{"id":9800,"date":"2026-04-01T12:21:20","date_gmt":"2026-04-01T12:21:20","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/04\/01\/saksi-kunci-mangkir-alur-dana-rp148-miliar-bumd-sumber-daya-bangkalan-penuh-teka-teki\/"},"modified":"2026-04-01T12:21:20","modified_gmt":"2026-04-01T12:21:20","slug":"saksi-kunci-mangkir-alur-dana-rp148-miliar-bumd-sumber-daya-bangkalan-penuh-teka-teki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/04\/01\/saksi-kunci-mangkir-alur-dana-rp148-miliar-bumd-sumber-daya-bangkalan-penuh-teka-teki\/","title":{"rendered":"Saksi Kunci Mangkir, Alur Dana Rp14,8 Miliar BUMD Sumber Daya Bangkalan Penuh Teka-Teki"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"flex-wr-s-s p-b-10\">\n              <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"><br \/>\n                <a href=\"#\" class=\"f1-s-4 cl8 hov-cl10 trans-03\">Moh.Ridwan<\/a><br \/>\n                <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>01 April 2026 | 19:04<\/span> <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>Dibaca 7 kali<\/span><br \/>\n              <\/span><br \/>\n              <!-- <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"> 4281 Views <\/span> \n              <a href=\"#\" class=\"f1-s-3 cl8 hov-cl10 trans-03 m-r-15\"> 0 Comment <\/a>  -->\n            <\/div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/04\/01\/fbf66e722c8e.jpg\" alt=\"Saksi Kunci Mangkir, Alur Dana Rp14,8 Miliar BUMD Sumber Daya Bangkalan Penuh Teka-Teki\"\/>\n            <\/div>\n<p>Proses persidangan kasus BUMD Sumber Daya menghadirkan para saksi di Pengadilan Tipidkor Surabaya. (Foto: Istimewa)<\/p>\n<p><strong style=\"font-size: 1rem;\">BERITA PLUS, BANGKALAN<\/strong><span style=\"font-size: 1rem;\">\u00a0&#8211; Persidangan lanjutan perkara dugaan korupsi penyertaan modal senilai Rp14,8 miliar yang menyeret PT Tonduk Majeng Madura kembali memantik tanda tanya besar. Sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Rabu (1\/4\/2026), justru diwarnai absennya salah satu saksi kunci, Imron Abd Fattah yang dijadwalkan memberikan keterangan.<\/span><\/p>\n<p>Ketidakhadiran Imron menjadi sorotan karena ia dinilai memiliki peran penting dalam mengurai dugaan alur dana dari BUMD PT Sumber Daya Bangkalan ke PT Tonduk Majeng Madura.\u00a0<\/p>\n<p>Dalam sidang yang beragendakan pemeriksaan saksi tersebut, jaksa penuntut umum (JPU) hanya berhasil menghadirkan sebagian saksi fakta. Adapun saksi yang hadir antara lain Reza Teguh Wibowo, Nur Fata Yasin, Aminullah, Jev Vanand, dan Nur Aini sehingga memperlambat upaya pengungkapan konstruksi perkara secara utuh.<\/p>\n<p>Perkara ini merupakan pengembangan dari dugaan penyalahgunaan dana penyertaan modal milik BUMD Sumber Daya yang seharusnya menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah. Namun dalam praktiknya, dana miliaran rupiah tersebut diduga tidak dikelola sesuai ketentuan, bahkan mengarah pada indikasi kredit fiktif.<\/p>\n<p>Jaksa berupaya menelusuri secara detail mekanisme pencairan hingga penggunaan dana. Fokus utama persidangan adalah membuka siapa yang berperan dalam proses pengambilan kebijakan, serta bagaimana dana tersebut mengalir hingga berujung pada dugaan kerugian negara.<\/p>\n<p>Ketidakhadiran saksi kunci seperti Imron Fatah dinilai berpotensi menghambat pengungkapan fakta krusial. Pasalnya, keterangannya disebut-sebut berkaitan langsung dengan proses internal dan alur transaksi yang kini dipersoalkan.<\/p>\n<p>Dalam perkara ini, aparat penegak hukum telah menetapkan tiga terdakwa dari jajaran direksi PT Tonduk Majeng Madura, yakni Abdul Qodir, Uhtori, dan Syofiullah Syarif. Ketiganya diduga memiliki keterlibatan dalam kebijakan pengelolaan dana yang tidak sesuai prosedur.<\/p>\n<p>Sejumlah fakta persidangan sebelumnya juga mengindikasikan adanya potensi konflik kepentingan dalam tubuh perusahaan, yang memperkuat dugaan bahwa penyertaan modal tidak sepenuhnya digunakan untuk kepentingan bisnis yang sehat.<\/p>\n<p>Kuasa hukum salah satu terdakwa, Sandy Pramu Winaldha menilai, jalannya persidangan belum sepenuhnya menghadirkan gambaran utuh perkara. Pasalnya, saksi kunci dalam kasus tersebut mangkir dari persidangan.