October 16, 2026

GMNI Kefamenanu Tolak Penganugerahan Gelar Raja Timor kepada Joko Widodo

0


News
GMNI Kefamenanu Tolak Penganugerahan Gelar Raja Timor kepada Joko Widodo

Ketua GMNI Kefamenanu, Rikhardus Usfinit. (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS, TTU – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kefamenanu secara resmi menyatakan penolakan tegas terhadap wacana penganugerahan gelar adat “Raja Timor” kepada mantan Presiden Joko Widodo.

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kefamenanu, Rikardus menyebut pemberian gelar bernuansa “Raja” kepada mantan pejabat dinilai menghidupkan kembali semangat feodalisme serta kultus individu yang telah ditolak bangsa Indonesia saat meraih kemerdekaan.

“Gelar adat di tanah Timor adalah amanah luhur berisi tanggung jawab menjaga rakyat, leluhur dan keadila,n bukan hadiah kenang-kenangan untuk mantan pemimpin,” ujar Rikardus kepada wartawan, Sabtu (1/8/2026).

“Jika diberikan sembarangan, nilai sucinya akan runtuh dan berubah menjadi komoditas yang diatur demi kepentingan politik,” lanjutnya.

Rikardus menilai penganugerahan itu sebagai bentuk politisasi budaya yang merendahkan marwah adat dan mengubah warisan suci leluhur menjadi alat pencitraan politik.

GMNI Kefamenanu mendesak agar segera menghentikan wacana pemberian gelar kepada mantan presiden Joko Widodo dan berhenti menjadikan budaya serta adat istiadat sebagai stempel pengesahan kekuasaan.

“Kembalikan adat pada tempatnya: sebagai penjaga nilai dan pemimpin perjuangan rakyat, bukan pelengkap status politik,” tegas Rikardus.

“Adat hidup karena dijaga untuk rakyat, bukan diangkat untuk mengagungkan seseorang,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Rolandus Tahoni
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *