October 16, 2026

Ikuti SLCN, Nelayan Cilacap Diminta jadi Agen Perubahan Keselamatan Tekan Laka Laut

0


News
Ikuti SLCN, Nelayan Cilacap Diminta jadi Agen Perubahan Keselamatan Tekan Laka Laut

Sejumlah nelayan Cilacap foto bersama Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra Novita Wijayanti (kanan kedua) dalam pembukaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Gedung Graha Darussalam, Cilacap. (Foto: dok. Istimewa)

BERITA PLUS, CILACAP – Nelayan peserta Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Cilacap, Jawa Tengah diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang dapat membagikan ilmu cuaca maritim kepada sesama nelayan di daerah pesisir.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra Novita Wijayanti, saat menghadiri kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Gedung Graha Darussalam, Cilacap, Rabu (29/7/2026).

“Diharapkan ilmu yang didapat para nelayan ini tidak hanya untuk diri sendiri, tapi bisa menjadi kepanjangan tangan dari BMKG untuk semua nelayan di Cilacap, yang tidak mengikuti sekolah ini,” ujarnya.

Adapun SLCN ini bertujuan agar nelayan di Cilacap dapat memanfaatkan informasi iklim BMKG dan cuaca maritim demi keselamatan mereka serta peningkatan hasil tangkapan.

“Sekolah ini untuk memberikan edukasi dan ilmu, kemudian pelatihan kepada nelayan di Cilacap, bagaimana cara menggunakan teknologi terkini, yang dipadukan dengan kearifan lokal agar mendapat ikan yang tepat sasaran,” kata Novita.

Kegiatan itu, sebutnya rutin diadakan setiap tahunnya, kolaborasi antara Komisi V DPR RI dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Selain mengoptimalkan hasil tangkapan ikan, melalui SLCN ini juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan kerja para nelayan selama berada di laut.

“Harapannya faktor keselamatan menjadi yang utama dan yang kita harapkan zerro accident. Artinya nelayan ini pulang dalam keadaan selamat dan mereka membawa hasil tangkapan ikan yang tentunya melimpah,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Utama (Sestama) BMKG, Guswanto menambakan, SLCN ini selain meningkatkan keselamatan nelayan, juga memperkuat pemahaman terhadap cuaca maritim. 

Hal itu untuk meminimalisir terjadinya laka laut dengan memanfaatkan informasi cuaca maritim.

“Kalau nanti kita tambahkan, itu yang untuk cuaca iklim dan gempa, jadi sekolah lapang iklim dan sekolah lapang gempa. Bisa juga di tahun depan kita geser kesini. Jadi ini tergantung dari dinamika apa yang terjadi saat ini,” ujar Guswanto. 

Assisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Cilacap, Ferry Adhi Dharma menyambut baik dan mendukung SLCN untuk nelayan dari BMKG tersebut.

“Kami sangat mendukung program SLCN ini. Kalau bisa jangan setahun sekali, bisa setahun 2 kali. Syukur-syukur setahun empat kali, triwulan,” ujar Ferry.

“Tentu karena kita melihat Cilacap ini pesisir pantai, panjang. Selain itu, jumlah nelayan di pesisir itu banyak. Jadi sekolah ini sangat membantu sekali, khususnya bagi nelayan yang ada di Cilacap,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Satria Galih Saputra
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *