{"id":9433,"date":"2026-03-28T09:24:48","date_gmt":"2026-03-28T09:24:48","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/28\/asn-sumenep-diminta-jadi-pelopor-gerakan-hemat-energi-wfh-dan-transportasi-ramah-lingkungan-bakal-diterapkan\/"},"modified":"2026-03-28T09:24:48","modified_gmt":"2026-03-28T09:24:48","slug":"asn-sumenep-diminta-jadi-pelopor-gerakan-hemat-energi-wfh-dan-transportasi-ramah-lingkungan-bakal-diterapkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/28\/asn-sumenep-diminta-jadi-pelopor-gerakan-hemat-energi-wfh-dan-transportasi-ramah-lingkungan-bakal-diterapkan\/","title":{"rendered":"ASN Sumenep Diminta Jadi Pelopor Gerakan Hemat Energi, WFH dan Transportasi Ramah Lingkungan Bakal Diterapkan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/03\/27\/5b9b589d63af.jpg\" alt=\"ASN Sumenep Diminta Jadi Pelopor Gerakan Hemat Energi, WFH dan Transportasi Ramah Lingkungan Bakal Diterapkan\"\/>\n            <\/div>\n<p>Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (Foto: Istimewa) <\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, SUMENEP<\/b> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mendorong aparatur sipil negara (ASN) menjadi pelopor gerakan hemat energi melalui rencana penerapan Work From Home (WFH) dan penggunaan transportasi ramah lingkungan.\u00a0<\/p>\n<p>Akan tetapi, kebijakan tersebut masih menunggu edaran resmi dari pemerintah pusat, sebelum diterapkan secara menyeluruh.<\/p>\n<p>Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan skema pelaksanaan kebijakan tersebut, termasuk pengaturan hari kerja ASN berbasis WFH.\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">&#8220;Masih menunggu edaran dari pusat untuk WFH,\u201d ujarnya pada suaraindonesia.co.id, Jumat (27\/03\/2026).\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Meski demikian, Pemkab telah merancang penerapan WFH minimal dua kali dalam sepekan guna menekan mobilitas ASN tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik. Selain itu, opsi lain seperti satu hari khusus dalam sepekan untuk penerapan transportasi ramah lingkungan juga tengah dibahas.<\/p>\n<p>\u201cKalau penggunaan sepeda, jalan kaki atau naik becak akan dilaksanakan, sedang dirapatkan. Di dalam satu minggu hari aktif ASN akan dilaksanakan, minimal sekali,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Menurut Fauzi, ASN memiliki peran strategis sebagai contoh bagi masyarakat dalam menerapkan pola hidup hemat energi dan berkelanjutan. Oleh karena itu, perubahan harus dimulai dari lingkungan pemerintahan.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, pengurangan mobilitas melalui WFH dapat berdampak langsung pada penurunan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), yang saat ini kebutuhannya terus meningkat secara nasional.<\/p>\n<p>Di sisi lain, penggunaan transportasi ramah lingkungan seperti sepeda kayuh, sepeda listrik, becak, maupun berjalan kaki dinilai mampu mengurangi emisi sekaligus meningkatkan kualitas udara di Kabupaten Sumenep, khususnya bagi ASN dengan jarak tempuh kurang dari lima kilometer.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin ASN yang jaraknya dekat mulai beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan sebagai bagian dari penghematan energi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain berdampak pada lingkungan, kebijakan ini juga diyakini dapat mendorong gaya hidup sehat di kalangan ASN. Aktivitas fisik seperti berjalan kaki atau bersepeda disebut mampu meningkatkan kebugaran dan produktivitas kerja.<\/p>\n<p>Ke depan, Pemkab Sumenep berharap kebijakan tersebut dapat berjalan konsisten dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan sistem kerja yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cMelalui kebijakan ini, kami ingin ASN menjadi pelopor gerakan hemat energi sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat,\u201d pungkasnya. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Wildan Mukhlishah Sy<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Mahrus Sholih<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/69c6545f46663\/ASN-Sumenep-Diminta-Jadi-Pelopor-Gerakan-Hemat-Energi-WFH-dan-Transportasi-Ramah-Lingkungan-Bakal-Diterapkan\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (Foto: Istimewa) BERITA PLUS, SUMENEP &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab)&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9434,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-9433","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/5b9b589d63af.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/5b9b589d63af-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/5b9b589d63af-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/5b9b589d63af.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/5b9b589d63af.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/5b9b589d63af.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/5b9b589d63af.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/5b9b589d63af.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/5b9b589d63af.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/5b9b589d63af.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/5b9b589d63af-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/5b9b589d63af-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9433","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9433"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9433\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9434"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9433"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9433"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9433"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}