October 16, 2026

Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Ngawi

0


News
Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Ngawi

Kapolsek Ngawi, AKP Jaiz Bintoro, saat membawa bayi yang ditemukan di dalam mobil panti. (Foto: Ari Hermawam/suaraindonesia.co.id)

BERITA PLUS, NGAWI – Polres Ngawi memburu pelaku pembuangan seorang bayi terbungkus jilbab berwarna abu-abu yang ditemukan di dalam mobil milik Panti Asuhan Bina Insani di Dusun Beran, Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Bayi malang berjenis kelamin laki-laki yang diperkirakan baru berumur tiga hari itu ditemukan pertama kali oleh penjaga panti bernama Mukhlis Subekti pada Senin (27/7/2026) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Mukhlis menceritakan saat ia berada di dalam rumah panti mendengar suara tangis bayi. Saat ia keluar suara tangis itu bersumber dari dalam mobil. Merasa curiga, ia membuka pintu mobil dan didapati seorang bayi terbungkus tas cangklong berwarna merah.

“Usai salat subuh saya mendengar tangisan bayi, kecurigaan saya suara itu berasal dari dalam mobil, kemudian saya buka pintu mobil, ada tas merah. Saat saya buka ternyata ada bayi kondisinya dalam keadaan hidup berselimut  jilbab warna abu-abu,” cerita Mukhlis kepada awak media, Senin (27/6/2026).

“kemudian saya angkat, bayi langsung saya bawa masuk ke dalam rumah agar kondisi kesehatannya semakin baik setelah itu baru saya lapor ke Polsek Ngawi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Kota Ngawi, AKP Jaiz Bintoro, meembenarkan atas peristiwa penemuan bayi di Panti Asuhan Bina Insani.

Ia bersama jajarannya melakukan olah tempat kejadian perkara dengan meminta keterangan para saksi serta  pengexekan CCTV di beberapa lokasi.

“Untuk CCTV yang terpasang di rumah panti tidak mengarah ke titik penemuan bayi tersebut, hingga saat ini kami sedang berproses mencari alat petunjuk lain untuk bisa mengungkap kasus ini,” ujar Jaiz.

Pun, Jaiz mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi tentang peristiwa ini, atau pihak yang meninggalkan bayi tersebut untuk segera melapor ke Polres Ngawi atau di Polsekta Ngawi.

“Untuk barang bukti seperti pembungkus bayi jilbab berwarna abu-abu serta tas cangklong merah sudah kita amankan. Untuk bayi kita bawa ke rumah sakit untuk penanganan kesehatan,” terang Jaiz.

“Bagi warga yang mengetahui peristiwa ini maupun pelaku sendiri kami harap segera melapor ke polisi,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Ari Hermawan
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *