{"id":19934,"date":"2026-10-21T23:01:27","date_gmt":"2026-10-21T16:01:27","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/10\/21\/khofifah-ke-ngawi-kunjungi-warga-terdampak-bencana-kekeringan\/"},"modified":"2026-10-21T23:01:27","modified_gmt":"2026-10-21T16:01:27","slug":"khofifah-ke-ngawi-kunjungi-warga-terdampak-bencana-kekeringan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/10\/21\/khofifah-ke-ngawi-kunjungi-warga-terdampak-bencana-kekeringan\/","title":{"rendered":"Khofifah ke Ngawi Kunjungi Warga Terdampak Bencana Kekeringan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/10\/21\/18e1b7198e67.jpg\" alt=\"Khofifah ke Ngawi Kunjungi Warga Terdampak Bencana Kekeringan\"\/>\n            <\/div>\n<p>Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat mengunjugi warga terdampak kekeringan di Ngawi. (Foto: Ari\/suaraindonesia.co.id)<\/p>\n<p><span><span><strong>BERITA PLUS, NGAWI &#8211; <\/strong>Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengujungi warga korban terdampak bencana kekeringan di Dusun Gagan, Desa Kenongorejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Rabu (21\/10\/2026).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Dalam kunjungan tersebut, Khofifah didampingi Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi meski sedang terdampak bencana kekeringan.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Bersamaan dengan\u00a0itu, Khofifah juga menyalurkan bantuan sosial berupa air bersih, sembako, serta uang tali asih yang diserahkan langsung kepada warga setempat.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>\u201cAir bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat, ini harus terpenuhi. Pemprov Jatim dan Pemda Kabupaten Ngawi berupaya bagi masyarakat yang terdampak bencana kekeringan mendapatkan layanan distribusi air bersih,\u201d kata Khofifah dihadapan wartawan.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>\u201cTidak hanya bantuan yang perlu disalurkan, tetapi mitigasi juga harus disiapkan secara komprehensif mengingat kemarau kali ini kemungkinan akan berlangsung lebih lama,\u201d tambahnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Khofifah mengatakan upaya mitigasi perlu diperkuat, sebab menurut BMKG hujan diperkirakan baru meningkat pada Desember 2026. Pun Pemprov Jatim telah melakukan berbagai langkah diantaranya melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan pelaksanaan menyesuaikan kondisi armosfer dan ketersediaan awan yang mendukung.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Sementara itu, Supriani warga setempat mengaku senang mendapatkan bantuan dari Gubernur Jatim Khofifah. Kata dia, di Dusun Gagan terdapat 196 kepala keluarga yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>\u201cKurang lebih hampir satu bulan ini sumur-kami sudah mulai mengering, kami sudah kesulitan mendapatkan air bersih. Kami berharap pemerintah lebih memperhatikan kami warga pelosok yang mengalami bencana kekeringan,\u201d ujarnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>\u201cDan alhamdulillah Bu Gubernur mengunjungi kami, sehingga mengerti apa yang kami butuhkan. Dan terima kasih bantuannya, semoga bencana kekeringan ini segera usai,\u201d ucap Supriani penuh harap.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span><span>Informasi yang berhasil dihimpun Suara Indonesia, bantuan Pemprov Jatim untuk penanganan kekeringan di Kabupaten Ngawi mencakup dukungan distribusi air bersih senilai Rp307 juta dengan jumlah 25 tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter, 420 jeriken berkapasitas 15 liter dan 200 terpal. (*)\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Ari Hermawan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6ad8cdde9f900\/Khofifah-ke-Ngawi-Kunjungi-Warga-Terdampak-Bencana-Kekeringan\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat mengunjugi warga terdampak kekeringan di Ngawi. (Foto:&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19935,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-19934","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/18e1b7198e67.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/18e1b7198e67-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/18e1b7198e67-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/18e1b7198e67.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/18e1b7198e67.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/18e1b7198e67.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/18e1b7198e67.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/18e1b7198e67.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/18e1b7198e67.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/18e1b7198e67.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/18e1b7198e67-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/18e1b7198e67-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19934","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19934"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19934\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19935"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19934"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19934"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19934"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}