{"id":9374,"date":"2026-03-27T15:34:49","date_gmt":"2026-03-27T15:34:49","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/27\/2-pembunuh-wna-ditangkap-jasad-korban-dicor-dan-dibuang-ke-cilacap\/"},"modified":"2026-03-27T15:34:49","modified_gmt":"2026-03-27T15:34:49","slug":"2-pembunuh-wna-ditangkap-jasad-korban-dicor-dan-dibuang-ke-cilacap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/27\/2-pembunuh-wna-ditangkap-jasad-korban-dicor-dan-dibuang-ke-cilacap\/","title":{"rendered":"2 Pembunuh WNA Ditangkap, Jasad Korban Dicor dan Dibuang ke Cilacap"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">Peristiwa<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/03\/27\/09c2adae7d92.jpg\" alt=\"2 Pembunuh WNA Ditangkap, Jasad Korban Dicor dan Dibuang ke Cilacap \"\/>\n            <\/div>\n<p>Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono (tengah) saat menunjukkan barang bukti berupa foto korban pembunuhan saat konferensi pers di Mapolresta Cilacap. (Foto: dok. Suara Indonesia)<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\"><b>BERITA PLUS, CILACAP &#8211;<\/b> Dua warga asal Pangandaran, Jawa Barat, ditangkap polisi di Cilacap, Jawa Tengah. H dan K ditangkap usai membunuh seorang warga negara asing (WNA) Singapura inisial SS (80).<\/span><\/p>\n<p>Adapun kasus pembunuhan berencana ini terungkap usai ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki di Sungai Citanduy, Kecamatan Wanareja.<\/p>\n<p>&#8220;Awal mula, ditemukan mayat pada Jumat 20 Maret 2026, sekitar pukul 14.30 WIB di aliran Sungai Citanduy,&#8221; ujar Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono saat konferensi pers di Mapolresta Cilacap, Jumat (27\/3\/2026).<\/p>\n<p>Saat ditemukan, kondisi mayat dilakban kemudian dibungkus seprai dan plastik, serta jasad korban di cor menggunakan adonan semen.<\/p>\n<p>Pihak kepolisian pun kemudian melakukan penyelidikan, penyidikan dan memeriksa sejumlah saksi. Identitas para pelaku pun terungkap hingga berhasil ditangkap.<\/p>\n<p>&#8220;Para pelaku berhasil kita amankan pada Rabu 25 Maret sekitar pukul 21.00 WIB di wilayah Patimuan, Cilacap,&#8221; ungkap Kapolresta.<\/p>\n<p>Sebelum identitas pelaku terungkap, polisi sempat menerima informasi dari penyidik Polda Metro Jaya, bahwa ada kejadian orang hilang di Jakarta.<\/p>\n<p>Keluarga korban sempat melapor ke Polda Metro Jaya. &#8220;Dari hasil koordinasi ini, kita kemudian melakukan penyelidikan lalu penyidikan dan memeriksa lima orang saksi,&#8221; terang Kapolresta.<\/p>\n<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan, dua pelaku memiliki peran berbeda. Pelaku H berperan mengeksekusi sang korban menggunakan bambu berukuran 1 meter dengan besaran selengan tangan dewasa.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku H melakukan pemukulan sebanyak 2 kali pada leher korban. Setelah memukul, pelaku melakban bagian tubuh korban lalu mengecor tubuh korban. Sebelum di buang ke sungai, korban dibungkus seprai dan plastik agar tidak ketahuan,&#8221; beber Kapolresta.<\/p>\n<p>Sementara pelaku K berperan menyekap mulut korban. &#8220;Korban disekap supaya tidak menimbulkan suara, dan pelaku juga sama seperti H melakban mata, tangan dan kaki, kemudian membungkus korban. Pelaku K ini ikut membungkus juga menggunakan sprei, sedangkan pelaku H plastiknya,&#8221; ungkap Budi.<\/p>\n<p>Aksi keji kedua pelaku dilakukan Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya di Perumahan Bumi Mutiara Indah pada tanggal 16 Februari 2026 sekitar pukul 19.30 WIB.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah dieksekusi, korban sempat dibawa keliling terlebih dahulu selama kurang lebih 30 menit kemudian dibawa kembali ke perumahan,&#8221; kata Kapolresta.<\/p>\n<p>Para pelaku ini sempat berdiskusi sebelum akhirnya membuang korban ke bendungan Menganti di wilayah Kabupaten Cilacap.<\/p>\n<p>&#8220;Karena TKP-nya di Sukabumi, kita sudah berkoordinasi dengan Polres Sukabumi dan kasus ini nanti kita limpahkan ke Polres Sukabumi disana,&#8221; ujar Budi.<\/p>\n<p>Usut punya usut, motif pembunuhan dipicu rasa cemburu otak pembunuhan inisial A asal Sukabumi, Jawa Barat, yang saat ini buron dan dalam pencarian.<\/p>\n<p>&#8220;DPO inilah otak pembunuhan, sebagai aktor intelektual. Jadi A alias E ini cemburu karena korban senang dengan kekasihnya bernama Lina,&#8221; pungkas Kapolresta. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Satria Galih Saputra<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Mahrus Sholih<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/peristiwa\/69c6a2ece4a45\/2-Pembunuh-WNA-Ditangkap-Jasad-Korban-Dicor-dan-Dibuang-ke-Cilacap\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peristiwa Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono (tengah) saat menunjukkan barang bukti berupa foto korban&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9375,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-9374","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/09c2adae7d92.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/09c2adae7d92-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/09c2adae7d92-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/09c2adae7d92.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/09c2adae7d92.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/09c2adae7d92.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/09c2adae7d92.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/09c2adae7d92.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/09c2adae7d92.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/09c2adae7d92.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/09c2adae7d92-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/09c2adae7d92-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9374","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9374"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9374\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9375"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9374"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9374"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9374"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}