{"id":9298,"date":"2026-03-26T07:44:39","date_gmt":"2026-03-26T07:44:39","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/26\/pembongkaran-tower-di-pakis-27-vendor-tunggu-pemutusan-jaringan-lurah-minta-koordinasi-diperjelas\/"},"modified":"2026-03-26T07:44:39","modified_gmt":"2026-03-26T07:44:39","slug":"pembongkaran-tower-di-pakis-27-vendor-tunggu-pemutusan-jaringan-lurah-minta-koordinasi-diperjelas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/26\/pembongkaran-tower-di-pakis-27-vendor-tunggu-pemutusan-jaringan-lurah-minta-koordinasi-diperjelas\/","title":{"rendered":"Pembongkaran Tower di Pakis 27: Vendor Tunggu Pemutusan Jaringan, Lurah Minta Koordinasi Diperjelas"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"flex-wr-s-s p-b-10\">\n              <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"><br \/>\n                <a href=\"#\" class=\"f1-s-4 cl8 hov-cl10 trans-03\">Jefri Hadi <\/a><br \/>\n                <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>26 March 2026 | 12:03<\/span> <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>Dibaca 10 kali<\/span><br \/>\n              <\/span><br \/>\n              <!-- <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"> 4281 Views <\/span> \n              <a href=\"#\" class=\"f1-s-3 cl8 hov-cl10 trans-03 m-r-15\"> 0 Comment <\/a>  -->\n            <\/div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/03\/26\/55504d118181.jpg\" alt=\"Pembongkaran Tower di Pakis 27: Vendor Tunggu Pemutusan Jaringan, Lurah Minta Koordinasi Diperjelas\"\/>\n            <\/div>\n<p>Tim jasa bongkar tower ditemui Lurah Pakis, Novi Tri Hartatiningsih, menegaskan pentingnya kejelasan koordinasi antara pihak perusahaan, vendor, dan operator sebelum pembongkaran dilanjutkan. (Foto: Yulian\/Suaraindonesia.co.id)<\/p>\n<p><strong style=\"font-size: 1rem;\">BERITA PLUS, SURABAYA &#8211;<\/strong><span style=\"font-size: 1rem;\">\u00a0Proses pembongkaran tower telekomunikasi di wilayah Pakis no.27\u00a0 masih berlangsung terbatas, Kamis (26\/3\/2026).<\/span><\/p>\n<p>Pihak pelaksana mengaku belum dapat melakukan pembongkaran secara menyeluruh karena perangkat jaringan operator masih aktif dan belum sepenuhnya dipindahkan.<\/p>\n<p>Perwakilan jasa bongkar yang ditunjuk oleh PT Tower Bersama Group (TBG), Ferdy, menjelaskan bahwa pekerjaan saat ini difokuskan pada tahap awal, yakni pemutusan jaringan dan penurunan sebagian perangkat.<\/p>\n<p>\u201cUntuk saat ini kami hanya bisa mengerjakan bagian tower. Antena dan perangkat jaringan bukan kewenangan kami. Kalau perangkatnya masih terpasang, kami tidak bisa lanjut bongkar,\u201d ujar Ferdy di lokasi.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, sejumlah perangkat yang berada di atas tower diketahui masih digunakan oleh operator. Karena itu, pembongkaran harus menunggu proses relokasi jaringan selesai dilakukan oleh vendor yang ditunjuk.<\/p>\n<p>\u201cInformasinya perangkat akan dipindahkan ke lokasi lain, kemungkinan ke area stadion THOR dekat wilayah setempat. Tapi sampai sekarang masih proses, belum ada kepastian waktu,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Menurut Ferdy, dalam kondisi normal pembongkaran tower tidak menimbulkan risiko berarti. Namun, selama jaringan masih aktif, pekerjaan harus dilakukan secara hati-hati dan bertahap.<\/p>\n<p>\u201cSecara teknis tidak ada dampak besar, ini pekerjaan yang sudah biasa kami lakukan. Tapi tetap harus menunggu jaringan benar-benar diputus agar tidak mengganggu operasional operator,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain pemangku wilayah setempat, Lurah Pakis, Novi Tri Hartatiningsih, menegaskan pentingnya kejelasan koordinasi antara pihak perusahaan, vendor, dan operator sebelum pembongkaran dilanjutkan.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap ada kejelasan terkait izin, terutama dari operator yang masih aktif. Jangan sampai proses pembongkaran mendahului pemutusan jaringan karena itu bisa menimbulkan persoalan,\u201d ujar Novi.<\/p>\n<p>Ia juga menyoroti perlunya komunikasi terbuka kepada masyarakat maupun pihak terkait agar tidak menimbulkan kebingungan di lapangan.<\/p>\n<p>\u201cKoordinasi harus diperjelas, termasuk soal relokasi perangkat dan waktu pelaksanaan. Ini penting supaya semua pihak memahami prosesnya dan tidak terjadi miskomunikasi,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, proses pembongkaran masih menunggu kepastian dari pihak operator terkait pemindahan perangkat jaringan. Selama itu belum dilakukan, pekerjaan pembongkaran tower dipastikan belum bisa diselesaikan sepenuhnya.<\/p>\n<p>Selain persoalan keamanan dan lingkungan, Linda, seorang warga RT 4 RW 3 Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan,\u00a0 yang tinggal tepat di sebelah kiri bangunan rumah dengan tower di kawasan Pakis 27, menyampaikan keresahan sekaligus harapannya terkait proses pembongkaran tower yang mulai dilakukan.<\/p>\n<p>Linda berharap pembongkaran dapat segera diselesaikan agar tidak lagi menimbulkan gangguan bagi warga sekitar.<\/p>\n<p>Ia menyebut tidak ada bentuk kepedulian sosial dari pihak pengelola tower selama bertahun-tahun keberadaannya di tengah permukiman warga.<\/p>\n<p>\u201cSelama belasan tahun ini tidak pernah ada bantuan sosial atau dukungan kegiatan warga dari pihak tower,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Ia juga menyinggung dugaan dampak lain yang dirasakan, seperti kerusakan perangkat elektronik di rumahnya.<\/p>\n<p>\u201cPernah ada kejadian TV di rumah rusak sampai tiga kali,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Dengan dimulainya pembongkaran, Linda berharap persoalan yang selama ini dirasakan warga benar-benar berakhir dan lingkungan kembali aman.<\/p>\n<p>\u201cYang penting sekarang segera diselesaikan, supaya warga tidak lagi khawatir,\u201d pungkasnya. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Jefri Hadi <\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Mahrus Sholih<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/69c4c0a741287\/Pembongkaran-Tower-di-Pakis-27-Vendor-Tunggu-Pemutusan-Jaringan-Lurah-Minta-Koordinasi-Diperjelas\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jefri Hadi &#8211; 26 March 2026 | 12:03 &#8211; Dibaca 10 kali News Tim jasa&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9299,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-9298","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/55504d118181.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/55504d118181-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/55504d118181-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/55504d118181.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/55504d118181.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/55504d118181.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/55504d118181.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/55504d118181.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/55504d118181.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/55504d118181.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/55504d118181-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/55504d118181-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9298","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9298"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9298\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9299"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9298"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9298"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9298"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}