{"id":3146,"date":"2024-07-07T06:55:47","date_gmt":"2024-07-07T06:55:47","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2024\/07\/07\/ancam-lahan-produktif-petani-di-tuban-tolak-pembangunan-pabrik-gas-krisenergy\/"},"modified":"2024-07-07T06:55:47","modified_gmt":"2024-07-07T06:55:47","slug":"ancam-lahan-produktif-petani-di-tuban-tolak-pembangunan-pabrik-gas-krisenergy","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2024\/07\/07\/ancam-lahan-produktif-petani-di-tuban-tolak-pembangunan-pabrik-gas-krisenergy\/","title":{"rendered":"Ancam Lahan Produktif, Petani di Tuban Tolak Pembangunan Pabrik Gas Krisenergy"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"flex-wr-s-s p-b-10\">\n              <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"><br \/>\n                <a href=\"#\" class=\"f1-s-4 cl8 hov-cl10 trans-03\">Irqam<\/a><br \/>\n                <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>07 July 2024 | 13:07<\/span> <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>Dibaca 722 kali<\/span><br \/>\n              <\/span><br \/>\n              <!-- <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"> 4281 Views <\/span> \n              <a href=\"#\" class=\"f1-s-3 cl8 hov-cl10 trans-03 m-r-15\"> 0 Comment <\/a>  -->\n            <\/div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2024\/07\/07\/afddf531beab.jpg\" alt=\"Ancam Lahan Produktif, Petani di Tuban Tolak Pembangunan Pabrik Gas Krisenergy\"\/>\n            <\/div>\n<p>Puluhan petani di Desa Dawung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur menolak proyek pembangunan Onshore Receiving Facilities (ORF) milik Krisenergy Ltd. (Foto: Irqam\/Suara Indonesia)<\/p>\n<p><strong>BERITA PLUS, TUBAN<\/strong> &#8211; Rencana proyek Onshore Receiving Facilities (ORF) milik Krisenergy Ltd di wilayah Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur ditolak warga setempat. Mereka menilai pembangunan pabrik gas ini mengancam mata pencarian warga sebagai petani.\u00a0<\/p>\n<p>Penolakan tersebut disuarakan lebih dari 30 warga yang sehari-hari berprofesi petani di Desa Dawung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, saat berunjuk rasa di lahan pertanian yang terdampak proyek.<\/p>\n<p>Koordinator aksi, Sudirman menegaskan, seluruh petani di Desa Dawung menolak keras pembangunan ORF. Pasalnya, petani khawatir proyek itu justru akan merusak lingkungan. \u201cSemua petani tetap dengan pendiriannya bahwa menolak pembangunan pabrik gas (Krisenergy Ltd, Red),\u201d tegas Sudirman kepada wartawan.<\/p>\n<p>Selain itu, dikatakan Sudirman, pembangunan pabrik gas ini akan menggusur lahan produktif di dua desa, yakni Dawung dan Kradenan. Ia menyebut bahwa hal itu akan membuat masa depan para petani terancam kelam. Sebab, petani akan kehilangan tempat untuk bertani menghidupi diri.<\/p>\n<p>\u201cIni lahan satu-satunya yang kami miliki sebagai sumber penghidupan keluarga kami. Kalau kami dipaksa untuk menjual tanah kami, nanti setelah ini kami seperti apa. Kami orang desa, basic kami hanya bertani,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Menurut Sudirman, lahan produktif seluas 24 hektar di dua desa yang akan digusur itu mampu panen tiga kali. Ia mengungkapkan dalam satu tahun saja, petani bisa panen sekitar 750 ton gabah.<\/p>\n<p>Dari situ, jika gabah dijual dengan harga Rp 5 ribu, akan ada perputaran uang sekitar Rp 4 miliar hingga 5 miliar di Desa Kradenan dan Dawung.<\/p>\n<p>\u201cPresiden Jokowi pernah mengatakan jika ada lahan produktif harus dimanfaatkan untuk stok pangan Indonesia. Tapi disini kok malah mau digusur,\u201d terang pria berusia 43 tahun ini.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Sudirman menuding sosialisasi proyek pabrik gas itu tidak transparan. Lebih dari itu, ada upaya untuk memecah belah-belah masyarakat yang terdampak.<\/p>\n<p>\u201cApa yang dilakukan pihak Krisenergy ini mengecewakan bagi kami. Waktu itu pihak Krisenergy menyampaikan baru mau masuk dan ada undangan di balai Desa Kradenan kita tunggu sampai delapan bulan. Tapi ketika masuk lagi tiba-tiba mereka sudah membawa peralatan dan pegawai masuk ke lahan warga,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Desa Dawung Karsilan menyebut belum mengetahui aksi penolakan warganya terhadap proyek pembangunan ORF oleh Krisenergy Ltd. Ia juga tak mau menjawab\u00a0 sejumlah pertanyaan Suara Indonesia yang dikirim melalui pesan WhatsApp. \u201cSaya nggak tau mas,\u201d ucapnya singkat.\u00a0<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Krisenergy Ltd terkait aksi penolakan pembangunan pabrik gas oleh warga Desa Dawung. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Irqam<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Mahrus Sholih<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/668a3914ed36a\/Ancam-Lahan-Produktif-Petani-di-Tuban-Tolak-Pembangunan-Pabrik-Gas-Krisenergy\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Irqam &#8211; 07 July 2024 | 13:07 &#8211; Dibaca 722 kali News Puluhan petani di&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3147,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-3146","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/afddf531beab.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/afddf531beab-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/afddf531beab-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/afddf531beab.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/afddf531beab.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/afddf531beab.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/afddf531beab.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/afddf531beab.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/afddf531beab.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/afddf531beab.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/afddf531beab-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/afddf531beab-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3146","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3146"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3146\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3147"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3146"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3146"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3146"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}