{"id":8073,"date":"2026-03-07T12:19:21","date_gmt":"2026-03-07T12:19:21","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/07\/deretan-industri-besar-bangun-jembatan-di-atas-sungai-jadi-pemicu-utama-banjir-gresik-selatan\/"},"modified":"2026-03-07T12:19:21","modified_gmt":"2026-03-07T12:19:21","slug":"deretan-industri-besar-bangun-jembatan-di-atas-sungai-jadi-pemicu-utama-banjir-gresik-selatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/07\/deretan-industri-besar-bangun-jembatan-di-atas-sungai-jadi-pemicu-utama-banjir-gresik-selatan\/","title":{"rendered":"Deretan Industri Besar Bangun Jembatan di Atas Sungai, Jadi Pemicu Utama Banjir Gresik Selatan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/03\/07\/dbb255af9dae.jpg\" alt=\"Deretan Industri Besar Bangun Jembatan di Atas Sungai, Jadi Pemicu Utama Banjir Gresik Selatan\"\/>\n            <\/div>\n<p>Potret deretan industri-industri besar wilayah Kecamatan Driyorejo Gresik Selatan yang membangun jembatan di atas sungai. (Foto: Istimewa)<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, GRESIK<\/b> \u2013 Banjir yang melanda wilayah Gresik Selatan tepatnya di Kecamatan Driyorejo hingga kini masih setiap tahun terjadi, terutama saat memasuki musim hujan.<\/p>\n<p>Deretan jembatan yang dibangun oleh perusahaan-perusahaan besar di atas sungai disebut-sebut menjadi pemicu utama, karena membuat aliran sungai terhambat hingga meluber ke jalan raya bahkan ke permukiman warga sekitar.<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Pantauan di lapangan, kondisi sungai yang melintasi sejumlah desa di Kecamatan Driyorejo tersebut cukup memprihatinkan dan seolah tidak pernah tersentuh penanganan maupun normalisasi dari pemerintah setempat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Sebab selain maraknya jembatan penghubung yang dibangun perusahaan-perusahaan di atas sungai, buruknya pengelolaan sampah di kawasan tersebut juga menjadi aspek fundamental ketika volume air meningkat.<\/span><\/p>\n<p>Buruknya penataan infrastruktur serta penanganan aliran sungai menjadikan beberapa desa terutama Desa Sumput sangat rentan terhadap banjir terlebih saat perubahan iklim.<\/p>\n<p> Bahkan jika intensitas hujan turun selama beberapa hari, banjir yang menggenangi Jalan Raya Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo bisa mencapai ketinggian 30-90 sentimeter. Nyaris satu meter. Pengendara pun harus waspada untuk menghindari kendaraan mogok.<\/p>\n<p>Ironisnya, bangunan jembatan milik perusahaan-perusahaan di atas sungai yang diduga sebagian besar tidak mengantongi izin resmi tersebut seolah tidak ada alarm dari pemerintah setempat akan dampak buruk terhadap masalah banjir.<\/p>\n<p> Bahkan menurut informasi, permasalahan tersebut diduga menguap begitu saja karena pihak perusahaan disebut-sebut menggantikan kompensasi besar terhadap pemerintah setempat, baik tingkat desa maupun kecamatan.<\/p>\n<p>Camat Driyorejo Muhammad Amri mengatakan, pemerintah kecamatan sejauh ini telah melakukan serangkaian upaya penanganan guna meminimalisir banjir di wilayah Kecamatan Driyorejo.<\/p>\n<p>Salah satunya merajut komunikasi dengan pihak perusahaan untuk membangun lebih tinggi jembatan penghubung di atas sungai wilayah mereka masing-masing.<\/p>\n<p>\u201cKami telah upayakan dengan menggandeng Pemdes Sumput untuk mengkoordinasikan perusahaan setempat agar segera melakukan peninggian jembatan penghubung di atas sungai wilayah mereka masing-masing. Kami juga menggandeng Dinas PU untuk desain kontruksi yamg ideal agar ketinggian yang diharapkan sesuai,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Amri menegaskan telah memerintahkan perusahaan-perusahaan untuk membongkar kontruksi jembatan yang dibangun terlalu rendah hingga berpotensi membuat aliran sungai tersendat ketika debit air meningkat.<\/p>\n<p>Menurutnya, saat ini baru ada tiga dari tujuh perusahaan si sepanjang wilayah sungai yang sudah melakukan peninggian jembatan penghubung.<\/p>\n<p>\u201cIni bentuk aksi tindaklajut kami dalam jangka pendek, dalam proses perjalanannya sampai saat ini, dari 7 perusahaan baru 3 perusahaan yang sudah melakukan peninggian jembatan di atas sungai, dan masih banyak hal yang diperlukan koordinasi dengan berbagai pihak agar solusi secara komprehensif dapat dicapai dalam penanggulangan banjir di Kecamatan Driyorejo,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Sementara Wakil Ketua III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi tidak menampik bahwa terdapat beberapa faktur penyebab terjadinya banjir yang melanda wilayah Kecamatan Driyorejo terutama di Desa Sumput, diantaranya jembatan-jembatan milik perusahaan-perusahaan besar yang dibangun terlalu rendah di atas sungai, hingga persoalan penanganan aliran sungai.<\/p>\n<p>\u201cBanjir tahunan di wilayah Kecamatan Driyorejo khususnya di Desa Sumput ini sudah menjadi perhatian serius kami di Komisi III DPRD Gresik. Kami juga sudah berdiskusi dengan Dinas PUTR, dan memang faktor utama adalah jembatan-jembatan yang dibangun perusahaan-perusahaan di atas sungai terlalu rendah, dan koneksitas aliran sungai juga menjadi persoalan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n<p>\u201cSebenarnya kami sudah melakukan peninggian jalan, tapi itu seolah sia-sia karena banjir masih terjadi,\u201d imbuh dia.<\/p>\n<p>Karena itu politisi muda asal Gresik Selatan tersebut meminta agar pihak-pihak terkait segera mengambil tindakan tegas dan mencari solusi terbaik guna mengatasi beberapa persoalan yang menjadi penyebab terjadinya banjir di wilayah Kecamatan Driyorejo terutama di Desa Sumput.<\/p>\n<p>Termasuk mendesak perusahaan-perusahaan untuk melakukan penertiban jembatan yang dibangun terlalu rendah di atas sungai.<\/p>\n<p>\u201cPertama kami mendesak perusahaan-perusahaan agar melakukan peninggian jembatan yang dibangun di atas sungai. Kedua mengembalikan lagi fungsi saluran, karena banyak saluran yang beralih fungsi menjadi tempat usaha sehingga terjadi penyempitan. Ketiga melakukan penataan koneksitas saluran air agar terhubung dengan saluran induk. Kami juga mendukung terkait penertiban jembatan yang dibangun terlalu rendah di atas sungai,\u201d jelasnya. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Rifki Ahmad<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Mahrus Sholih<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/69ac0e2c0b22e\/Deretan-Industri-Besar-Bangun-Jembatan-di-Atas-Sungai-Jadi-Pemicu-Utama-Banjir-Gresik-Selatan\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Potret deretan industri-industri besar wilayah Kecamatan Driyorejo Gresik Selatan yang membangun jembatan di atas&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8074,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-8073","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dbb255af9dae.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dbb255af9dae-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dbb255af9dae-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dbb255af9dae.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dbb255af9dae.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dbb255af9dae.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dbb255af9dae.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dbb255af9dae.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dbb255af9dae.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dbb255af9dae.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dbb255af9dae-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dbb255af9dae-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8073","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8073"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8073\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8074"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8073"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8073"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8073"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}