajian Muslimat. Sementara itu, balai desa lama sudah dalam kondisi rapuh dan dinilai membahayakan keselamatan.<\/p>\n<p>Kepala Desa Klapa, Safrudin, menjelaskan, kondisi bangunan balai desa sebenarnya sudah memprihatinkan sejak 2013\u20132014. Saat itu, pembangunan balai desa belum menjadi prioritas karena masyarakat lebih membutuhkan perbaikan infrastruktur jalan.<\/p>\n<p>Persoalan semakin sulit ketika pada tahun 2018, menurut Safrudin, Dana Desa sudah tidak bisa digunakan untuk membangun balai desa. Padahal, kondisi bangunan lama kian mengkhawatirkan.<\/p>\n<p>&#8220;Saat musim hujan, perangkat desa yang tetap memberikan pelayanan terpaksa mengenakan helm karena khawatir atap bangunan runtuh,&#8221; katanya, kepada wartawan, Rabu (14\/10\/2026).<\/p>\n<p>Melihat kondisi tersebut, masyarakat akhirnya berinisiatif membangun balai desa secara swadaya. Para ketua RT dan RW kemudian dilibatkan sebagai panitia untuk mengoordinasikan partisipasi warga.<\/p>\n<p>\u201cKami dari pemerintah desa sudah berupaya semaksimal mungkin mengajukan bantuan kepada pemerintah daerah. Bahkan, lokasi pembangunan balai desa sudah pernah disurvei dan diukur. Namun, sampai sekarang belum ada realisasi bantuan. Karena itu, masyarakat akhirnya berinisiatif membangun balai desa secara swadaya melalui iuran,\u201d ujar Kepala Desa Klapa, Safrudin.<\/p>\n<p>Sementara itu, Ketua BPD Desa Klapa, Khafid, mengatakan, masyarakat sangat mendukung pembangunan balai desa secara swadaya. Menurutnya, balai desa bukan sekadar fasilitas milik pemerintah desa, melainkan juga milik seluruh masyarakat yang menjadi pusat kegiatan pemerintahan dan pelayanan publik.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, warga sepakat memberikan iuran sebesar Rp 75 ribu per kepala keluarga dengan jangka waktu pembayaran selama tujuh bulan. Menariknya, sejumlah warga bahkan memberikan sumbangan melebihi nominal yang telah ditentukan, dengan nilai tertinggi mencapai Rp 500 ribu.<\/p>\n<p>\u201cWarga tidak keberatan dengan iuran tersebut. Bahkan, ada yang memberikan lebih dari Rp 75 ribu, sampai Rp 500 ribu. Alhamdulillah, masyarakat sangat mendukung karena mereka juga menginginkan desa memiliki balai desa sendiri,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dari hasil pengumpulan iuran, dana yang terkumpul diperkirakan mencapai Rp 75 juta hingga Rp 80 juta. Namun, jumlah tersebut belum mencukupi seluruh kebutuhan pembangunan.<\/p>\n<p>\u201cDana yang terkumpul memang belum mencukupi. Karena itu, kami juga berupaya mencari donatur. Alhamdulillah, sudah ada yang membantu semen, batu bata merah, dan besi. Kalau ditotal, nilai bantuan material diperkirakan sekitar Rp 30 juta sampai Rp 40 juta,\u201d ungkapnya. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Iwan Setiawan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6ad02f4c72c31\/Demi-Miliki-Balai-Desa-Layak-Warga-Klapa-Banjarnegara-Rela-Urunan-Rp-75-Ribu-per-KK\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Balai Desa Klapa, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, yang saat ini masih dalam proses pembangunan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19682,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-19681","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/0529ebef6f24.jpg",1438,973,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/0529ebef6f24-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/0529ebef6f24-300x203.jpg",300,203,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/0529ebef6f24-768x520.jpg",640,433,true],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/0529ebef6f24-1024x693.jpg",640,433,true],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/0529ebef6f24.jpg",1438,973,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/0529ebef6f24.jpg",1438,973,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/0529ebef6f24-1115x715.jpg",1115,715,true],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/0529ebef6f24-800x500.jpg",800,500,true],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/0529ebef6f24-1024x693.jpg",1024,693,true],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/0529ebef6f24-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/0529ebef6f24-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19681","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19681"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19681\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19682"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19681"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19681"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19681"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}