{"id":8061,"date":"2026-03-07T04:06:55","date_gmt":"2026-03-07T04:06:55","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/07\/gerakan-asn-gemar-belanja-dinilai-belum-berdampak-pedagang-pakaian-pasar-sido-makmur-blora-keluhkan-sepinya-pembeli\/"},"modified":"2026-03-07T04:06:55","modified_gmt":"2026-03-07T04:06:55","slug":"gerakan-asn-gemar-belanja-dinilai-belum-berdampak-pedagang-pakaian-pasar-sido-makmur-blora-keluhkan-sepinya-pembeli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/07\/gerakan-asn-gemar-belanja-dinilai-belum-berdampak-pedagang-pakaian-pasar-sido-makmur-blora-keluhkan-sepinya-pembeli\/","title":{"rendered":"Gerakan ASN Gemar Belanja Dinilai Belum Berdampak, Pedagang Pakaian Pasar Sido Makmur Blora Keluhkan Sepinya Pembeli"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"flex-wr-s-s p-b-10\">\n              <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"><br \/>\n                <a href=\"#\" class=\"f1-s-4 cl8 hov-cl10 trans-03\">Team Work<\/a><br \/>\n                <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>07 March 2026 | 09:03<\/span> <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>Dibaca 0 kali<\/span><br \/>\n              <\/span><br \/>\n              <!-- <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"> 4281 Views <\/span> \n              <a href=\"#\" class=\"f1-s-3 cl8 hov-cl10 trans-03 m-r-15\"> 0 Comment <\/a>  -->\n            <\/div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">Ekbis<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/03\/06\/b0dd98d2979c.jpg\" alt=\"Gerakan ASN Gemar Belanja Dinilai Belum Berdampak, Pedagang Pakaian Pasar Sido Makmur Blora Keluhkan Sepinya Pembeli\"\/>\n            <\/div>\n<p>Mujib, pedagang pakaian di Pasar Sido Makmur, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengeluhkan sepinya pembeli selama Ramadan tahun ini.\u00a0(Foto: Dok. Suara Indonesia)<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, BLORA<\/b> &#8211; Pedagang pakaian di Pasar Sido Makmur, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengeluhkan sepinya pembeli selama Ramadan tahun ini.\u00a0<\/p>\n<p>Kondisi tersebut dinilai berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya mulai ramai oleh masyarakat yang berburu pakaian untuk kebutuhan Lebaran.<\/p>\n<p>Salah seorang pedagang pakaian di Blok A Pasar Sido Makmur, Mujib, mengatakan omzet penjualannya menurun cukup signifikan sejak awal Ramadan. Dalam sehari, jumlah pembeli yang datang ke kiosnya masih sangat terbatas.<\/p>\n<p>\u201cBiasanya kalau sudah masuk Ramadan mulai banyak yang mencari baju untuk Lebaran, tetapi sekarang masih sepi,\u201d ujarnya, saat ditemui di lapaknya, di Pasar Sido Makmur Blora, belum lama ini.<\/p>\n<p>Menurut Mujib, kondisi tersebut membuat para pedagang harus berjuang lebih keras untuk menutup modal usaha sekaligus memenuhi kebutuhan sehari-hari.<\/p>\n<p>\u201cModal terus bertambah, sementara pendapatan kami masih harus berjuang untuk mencukupi kebutuhan keluarga,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia juga menyebutkan para pedagang di bloknya masih harus membayar retribusi lapak atau kios sebesar Rp5 ribu per hari.<\/p>\n<p>Selain faktor daya beli masyarakat, Mujib menilai sepinya pengunjung juga mulai dirasakan sejak diterapkannya sistem e-parkir di kawasan pasar.\u00a0<\/p>\n<p>Menurutnya, kebijakan tersebut membuat sebagian pembeli memilih berbelanja di tempat lain.<\/p>\n<p>\u201cSejak ada e-parkir, pembeli yang datang ke pasar terasa berkurang,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Mujib juga menilai program Gerakan ASN Gemar Belanja di Pasar Rakyat yang sempat dilakukan pemerintah daerah belum memberikan dampak nyata bagi pedagang pakaian di pasar tersebut.<\/p>\n<p>\u201cMemang sempat ada kegiatan ASN belanja di pasar, tapi bagi kami yang jual pakaian belum terasa dampaknya. Pembeli tetap sepi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia berharap kondisi penjualan dapat membaik menjelang pertengahan hingga akhir Ramadan, saat masyarakat biasanya mulai membeli kebutuhan pakaian untuk Hari Raya Idul Fitri.<\/p>\n<p>Salah seorang pedagang pakaian di Blok B Pasar Sido Makmur Blora, Azizah, Kamis, mengatakan sejak awal Ramadan hingga saat ini jumlah pembeli yang datang masih sangat sedikit.\u00a0<\/p>\n<p>Bahkan dalam sehari terkadang hanya beberapa orang saja yang melakukan transaksi.<\/p>\n<p>\u201cBiasanya kalau sudah Ramadan mulai ramai yang cari baju Lebaran, tapi sekarang masih sepi. Kadang sehari hanya satu dua yang beli,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut dia, kondisi sepinya pembeli juga mulai dirasakan pedagang sejak diterapkannya sistem e-parkir di kawasan pasar.\u00a0<\/p>\n<p>Sejak saat itu, jumlah pengunjung yang datang ke pasar tradisional tersebut cenderung menurun.<\/p>\n<p>\u201cSejak ada e-parkir pembeli makin berkurang. Banyak yang akhirnya memilih belanja di tempat lain,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, meskipun sudah terdaftar sebagai member e-parkir dengan biaya Rp60 ribu per bulan, sepeda motornya tetap harus diparkir di luar area pasar.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Disisi lain, para pedagang juga masih dibebani retribusi lapak atau kios sebesar Rp2 ribu per hari,&#8221; ujarnya. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Team Work<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Mahrus Sholih<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/ekbis\/69ab900d812d3\/Gerakan-ASN-Gemar-Belanja-Dinilai-Belum-Berdampak-Pedagang-Pakaian-Pasar-Sido-Makmur-Blora-Keluhkan-Sepinya-Pembeli\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Team Work &#8211; 07 March 2026 | 09:03 &#8211; Dibaca 0 kali Ekbis Mujib, pedagang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8062,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-8061","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/b0dd98d2979c.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/b0dd98d2979c-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/b0dd98d2979c-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/b0dd98d2979c.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/b0dd98d2979c.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/b0dd98d2979c.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/b0dd98d2979c.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/b0dd98d2979c.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/b0dd98d2979c.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/b0dd98d2979c.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/b0dd98d2979c-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/b0dd98d2979c-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8061","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8061"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8061\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8062"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8061"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8061"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8061"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}