{"id":8176,"date":"2026-03-09T13:21:36","date_gmt":"2026-03-09T13:21:36","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/09\/dugaan-oknum-agen-potong-dana-bansos-mencuat-di-gresik-warga-miskin-jadi-korban\/"},"modified":"2026-03-09T13:21:36","modified_gmt":"2026-03-09T13:21:36","slug":"dugaan-oknum-agen-potong-dana-bansos-mencuat-di-gresik-warga-miskin-jadi-korban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/09\/dugaan-oknum-agen-potong-dana-bansos-mencuat-di-gresik-warga-miskin-jadi-korban\/","title":{"rendered":"Dugaan Oknum Agen Potong Dana Bansos Mencuat di Gresik, Warga Miskin Jadi Korban"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/03\/09\/f5ce74db9b73.jpg\" alt=\"Dugaan Oknum Agen Potong Dana Bansos Mencuat di Gresik, Warga Miskin Jadi Korban\"\/>\n            <\/div>\n<p>Ilustrasi. (Foto: Istimewa)<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, GRESIK<\/b>\u00a0&#8211; Dugaan pemotongan dana bantuan sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk warga lanjut usia (lansia) hingga komponen pelajar mencuat di Kabupaten Gresik. Pemotongan dana Bansos tersebut diduga dilakukan oleh salah seorang oknum Agen Bank berinisial DP, asal Desa Karangrejo, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.<\/p>\n<p>Kasus ini mencuat setelah sejumlah warga miskin penerima manfaat di Desa Karangrejo, Kecamatan Ujungpangkah mengeluhkan dana bansos yang seharusnya mereka terima dengan utuh ternyata selama ini terjadi pemotongan. Bahkan dugaan pemotongan tersebut berlangsung selama 2 sampai 3 tahun.<\/p>\n<p>Nominal potongan pun bervariasi, mulai Rp150 ribu hingga tidak diberikan sama sekali. Padahal faktanya, dana Bansos mulai Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLTS) hingga bantuan pangan non tunai (BPNT) yang diterima keluarga penerima manfaat (KPM) selama ini tetap cair.<\/p>\n<p>Penelusuran di lapangan, dugaan pemotongan dana Bansos tersebut dilakukan dengan modus memindahkan diam-diam saldo rekening milik penerima bantuan ke rekening pribadi oknum Agen BNI tersebut ketika mereka datang untuk melakukan pengecekan saldo rekening.<\/p>\n<p>Salah satu warga berinisial NS, asal Desa Karangrejo, Kecamatan Ujungpangkah mengaku tidak menerima dana Bansos sama sekali selama setahun pada 2024, padahal ia masih aktif tercatat sebagai penerima manfaat. Namun belakangan ia kembali menerima bantuan.<\/p>\n<p>\u201cTahun 2024 itu saya tidak menerima Bansos sama sekali, baru tahun 2025 saya nerima lagi dengan nominal Rp 600 dua kali pencairan, dan kemarin cair lagi Rp 400 ribu,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Jika ditotal keseluruhan, dana Bansos yang belum ia terima sepanjang tahun 2024 mencapai Rp6,4 juta. \u201cTotalnya 6.400.000 itu meliputi PKH, BLTS, dan BPNT, setiap tahun saya menerima semua bantuan itu, tapi pada tahun 2024 itu yang tidak cair,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Warga lain berinisial AD, asal Desa Karangrejo, Kecamatan Ujungpangkah menuturkan bahwa selama ini ia menerima dana Bansos yang dicairkan melalui oknum Agen 46 BNI tersebut dengan nominal yang jauh dari angka semestinya. Bahkan jika ditotal dana Bansos miliknya mengalami pemotongan mencapai jutaan rupiah.<\/p>\n<p>\u201cSaya taunya baru kemarin-kemarin ketika pindah agen, kok malah banyak setiap pencairan. Padahal saat mencairkan dana Bansos di Agen BNI sebelumnya nominalnya hampir separuh, kemudian saya hitung-hitung selama tiga tahun dan memang ada selisih jutaan rupiah,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Sementara Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muhammad Zaifuddin saat dikonfirmasi mengaku pihaknya telah menerima aduan dari warga penerima manfaat dan menelusuri dugaan pemotongan dana Bansos ini dengan turun ke lokasi memanggil pihak-pihak terkait di balai desa setempat untuk meminta klarifikasi.<\/p>\n<p>\u201cBenar, beberapa waktu lalu kita turun dan memanggil pihak-pihak terkait di balai desa setempat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Politisi muda itu menegaskan Komisi IV DPRD Gresik akan memanggil ulang seluruh pihak-pihak terkait. Termasuk BNI sebagai bank himbara penyalur dana Bansos kepada keluarga penerima manfaat (KPM).<\/p>\n<p>\u201cAkan diselesaikan oleh agennya (Agen BNI, red), nanti setelah hari raya kita undang sebagai tindak lanjut,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Sebagai informasi, total ada sekitar 24 keluarga penerima manfaat (KPM) yang menjadi korban atas dugaan pemotongan dana Bansos, dengan kerugian mencapai 70 juta. Seluruh KPM merupakan warga kurang mampu asal Desa Karangrejo, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.<\/p>\n<p>Hingga berita ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak oknum Agen 46 BNI berinisial DP, asal Desa Karangrejo, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik tersebut. <\/p>\n<p>Namun warga berharap pihak-pihak terkait baik pemerintah daerah, dinas sosial (Dinsos), aparat penegak hukum segera bertindak tegas dan mengungkap kasus dugaan pemotongan dana Bansos ini, karena sangat merugikan dan merenggut hak hak warga miskin penerima manfaat. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Rifki Ahmad<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Mahrus Sholih<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/69addf189ca92\/Dugaan-Oknum-Agen-Potong-Dana-Bansos-Mencuat-di-Gresik-Warga-Miskin-Jadi-Korban\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Ilustrasi. (Foto: Istimewa) BERITA PLUS, GRESIK\u00a0&#8211; Dugaan pemotongan dana bantuan sosial (Bansos) dari Kementerian&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8177,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-8176","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/f5ce74db9b73.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/f5ce74db9b73-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/f5ce74db9b73-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/f5ce74db9b73.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/f5ce74db9b73.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/f5ce74db9b73.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/f5ce74db9b73.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/f5ce74db9b73.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/f5ce74db9b73.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/f5ce74db9b73.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/f5ce74db9b73-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/f5ce74db9b73-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8176","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8176"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8176\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8177"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8176"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8176"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8176"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}