{"id":9744,"date":"2026-04-01T01:30:52","date_gmt":"2026-04-01T01:30:52","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/04\/01\/bupati-fawait-pertumbuhan-ekonomi-2025-di-jember-naik-melebihi-provinsi\/"},"modified":"2026-04-01T01:30:52","modified_gmt":"2026-04-01T01:30:52","slug":"bupati-fawait-pertumbuhan-ekonomi-2025-di-jember-naik-melebihi-provinsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/04\/01\/bupati-fawait-pertumbuhan-ekonomi-2025-di-jember-naik-melebihi-provinsi\/","title":{"rendered":"Bupati Fawait: Pertumbuhan Ekonomi 2025 di Jember Naik, Melebihi Provinsi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/03\/31\/06bf715b7d7a.jpg\" alt=\"Bupati Fawait: Pertumbuhan Ekonomi 2025 di Jember Naik, Melebihi Provinsi\"\/>\n            <\/div>\n<p>Pemaparan LKPJ dalam rapat paripurna di gedung DPRD Jember, Selasa (31\/3\/2026). (Foto: Fathur Rozi\/Suara Indonesia)<\/p>\n<p><strong>BERITA PLUS, JEMBER &#8211;<\/strong>Pertumbuhan ekonomi 2025 di Kabupaten Jember, tercatat mencapai 5,7 persen. Angka tersebut merupakan yang tertinggi dalam kurun waktu lima tahun terakhir, bahkan melebihi Provinsi Jawa Timur untuk tahun yang sama.<\/p>\n<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan hal tersebut menunjukkan bahwa daerah yang kini dipimpinnya secara pelan-pelan menuju tujuan yang seharusnya, yakni memajukan Kabupaten Jember.<\/p>\n<p>\u201cSemenjak Covid-19 pada tahun 2020, kita terkoreksi lebih parah dibanding Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hari ini, kita on the track kembali kepada jalurnya,\u201d ujarnya, saat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Jember, Jawa Timur, Selasa (31\/3\/2026).<\/p>\n<p>Namun, kata Fawait, ada istilah Paradoks Ekonomi yang mengintai di balik itu, sebab pertumbuhan ekonomi selalu diiringi dengan ketimpangan yang juga kian meningkat.\u00a0<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, ia mencanangkan program-program yang telah termaktub dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jember, yang sekiranya dapat meminimalisir dampak tersebut.<\/p>\n<p>\u201cMaka dalam jangka panjang, kita perlu sebuah strategi. Dan itu sudah kita masukkan di dalam program-program prioritas yang sudah ditetapkan dalam Perda RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah,Red),\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>\u201cHari ini kita sedang berupaya bagaimana pertumbuhan ekonomi kita dorong seoptimal mungkin. Tapi meminimalisir dampak, yaitu salah satunya adalah ketimpangan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Salah satu upayanya, yakni pada pemerataan pendidikan yang dalam hal ini program beasiswa Pemkab Jember alias Beasiswa Cinta Bergema untuk Mahasiswa beralamat setempat yang tengah menempuh pendidikan tinggi di seluruh kampus indonesia.<\/p>\n<p>\u201cSaya rubah, berbeda dengan periode sebelumnya, pemberian beasiswa hari ini diberikan sampai lulus. Untuk jangka panjang kalau betul-betul ingin mengurangi ketimpangan pendapatan yang diakibatkan oleh melesatnya pertumbuhan ekonomi,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Ia menargetkan, akan menyalurkan beasiswa Pemkab Jember kepada 20.000 mahasiswa asal Jember sepanjang ia memimpin. \u201cKami yakin itu akan berdampak kepada penurunan ketimpangan pendapatan ketika pertumbuhan ekonomi kita dorong lebih banyak,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Selain itu, terdapat pula layanan kesehatan gratis untuk warga yang ber-KTP Jember melalui program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. \u201cNah, ini juga dalam jangka panjang untuk mengurangi ketimpangan,\u201d pungkasnya. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Fathur Rozi<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Mahrus Sholih<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/69cbe584c205f\/Bupati-Fawait-Pertumbuhan-Ekonomi-2025-di-Jember-Naik-Melebihi-Provinsi\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Pemaparan LKPJ dalam rapat paripurna di gedung DPRD Jember, Selasa (31\/3\/2026). (Foto: Fathur Rozi\/Suara&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9745,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-9744","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/06bf715b7d7a.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/06bf715b7d7a-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/06bf715b7d7a-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/06bf715b7d7a.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/06bf715b7d7a.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/06bf715b7d7a.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/06bf715b7d7a.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/06bf715b7d7a.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/06bf715b7d7a.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/06bf715b7d7a.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/06bf715b7d7a-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/06bf715b7d7a-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9744","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9744"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9744\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9745"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9744"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9744"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9744"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}