{"id":2369,"date":"2024-06-25T09:25:06","date_gmt":"2024-06-25T09:25:06","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2024\/06\/25\/minta-kades-diganti-puluhan-warga-desa-masundung-datangi-kantor-bupati-tapteng\/"},"modified":"2024-06-25T09:25:06","modified_gmt":"2024-06-25T09:25:06","slug":"minta-kades-diganti-puluhan-warga-desa-masundung-datangi-kantor-bupati-tapteng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2024\/06\/25\/minta-kades-diganti-puluhan-warga-desa-masundung-datangi-kantor-bupati-tapteng\/","title":{"rendered":"Minta Kades Diganti, Puluhan Warga Desa Masundung Datangi Kantor Bupati Tapteng\u00a0"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">Peristiwa<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2024\/06\/25\/3a1ac535b0f2.jpg\" alt=\"Minta Kades Diganti, Puluhan Warga Desa Masundung Datangi Kantor Bupati Tapteng\u00a0\"\/>\n            <\/div>\n<p>Puluhan warga Desa Masundung melakukan orasi yang dijaga ketat personel polisi di Kantor Pemkab Tapteng, Sumut, Selasa (25\/6\/2024). (Foto: Lamhot Naibaho\/Suaraindonesia.co.id)<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, TAPTENG &#8211;<\/b> Puluhan warga Desa Masundung, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mendatangi kantor bupati setempat, Selasa (25\/6\/2024). Mereka menuntut Kepala Desa Masundung agar dicopot, karena kerap mangkir dari pekerjaannya.&#13;\n<\/p>\n<p>Perwakilan warga yang menjadi orator aksi, Yuliman Harefa menyampaikan, kedatangan mereka ke kantor bupati ini ingin menindaklanjuti aksi-aksi sebelumnya tentang kepala desa mereka, Hotmartogi Batubara, yang jarang masuk ke kantor desa.&#13;\n<\/p>\n<p>\u201cKami meminta bapak Pj Bupati Sugeng Riyanta untuk menyalakan kinerja kepala desa, karena diduga banyak kegiatan desa yang tidak sesuai dengan ketentuan yang sebenarnya,\u201d ucap Yuliman.&#13;\n<\/p>\n<p>Koordinator aksi ini juga menjelaskan, hingga saat ini pengelolaan anggaran dana desa di Masundung jarang melibatkan masyarakat. Termasuk warga Masundung.&#13;\n<\/p>\n<p>Sejumlah kebijakan tersebut, diungkapkan Yuliman Harefa, seperti musyawarah perencanaan pembangunan desa (musrenbangdes), pengelolaan dana desa, laporan pertanggung jawaban anggaran dana desa, serta sejumlah kebijakan lainnya.&#13;\n<\/p>\n<p>\u201cSelama 2022 hingga 2023, Kepala Desa Masundung tidak pernah menjelaskan dan memberitahukan nama-nama yang menerima BLT dana desa. Juga tidak pernah ada papan publikasi untuk setiap kegiatan desa,\u201d koar Yuliaman.&#13;\n<\/p>\n<p>Menurutnya, kepala desa mereka saat ini sudah tidak layak lagi memimpin warga Masundung. Selain itu, kesehatannya sudah tidak memadai dan kepala desa juga bukan warga Masundung, tapi warga Kecamatan Pinangsori.&#13;\n<\/p>\n<p>&#8220;Dia jarang masuk ke Desa Masundung. Jadi kami meminta dengan hormat agar Pak Pj Bupati Tapteng segera mencopot kepala desa. Biar desa kami kembali kondusif,\u201d ujar Yuliman.&#13;\n<\/p>\n<p>Sementara itu, Edianto dari Perwakilan Pemkab Tapteng, menyatakan, saat ini seluruh jajaran Pemkab Tapteng sedang bersiap untuk penyambutan tamu di Kecamatan Tapian Nauli.&#13;\n<\/p>\n<p>\u201cAda dua agenda. Agenda pertama ada di Bandara Silangit untuk penjemputan dan di Tapian Nauli untuk rangkaian persiapan penyambutan. Jadi, kami mohon maaf karena semua ini sudah ada rundown-nya per jam, per menit. Semua sudah dijadwalkan,&#8221; ucap Edianto.&#13;\n<\/p>\n<p>Dengan pengawalan ketat dari personel Polres Tapteng dan Satpol PP Tapteng, aksi ini akhirnya bubar. Massa melanjutkan aksi ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD ) Kabupaten Tapteng. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Lamhot Naibaho<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Mahrus Sholih<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/peristiwa\/667a76cc5fc3a\/Minta-Kades-Diganti-Puluhan-Warga-Desa-Masundung-Datangi-Kantor-Bupati-Tapteng\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peristiwa Puluhan warga Desa Masundung melakukan orasi yang dijaga ketat personel polisi di Kantor Pemkab&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2370,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-2369","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/3a1ac535b0f2.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/3a1ac535b0f2-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/3a1ac535b0f2-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/3a1ac535b0f2.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/3a1ac535b0f2.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/3a1ac535b0f2.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/3a1ac535b0f2.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/3a1ac535b0f2.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/3a1ac535b0f2.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/3a1ac535b0f2.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/3a1ac535b0f2-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/3a1ac535b0f2-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2369","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2369"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2369\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2370"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2369"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2369"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2369"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}