Mohamad Solikin Terpilih Ketua Pramuka Puger, Jejak Pengabdian Terus Berlanjut
Mohamad Solikin (dua dari kanan) usai terpilih sebagai Ketua Kwarran Gerakan Pramuka Puger di Aula PGRI Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Senin (13/4/2026). (Foto: Istimewa)
BERITA PLUS, JEMBER – Mohamad Solikin resmi memimpin Gerakan Pramuka Puger setelah dipercaya sebagai Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) masa bakti 2026-2029. Ia terpilih sebagai pemimpin organisasi kepanduan itu dalam Musyawarah Ranting (Musran) yang digelar di Aula PGRI Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Senin (13/4/2026).
Dalam pemilihan tersebut, Solikin meraih dukungan mayoritas dengan 27 suara. Ia unggul dari dua kandidat lain, yakni Samsul Hadi yang memperoleh 11 suara dan Eko Adi dengan 8 suara.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan keberlanjutan jejak pengabdian Solikin di dunia kepramukaan. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Kepala SMPN 3 Puger dan merupakan penerima Satyalancana Karya Satya 10 Tahun, penghargaan bagi aparatur sipil negara yang dinilai konsisten mengabdi tanpa cela.
Sebelum memimpin di Puger, Solikin telah lebih dulu berkiprah sebagai Ketua Kwarran Gerakan Pramuka Wuluhan. Selama menjabat, ia dikenal aktif menggagas berbagai program, mulai dari penyelenggaraan jambore pramuka di kaki Gunung Watangan, penguatan basis data anggota melalui sosialisasi aplikasi digital “Ayo Pramuka”, hingga kegiatan Pesta Siaga dan Kursus Mahir Dasar (KMD).
Tak hanya berfokus pada kegiatan rutin, Solikin juga mendorong penguatan peran Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) melalui orientasi, serta menggerakkan Pramuka Peduli saat terjadi bencana banjir di Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan.
Usai terpilih, Mohamad Solikin menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan pengabdian di dunia kepramukaan. Ia menyatakan, kepercayaan yang diberikan kepadanya bukan sekadar jabatan, melainkan amanah untuk memperkuat peran Pramuka di tengah masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Bagi saya, ini bukan sekadar amanah, tapi tanggung jawab untuk melanjutkan pengabdian dan menjadikan Pramuka Puger lebih aktif, produktif, serta berdampak bagi generasi muda,” ujarnya.
Solikin menegaskan, ke depan Kwarran Puger akan diarahkan menjadi pusat pembinaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan. Pengalaman sebelumnya bakal menjadi bekal untuk memperkuat program-program yang sudah berjalan, sekaligus melakukan perbaikan di berbagai aspek.
“Apa yang sudah baik akan kita lanjutkan, dan yang belum akan kita perbaiki bersama. Pramuka harus hadir di tengah masyarakat dan memberi manfaat,” katanya.
Melalui keterangan tertulis, Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jember, Bambang Cipto Wibowo, menyebut Musran menjadi forum strategis untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan di tingkat ranting.
“Musyawarah ranting ini menjadi momentum untuk merumuskan arah kebijakan, mengevaluasi program kerja, serta membentuk kepengurusan yang adaptif terhadap dinamika perkembangan zaman,” ujarnya.
Musran 2026 digelar serentak di seluruh kwartir ranting di wilayah Kwarcab Jember, sebagai bagian dari upaya optimalisasi gerak organisasi agar lebih dinamis dan berkelanjutan. Forum ini juga membahas laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya serta merumuskan rencana kerja periode 2026-2029.
Dengan pengalaman dan rekam jejak yang dimiliki, Solikin diyakini mampu membawa Pramuka Puger semakin aktif dan produktif dalam membina generasi muda. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Fathur Rozi |
| Editor | : Mahrus Sholih |