<\/p>\n<p>\u201cKetidakhadiran saksi yang justru memiliki posisi strategis tentu menimbulkan pertanyaan. Kami melihat pembuktian ini belum berimbang, karena fakta-fakta penting belum seluruhnya terungkap di persidangan,\u201d tegas Sandy saat dikonfirmasi.<\/p>\n<p>Ia juga menekankan bahwa kliennya tidak bisa serta-merta disimpulkan bersalah tanpa adanya kejelasan alur tanggung jawab dan kewenangan di internal perusahaan.<\/p>\n<p>\u201cJangan sampai ada kesan perkara ini dipaksakan tanpa mengurai secara detail siapa yang sebenarnya paling bertanggung jawab dalam proses pengambilan keputusan dan penggunaan dana. Harus dibuka secara terang benderang,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Pihaknya juga mengajukan permohonan kepada majelis hakim agar mendatangkan kembali saksi kunci Imron Fatah pada sidang lanjutan, tetapi seolah majelis hakim tidak mempunyai kewenangan mendatangkan saksi. Hal tersebut menjadi pertanyaan besar tentang kewenangan majelis hakim.<\/p>\n<p>&#8220;Majelis hakim memberikan statement bahwasanya tidak mempunyai wewenang untuk memanggil saksi Imron Fatah untuk mewajibkan hadir. Jadi kalau secara normatif itu benar, tetapi publik tidak berpikir seperti itu. Jika tidak diupayakan mendatangkan yang bersangkutan, berarti netralitas majelis hakim di mata publik bisa jadi cacat demi hukum,&#8221; bebernya.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, kasus tersebut menjadi ujian serius bagi transparansi dan akuntabilitas pengelolaan BUMD di Bangkalan. Dana penyertaan modal yang semestinya menjadi motor penggerak ekonomi daerah justru diduga menjadi celah praktik penyimpangan.<\/p>\n<p>Publik kini menaruh harapan besar pada majelis hakim untuk mengungkap secara terang benderang seluruh fakta persidangan, termasuk memastikan kehadiran saksi-saksi kunci dalam agenda berikutnya.<\/p>\n<p>Sidang akan kembali dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan lanjutan, di mana jaksa diharapkan mampu menghadirkan seluruh pihak yang memiliki keterkaitan langsung dengan alur dana dan kebijakan perusahaan. Tanpa itu, misteri di balik menguapnya dana miliaran rupiah ini berpotensi tetap menjadi teka-teki. (*)\u00a0<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Moh.Ridwan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Mahrus Sholih<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/69cd00c13346e\/Saksi-Kunci-Mangkir-Alur-Dana-Rp148-Miliar-BUMD-Sumber-Daya-Bangkalan-Penuh-Teka-Teki\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Moh.Ridwan &#8211; 01 April 2026 | 19:04 &#8211; Dibaca 7 kali News Proses persidangan kasus&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9801,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-9800","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/fbf66e722c8e.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/fbf66e722c8e-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/fbf66e722c8e-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/fbf66e722c8e.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/fbf66e722c8e.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/fbf66e722c8e.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/fbf66e722c8e.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/fbf66e722c8e.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/fbf66e722c8e.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/fbf66e722c8e.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/fbf66e722c8e-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/fbf66e722c8e-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9800","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9800"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9800\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9801"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9800"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9800"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9800"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}