Golkar Probolinggo Panaskan Mesin Politik, Tunjuk Tiga Plt di Tengah Konsolidasi Internal
Saifullah
– 29 May 2026 | 08:05 – Dibaca 684 kali
Suasana Rapat Internal DPD Golkar Kabupaten Probolinggo .(Saifullah/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, PROBOLINGGO– Partai Golkar Kabupaten Probolinggo mulai memanaskan mesin politik jelang agenda besar partai ke depan. Melalui rapat pleno yang digelar Kamis 28 Mei 2026 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Probolinggo melakukan konsolidasi internal sekaligus menunjuk tiga Pelaksana Tugas (PLT) pimpinan kecamatan di wilayah Kraksaan, Besuk, dan Krejengan.
Rapat pleno tersebut dipimpin langsung Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Probolinggo, Oka Mahendra Jati Kusuma.
Oka menegaskan bahwa forum pleno kali ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan bagian penting dari penguatan struktur partai hingga tingkat akar rumput.
“Rapat pleno ini fokus pada konsolidasi dan koordinasi organisasi setelah pelaksanaan musyawarah tingkat kecamatan atau pemilihan pimpinan kecamatan Partai Golkar di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.
Dari total 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo, sebanyak 21 kecamatan disebut telah menuntaskan proses musyawarah dan pembentukan kepengurusan.
Namun, tiga kecamatan yakni Kraksaan, Besuk, dan Krejengan masih belum rampung sehingga DPD mengambil langkah cepat dengan menunjuk PLT untuk menjaga stabilitas organisasi.
Menurut Oka, salah satu faktor yang menyebabkan belum tuntasnya proses di tiga kecamatan tersebut karena adanya pengurus yang meninggal dunia.
Kondisi itu membuat mekanisme organisasi harus dijalankan sesuai aturan partai dan tidak bisa langsung menetapkan ketua definitif.
“Untuk tiga kecamatan tersebut sementara PLT ditunjuk. Mekanisme organisasi harus tetap berjalan sesuai aturan partai,” tegasnya.
Dalam keputusan pleno itu, DPD Partai Golkar Kabupaten Probolinggo menetapkan Abdul Mursyid sebagai PLT Ketua Kecamatan Kraksaan, Abdul Basit sebagai PLT Ketua Kecamatan Besuk, serta Ansori sebagai PLT Ketua Kecamatan Krejengan.
Langkah penunjukan PLT ini dinilai menjadi sinyal bahwa Golkar Kabupaten Probolinggo tidak ingin ada kevakuman kepemimpinan di tingkat bawah.
Terlebih, soliditas struktur partai menjadi faktor penting menghadapi dinamika politik lokal yang mulai menghangat pasca-Pemilu dan menjelang agenda politik berikutnya.
Dengan rampungnya mayoritas musyawarah kecamatan dan penguatan koordinasi internal, Golkar Probolinggo kini berupaya memastikan seluruh elemen partai tetap bergerak dalam satu komando politik.
Konsolidasi ini sekaligus menunjukkan bahwa pertarungan politik ke depan bukan hanya soal figur, tetapi juga kesiapan mesin organisasi hingga level kecamatan.
Usai dilakukan rapat internal, langsung melakukan pemotongan hewan kurban Idul Adha 1447 H. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Saifullah |
| Editor | : Alfiana Putri |
