BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Atlet Karate di Kejuaraan IBKO Kyokushinkaikan
Penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan atlit peserta kejuaraan IBKO Kyokushinkaikan di GOR Pancasila Surabaya. (Foto: dok. Suara Indonesia)
BERITA PLUS, SURABAYA – BPJS Ketenagakerjaan komitmen memberikan perlindungan jaminan sosial bagi para atlet Indonesia, tak terkecuali ketika para atlet karate mengikuti kejuaraan International Budo Karate Organization (IBKO) Kyokushinkaikan di GOR Pancasila pada Sabtu (16/5/2026) kemarin.
Turnamen yang baru pertama kali digelar ini diikuti sekitar 200 atlit seri kumite dan kata, yang masing-masing mempertandingkan kelompok pra junior, junior, senior, dan kelas master. Untuk perlindungan mereka, panitia penyelenggara mendaftarkan mereka ke BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo.
Ketua panitia kegiatan, Sandy, dalam sambutannya menegaskan, perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan sangat penting dalam setiap pelaksanaan pertandingan olahraga, khususnya olahraga bela diri yang memiliki risiko cedera cukup tinggi.
“Memang tidak ada yang ingin mengalami cedera saat pertandingan. Namun, orang yang bijak adalah orang yang mempersiapkan segala sesuatu, termasuk menghadapi kejadian yang tidak terduga,” ujarnya.
Sandy menambahkan, melalui perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, para atlet dapat memperoleh manfaat pengobatan hingga sembuh tanpa batas biaya sesuai kebutuhan medis apabila mengalami risiko kecelakaan kerja atau cidera saat pertandingan.
Dia juga menyebutkan, iuran perlindungan tersebut sangat terjangkau, hanya Rp16.800 per bulan untuk perlindungan atas resiko cidera maupun kematian. Terlebih, saat ini juga ada program diskon iuran 50 persen dari BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu, supaya merasa aman, panitia memanfaatkan program perlindungan ini.
Menurutnya, dengan adanya perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan, seluruh atlet peserta, official, maupun keluarga atlet akan merasa lebih tenang dan tidak perlu khawatir apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama kegiatan berlangsung.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo, Muhammad Zulkarnaen, mengapresiasi berbagai pihak atas perlindungan yang diberikan kepada para atlet pencak silat dalam turnamen ini. “Ini merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan masa depan insan olahraga,” ujar Zulkarnaen.
Dia mengingatkan, profesi atlet pencak silat memiliki risiko yang tidak kecil. Mereka berlatih dan bertanding dengan risiko cedera yang cukup tinggi. Untuk itu, BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan perlindungan, sehingga para atlet dapat bertanding dengan lebih aman dan fokus meraih prestasi.
“Kami berharap ke depan semakin banyak kegiatan olahraga, baik tingkat daerah maupun komunitas, yang memastikan para atletnya terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan,” ucap Zulkarnaen. (Gan)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : M.Ganefudin |
| Editor | : Satria Galih Saputra |
