{"id":9683,"date":"2026-03-31T10:17:18","date_gmt":"2026-03-31T10:17:18","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/31\/pelabuhan-ketapang-masih-macet-gapasdap-sebut-keterbatasan-dermaga-jadi-biang-antrean\/"},"modified":"2026-03-31T10:17:18","modified_gmt":"2026-03-31T10:17:18","slug":"pelabuhan-ketapang-masih-macet-gapasdap-sebut-keterbatasan-dermaga-jadi-biang-antrean","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/03\/31\/pelabuhan-ketapang-masih-macet-gapasdap-sebut-keterbatasan-dermaga-jadi-biang-antrean\/","title":{"rendered":"Pelabuhan Ketapang Masih Macet, GAPASDAP Sebut Keterbatasan Dermaga Jadi Biang Antrean"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/03\/31\/4f9c58eb1594.jpg\" alt=\"Pelabuhan Ketapang Masih Macet, GAPASDAP Sebut Keterbatasan Dermaga Jadi Biang Antrean\"\/>\n            <\/div>\n<p>Antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang masih terjadi pasca arus balik Lebaran 2026, Selasa (31\/3\/2026). (Foto: Istimewa).<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, BANYUWANGI \u2013<\/b> Kemacetan panjang yang masih terjadi di Pelabuhan Ketapang pasca arus balik Lebaran 2026 mendapat sorotan dari Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (DPP GAPASDAP).<\/p>\n<p>Mereka menilai, kepadatan yang terjadi bukan disebabkan oleh kurangnya jumlah kapal, melainkan keterbatasan fasilitas dermaga.<\/p>\n<p>Ketua Umum GAPASDAP, Khoiri Soetomo, menegaskan bahwa jumlah armada sebenarnya mencukupi, namun tidak diimbangi dengan kapasitas sandar yang memadai.<\/p>\n<p>\u201cMasalah utama bukan pada kapal, tetapi pada dermaga yang belum mampu menampung operasional secara optimal,\u201d ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (31\/3\/2026).<\/p>\n<p>Di lintasan Ketapang\u2013Gilimanuk, kata dia, terdapat sekitar 56 kapal yang tersedia. Namun, kapasitas ideal operasional harian hanya sekitar 28 kapal.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut membuat banyak kapal harus menunggu giliran sandar, bahkan ketika jumlah kapal yang dioperasikan ditambah.<\/p>\n<p>\u201cKetika dipaksakan lebih banyak kapal beroperasi, justru waktu tunggu sandar semakin lama. Kapal banyak mengapung di laut dan jumlah perjalanan menurun,\u201d jelas Khoiri.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, situasi ini berdampak langsung pada pengguna jasa, mulai dari antrean panjang kendaraan di darat hingga menurunnya kenyamanan penumpang selama perjalanan.<\/p>\n<p>Selain itu, operator kapal juga menghadapi tekanan ekonomi akibat kebijakan operasional selama masa angkutan Lebaran.<\/p>\n<p>\u201cOperator sudah berkorban, mulai dari tarif yang tidak naik, hingga risiko operasional yang meningkat. Tapi hasilnya belum maksimal karena sistem belum mendukung,\u201d katanya.<\/p>\n<p>GAPASDAP juga mengapresiasi kerja keras seluruh pihak, mulai dari Kementerian Perhubungan, aparat kepolisian, hingga operator lapangan yang telah berupaya menjaga kelancaran arus mudik dan balik.<\/p>\n<p>Namun demikian, mereka menilai sistem yang berjalan saat ini masih perlu pembenahan secara menyeluruh, terutama dalam hal fleksibilitas kebijakan dan integrasi manajemen trafik.<\/p>\n<p>Khoiri menekankan pentingnya perencanaan jangka panjang yang berbasis data dan terintegrasi antarinstansi untuk menghindari persoalan serupa di masa mendatang.<\/p>\n<p>\u201cEvaluasi harus dimulai dari sekarang. Jangan menunggu mendekati musim liburan berikutnya,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Sebagai solusi, GAPASDAP mendorong pemerintah untuk memprioritaskan pembangunan dan penambahan dermaga secara bertahap, khususnya di pelabuhan-pelabuhan utama.<\/p>\n<p>Ia juga mengingatkan, tanpa perbaikan infrastruktur yang signifikan, potensi kemacetan akan terus berulang setiap musim liburan.<\/p>\n<p>\u201cKalau tidak segera dibenahi, ini bisa menjadi bom waktu kemacetan di mulut pelabuhan,\u201d pungkas Khoiri. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Muhammad Nurul Yaqin<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Mahrus Sholih<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/69cb9e22b5d1c\/Pelabuhan-Ketapang-Masih-Macet-GAPASDAP-Sebut-Keterbatasan-Dermaga-Jadi-Biang-Antrean\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang masih terjadi pasca arus balik Lebaran 2026, Selasa (31\/3\/2026)&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9684,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-9683","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/4f9c58eb1594.jpg",750,440,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/4f9c58eb1594-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/4f9c58eb1594-300x176.jpg",300,176,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/4f9c58eb1594.jpg",640,375,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/4f9c58eb1594.jpg",640,375,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/4f9c58eb1594.jpg",750,440,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/4f9c58eb1594.jpg",750,440,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/4f9c58eb1594.jpg",750,440,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/4f9c58eb1594.jpg",750,440,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/4f9c58eb1594.jpg",750,440,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/4f9c58eb1594-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/4f9c58eb1594-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9683","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9683"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9683\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9684"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9683"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9683"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9683"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}