October 16, 2026

Sempat Viral di Medsos, Perbaikan Jalan Rusak Mentaraman Talok Malang Diakomodasi Lewat Pokir DPRD

0


Pelayanan Publik
Sempat Viral di Medsos, Perbaikan Jalan Rusak Mentaraman Talok Malang Diakomodasi Lewat Pokir DPRD

Anggota DPRD Kabupaten Malang Dapil 2, Zulham Akhmad Mubarrok. (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS, MALANG – Keluhan masyarakat terkait kerusakan parah di Jalan Mentaraman, Desa Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang akhirnya mendapat kepastian resmi. Jalan Bejat Mentaramanyang sempat viral di media sosial tersebut kini dipastikan masuk dalam program perbaikan infrastruktur pemerintah daerah setempat.

Kepastian ini didapat menyusul adanya langkah cepat Anggota DPRD Kabupaten Malang Daerah Pemilihan (Dapil) 2, Zulham Akhmad Mubarrok, yang mengawal langsung aspirasi warga. Jalur tersebut sebenarnya sudah resmi dituangkan dalam program Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan sejak tahun 2025.

“Usulan perbaikan sudah masuk dan tim dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang juga telah turun ke lapangan untuk melakukan survei pada Februari yang lalu,” ujar Zulham saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2026).

Ia menambahkan bahwa saat ini seluruh proses administrasi telah berjalan dan tinggal menunggu realisasi pengerjaan fisik di lapangan. “Semoga dalam waktu dekat bisa segera dilaksanakan,” imbuhnya.

Sebelumnya, gelombang protes warga memuncak setelah sebuah rekaman video amatir beredar luas di media sosial. Video tersebut memperlihatkan perjuangan para pengendara sepeda motor yang harus zigzag menghindari lubang besar di sepanjang permukaan aspal yang hancur.

Kekesalan warga dinilai sangat mendasar mengingat Jalan Mentaraman merupakan urat nadi transportasi harian yang mengubungkan berbagai fasilitas publik penting. Jalur ini merupakan rute bagi anak-anak sekolah menuju lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Raden Bagus.

Selain sektor pendidikan, kerusakan infrastruktur ini juga memukul sektor pariwisata dan ekonomi kreatif setempat. Jalan ini menjadi akses utama menuju Rest Area Lumba-lumba, pusat oleh-oleh yang selalu ramai disinggahi bus dan kendaraan wisatawan dari luar daerah.

Kondisi jalur ini kian mencekam saat intensitas hujan tinggi mengguyur wilayah Talok. Lubang-lubang dalam yang tersebar di badan jalan tertutup genangan air, mengubah permukaan aspal layaknya jebakan kubangan lumpur.

Kondisi tersebut sering mengecoh para pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Dengan adanya kepastian proyek fisik dari Dinas PU Bina Marga, masyarakat berharap realisasi pengerjaan tidak ditunda agar roda perekonomian dan keselamatan warga kembali terjamin.(*)

 

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Aditya Mahatva Yodha
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *