October 17, 2026

Uji Kompetensi Ketat Kepala Sekolah, Disdik Bondowoso Tekankan Kepemimpinan Visioner Adaptif

0



Bahrullah
– 14 April 2026 | 21:04 – Dibaca 2 kali

News
Uji Kompetensi Ketat Kepala Sekolah, Disdik Bondowoso Tekankan Kepemimpinan Visioner Adaptif

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Taufan Restuanto saat meninjau tes seleksi Calon Kepala Sekolah

BONDOWOSO – Dinas Pendidikan (Disdik) Bondowoso menggelar tes seleksi substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) sebagai upaya menjaring pemimpin pendidikan yang berkualitas dan berintegritas.

Seleksi BCKS tersebut dilaksanakan secara resmi di SMP Negeri 3 Bondowoso pada Senin (14/4/2026), dengan melibatkan ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Taufan Restuanto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahapan krusial dalam proses rekrutmen kepala sekolah.

“Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam menjaring pemimpin pendidikan yang kompeten dan berintegritas,” ujar Taufan.

Dia menjelaskan, seleksi substansi tidak sekadar formalitas administratif, melainkan proses strategis untuk memastikan calon kepala sekolah siap menghadapi berbagai tantangan nyata di lapangan.

“Seleksi ini menguji kemampuan peserta dalam mengambil keputusan berbasis kasus nyata di lingkungan sekolah, bukan hanya sekadar penguasaan teori,” tegasnya.

Taufan memaparkan, dari total 153 peserta yang mengikuti seleksi administrasi, sebanyak 120 orang dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke tahap substansi.

Dalam pelaksanaannya, para peserta dihadapkan pada 70 soal pilihan ganda berbasis kasus dan kontekstual, dengan durasi pengerjaan selama 120 menit.

Dia menerangkan, seleksi ini dirancang untuk mengukur tiga kompetensi utama yang wajib dimiliki kepala sekolah, yakni kompetensi kepribadian, sosial, dan profesional.

“Kompetensi kepribadian mencakup integritas, moral, serta kemampuan mengelola emosi dalam kepemimpinan,” jelasnya.

Sementara itu, kompetensi sosial menitikberatkan pada kemampuan komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh warga sekolah serta pemangku kepentingan.

“Adapun kompetensi profesional meliputi aspek manajerial, kewirausahaan, dan supervisi. Pada aspek manajerial, calon kepala sekolah dituntut mampu merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, serta mengendalikan program sekolah. Sedangkan pada aspek kewirausahaan, peserta diuji dalam inovasi dan kreativitas untuk pengembangan sekolah,” paparnya.

Dia menambahkan, aspek supervisi berfokus pada kemampuan calon kepala sekolah dalam membimbing serta mengevaluasi kinerja guru dan tenaga kependidikan.

Taufan berharap melalui seleksi ketat berbasis konteks ini akan lahir kepala sekolah yang tidak hanya unggul secara administratif, tetapi juga visioner dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Mutu pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan di sekolah. Karena itu, proses seleksi ini harus mampu menjaring calon kepala sekolah terbaik,” pungkasnya.

Pelaksanaan seleksi substansi ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan peran kepala sekolah sebagai motor penggerak perubahan di satuan pendidikan.

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Bahrullah
Editor : Imam Hairon





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *