{"id":9641,"date":"2026-03-31T05:02:15","date_gmt":"2026-03-31T05:02:15","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/31\/7-penyebab-utama-gigi-kusam-dan-kuning\/"},"modified":"2026-03-31T05:02:15","modified_gmt":"2026-03-31T05:02:15","slug":"7-penyebab-utama-gigi-kusam-dan-kuning","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/31\/7-penyebab-utama-gigi-kusam-dan-kuning\/","title":{"rendered":"7 Penyebab Utama Gigi Kusam dan Kuning"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"flex-wr-s-s p-b-10\">\n              <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"><br \/>\n                <a href=\"#\" class=\"f1-s-4 cl8 hov-cl10 trans-03\">Redaksi<\/a><br \/>\n                <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>31 March 2026 | 11:03<\/span> <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>Dibaca 3 kali<\/span><br \/>\n              <\/span><br \/>\n              <!-- <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"> 4281 Views <\/span> \n              <a href=\"#\" class=\"f1-s-3 cl8 hov-cl10 trans-03 m-r-15\"> 0 Comment <\/a>  -->\n            <\/div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">Kesehatan<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/03\/31\/1ab05768cd6e.jpg\" alt=\"7 Penyebab Utama Gigi Kusam dan Kuning\"\/>\n            <\/div>\n<p>MetaDesc: Gigi kuning bisa mengurangi kepercayaan diri. (Foto: dok. Suara Indonesia)<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\"><b>BERITA PLUS, JEMBER &#8211;<\/b> MetaDesc: Gigi kuning bisa mengurangi kepercayaan diri. Temukan penyebab utamanya agar lebih mudah menjaga gigi tetap putih di artikel ini.<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"font-size: 1rem;\">7 Penyebab Gigi Kuning yang Sering Tidak\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 1rem;\">Disadari<\/span><\/b><\/p>\n<p>Gigi kuning adalah masalah umum yang bisa bisa memengaruhi kepercayaan diri\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">seseorang. Padahal, penyebabnya bisa dari kebiasaan sehari-hari yang jarang\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 1rem;\">disadari.<\/span><\/p>\n<p>Selain masalah estetika, gigi kuning juga bisa menjadi tanda kebersihan mulut yang\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">kurang optimal. Namun, tidak semua penyebab gigi kuning berkaitan dengan kesehatan, bisa jadi berawal dari makanan dan gaya hidup.<\/span><\/p>\n<p>Apa saja yang menjadi faktor penyebab dan perlu Anda hindari? Simak penjelasan\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">lengkapnya dibawah ini.<\/span><\/p>\n<p><b>7 Penyebab Utama Gigi Kusam dan Kuning<\/b><\/p>\n<p>Dengan mengetahui penyebab gigi cepat kusam dan kuning berikut, Anda bisa\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">menghindarinya lebih dini. Berikut beberapa faktor penyebabnya:<\/span><\/p>\n<p><b>1. Konsumsi Kopi dan Teh Berlebihan<\/b><\/p>\n<p>Kopi dan teh mengandung pigmen gelap yang mudah menempel pada enamel gigi.\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">Konsumsi rutin dua jenis minuman ini membuat noda ini semakin sulit dihilangkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Selain itu, asam dalam kopi maupun teh juga dapat melemahkan enamel. Lapisan\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 1rem;\">enamel yang tipis membuat warna kuning alami dentin lebih terlihat.<\/span><\/p>\n<p><b>2. Merokok atau Mengunyah Tembakau<\/b><\/p>\n<p>Nikotin dan tar dari rokok atau tembakau mudah menempel pada permukaan gigi.\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">Noda yang terbentuk akan membuat gigi tampak kusam dan kuning.<\/span><\/p>\n<p>Di sisi lain, kebiasaan ini juga meningkatkan risiko plak dan karang gigi. Plak yang\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">menumpuk memperburuk tampilan gigi kuning dan memicu masalah mulut lainnya.<\/span><\/p>\n<p><b>3. Kebiasaan Makanan Tinggi Gula<\/b><\/p>\n<p>Makanan manis memicu pertumbuhan bakteri di mulut. Bakteri ini menghasilkan plak yang lama-lama menodai gigi sampai sulit dihilangkan hanya dengan sikat gigi rutin.\u00a0<\/p>\n<p>Penumpukan plak yang tidak ditangani dapat berubah menjadi karang gigi permanen. Karang gigi ini sulit dihilangkan tanpa bantuan profesional dan membuat gigi tampak lebih kuning.<\/p>\n<p><b>4. Kurangnya Kebersihan Mulut<\/b><\/p>\n<p>Menyikat gigi hanya sesekali atau tidak dengan benar menyebabkan sisa makanan\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">menempel. Sisa ini menjadi sumber noda kuning dan bau mulut yang membuat\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 1rem;\">penampilan menurun.