{"id":8755,"date":"2026-03-17T12:55:19","date_gmt":"2026-03-17T12:55:19","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/17\/pemudik-dari-bali-pilih-ojek-online-hindari-antrean-panjang-menuju-pelabuhan-gilimanuk\/"},"modified":"2026-03-17T12:55:19","modified_gmt":"2026-03-17T12:55:19","slug":"pemudik-dari-bali-pilih-ojek-online-hindari-antrean-panjang-menuju-pelabuhan-gilimanuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/17\/pemudik-dari-bali-pilih-ojek-online-hindari-antrean-panjang-menuju-pelabuhan-gilimanuk\/","title":{"rendered":"Pemudik dari Bali Pilih Ojek Online Hindari Antrean Panjang Menuju Pelabuhan Gilimanuk"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/03\/16\/282779aa8b6f.jpg\" alt=\"Pemudik dari Bali Pilih Ojek Online Hindari Antrean Panjang Menuju Pelabuhan Gilimanuk\"\/>\n            <\/div>\n<p>Pemudik tiba di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi dengan berjalan kaki. (Foto: Muhammad Nurul Yaqin\/suaraindonesia.co.id).<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, BANYUWANGI \u2013<\/b> Kepadatan arus mudik dari Bali menuju Jawa masih terjadi menjelang Lebaran. Hingga H-5 Lebaran pada Senin (16\/3\/2026), antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk mengular puluhan kilometer.<\/p>\n<p>Situasi tersebut membuat sebagian pemudik mencari cara lain agar bisa segera mencapai pelabuhan. Beberapa di antaranya memilih turun dari kendaraan yang ditumpangi dan melanjutkan perjalanan menggunakan ojek online.&#13;\n<\/p>\n<p>Salah satu pemudik, Imam, yang hendak pulang ke Jember mengaku terjebak kemacetan saat perjalanan dari Denpasar menuju Pelabuhan Gilimanuk. Ia berangkat pagi menggunakan bus kecil.&#13;\n<\/p>\n<p>Namun sekitar pukul 10.00 WITA, kendaraan yang ditumpanginya terhenti di tengah kemacetan yang disebutnya mencapai sekitar 35 kilometer dari pelabuhan.&#13;\n<\/p>\n<p>Karena tidak kuat menunggu terlalu lama, Imam bersama rekannya memutuskan turun dari bus dan mencari ojek online agar bisa lebih cepat sampai.&#13;\n<\/p>\n<p>\u201cAntreannya panjang sekali, katanya sampai lebih dari 35 kilometer. Akhirnya saya dan teman turun dari bus dan lanjut naik gojek supaya bisa cepat sampai pelabuhan,\u201d ujar Imam saat ditemui di Pelabuhan Ketapang.&#13;\n<\/p>\n<p>Untuk perjalanan dari titik kemacetan hingga Pelabuhan Gilimanuk, Imam menyewa dua ojek online dengan tarif sekitar Rp250 ribu.&#13;\n<\/p>\n<p>\u201cMemang harus keluar biaya tambahan, tapi tidak apa-apa yang penting bisa segera sampai dan menyeberang,\u201d katanya.&#13;\n<\/p>\n<p>Hal serupa dilakukan Siti Fadilah, pemudik tujuan Lumajang yang juga berangkat dari Denpasar bersama anaknya menggunakan bus.&#13;\n<\/p>\n<p>Ia mengaku terjebak kemacetan cukup lama di wilayah Jembrana sehingga akhirnya memutuskan turun dari kendaraan dan melanjutkan perjalanan menggunakan ojek online.&#13;\n<\/p>\n<p>\u201cBus lama sekali tidak bergerak. Akhirnya saya dan anak turun lalu naik ojek ke pelabuhan,\u201d ujarnya.&#13;\n<\/p>\n<p>Dari lokasi kemacetan hingga ke Pelabuhan Gilimanuk, Siti dan anaknya membayar tarif sekitar Rp200 ribu untuk satu perjalanan.&#13;\n<\/p>\n<p>Berbeda dengan Ferdi, pemudik tujuan Bondowoso yang memilih tetap bertahan di dalam kendaraan travel yang ditumpanginya sejak berangkat dari Denpasar pada Sabtu (14\/3\/2026) malam.&#13;\n<\/p>\n<p>Ia berangkat sekitar pukul 22.00 WITA, namun perjalanan yang biasanya hanya beberapa jam berubah menjadi sangat lama karena kemacetan panjang di jalur menuju pelabuhan.&#13;\n<\/p>\n<p>\u201cBerangkat jam 10 malam dari Denpasar. Sampai wilayah Negara sekitar jam 12 malam sudah kena macet dan tidak bergerak sampai pagi,\u201d kata Ferdi.&#13;\n<\/p>\n<p>Ia baru tiba di Pelabuhan Ketapang pada Minggu (15\/3\/2026) sekitar pukul 11.43 WIB setelah berjam-jam terjebak antrean kendaraan.&#13;\n<\/p>\n<p>Sementara itu, data Posko Gilimanuk menunjukkan arus pemudik dari Bali ke Jawa terus meningkat. Pada Minggu (15\/3\/2026) tercatat sebanyak 80.416 penumpang menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk dalam kurun 24 jam.&#13;\n<\/p>\n<p>Jumlah tersebut meningkat sekitar 33,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 60.099 penumpang.&#13;\n<\/p>\n<p>Peningkatan juga terlihat pada jumlah kendaraan yang menyeberang. Total kendaraan tercatat mencapai 25.885 unit atau naik 35,4 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 19.122 unit. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Muhammad Nurul Yaqin<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Mahrus Sholih<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/69b7f210a283a\/Pemudik-dari-Bali-Pilih-Ojek-Online-Hindari-Antrean-Panjang-Menuju-Pelabuhan-Gilimanuk\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Pemudik tiba di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi dengan berjalan kaki. (Foto: Muhammad Nurul Yaqin\/suaraindonesia.co.id). BERITA&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8756,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-8755","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/282779aa8b6f.jpg",750,440,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/282779aa8b6f-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/282779aa8b6f-300x176.jpg",300,176,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/282779aa8b6f.jpg",640,375,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/282779aa8b6f.jpg",640,375,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/282779aa8b6f.jpg",750,440,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/282779aa8b6f.jpg",750,440,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/282779aa8b6f.jpg",750,440,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/282779aa8b6f.jpg",750,440,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/282779aa8b6f.jpg",750,440,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/282779aa8b6f-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/282779aa8b6f-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8755","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8755"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8755\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8756"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8755"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8755"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8755"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}