<\/span><\/p>\n<p>Ditambah lagi, jarang membersihkan lidah dan sela gigi memperparah masalah.\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">Lingkungan mulut yang kotor membuat noda gigi menumpuk lebih cepat.<\/span><\/p>\n<p><b>5. Faktor Usia<\/b><\/p>\n<p>Seiring bertambahnya usia, enamel gigi menipis secara alami. Dentin yang berwarna kekuningan semakin terlihat seiring menipisnya enamel.<\/p>\n<p>Selain itu, gigi juga mengalami keausan akibat mengunyah dan gesekan. Proses ini\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">membuat gigi terlihat kusam dan lebih rentan terhadap noda.<\/span><\/p>\n<p><b>6. Efek Obat-obatan<\/b><\/p>\n<p>Beberapa obat tertentu, seperti antibiotik tetrasiklin, dapat menodai gigi jika\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">dikonsumsi sejak usia anak-anak. Noda ini bisa bersifat permanen dan sulit\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 1rem;\">dihilangkan.<\/span><\/p>\n<p>Obat-obatan lain seperti antihistamin dan obat tekanan darah juga bisa memengaruhi\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">warna gigi. Efek samping ini sering tidak disadari karena tampaknya tidak langsung\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 1rem;\">terlihat.<\/span><\/p>\n<p><b>7. Genetik dan Kondisi Kesehatan<\/b><\/p>\n<p>Kadar mineral dan ketebalan enamel gigi dipengaruhi oleh faktor genetik. Beberapa\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">orang secara alami memiliki gigi yang lebih kuning dibandingkan orang lain.<\/span><\/p>\n<p>Belum lagi jika ditunjang dengan kondisi medis tertentu seperti gangguan\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">metabolisme bisa memengaruhi warna gigi. Bahkan perawatan kesehatan tertentu\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 1rem;\">dapat membuat gigi tampak lebih kusam dari biasanya.<\/span><\/p>\n<p>Mencegah gigi kuning bisa dimulai dari kebiasaan sederhana seperti menyikat gigi\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">dua kali sehari. Namun, untuk hasil maksimal, pemakaian pasta gigi yang efektif sangat dianjurkan.<\/span><\/p>\n<p>Close Up menjadi salah satu pasta gigi yang hadir dengan formula pembersih plak\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">dan perlindungan gigi kuning, membuat senyum lebih putih dan percaya diri setiap\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 1rem;\">hari.<\/span><\/p>\n<p>Ditambah lagi dengan kandungan menthol membuat mulut selalu terasa segar\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">sepanjang hari. Anda dapat kembali percaya diri saat beraktivitas. (*)<\/span><\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Redaksi<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Satria Galih Saputra<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/kesehatan\/69cb546811c38\/7-Penyebab-Utama-Gigi-Kusam-dan-Kuning\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Redaksi &#8211; 31 March 2026 | 11:03 &#8211; Dibaca 3 kali Kesehatan MetaDesc: Gigi kuning&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9642,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-9641","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1ab05768cd6e.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1ab05768cd6e-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1ab05768cd6e-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1ab05768cd6e.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1ab05768cd6e.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1ab05768cd6e.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1ab05768cd6e.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1ab05768cd6e.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1ab05768cd6e.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1ab05768cd6e.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1ab05768cd6e-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1ab05768cd6e-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9641","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9641"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9641\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9642"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9641"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9641"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9641"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}