October 17, 2026

Pembangunan Saluran Irigasi Program Oplah di Desa Bulupayung Cilacap, Petani Sebut Bermanfaat

0


News
Pembangunan Saluran Irigasi Program Oplah di Desa Bulupayung Cilacap, Petani Sebut Bermanfaat

Pembangunan Saluran Irigasi Program Optimasi Lahan (Oplah) Non Rawa Kementan di Desa Bulupayung, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap. (Foto: dok. Istimewa)

BERITA PLUS, CILACAP – Salah satu desa di Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah menerima Program dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI yakni Optimasi Lahan (Oplah) Non Rawa berupa pembangunan saluran irigasi. 

Adapun desa tersebut yakni Bulupayung, dan saluran irigasi ini tengah dikerjakan petani dari Kelompok Tani Sri Pakuran Mulya desa setempat yang diketuai Watiman.

“Kebetulan sawah disini kan non rawa, jadi alhamdulillah kami mendapat program ini, sangat bermanfaat sekali untuk pertanian disini,” ujar Watiman saat ditemui di lokasi, Selasa (11/8/2026).

Watiman mengaku pembangunan saluran irigasi tersebut memakan waktu kurang lebih satu bulan. “Pembangunan hampir selesai,” ujar Watiman saat ditemui di lokasi, Selasa (11/8/2026).

“Pertama kerja itu tanggal 19 Juli sampai sekarang sepanjang 160 meter, tapi saya bangun 170 meter. Alhamdulillah lancar, tidak ada kendala,” lanjutnya.

Watiman mewakili petani setempat merasa terbantu dan bersyukur adanya Program Oplah dari Kementan tersebut.

Selain dapat memperlancar distribusi air ke sawah, diharapkan juga dapat mengatasi kekeringan di wilayah tersebut. Selain itu, mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

“Dulunya ini tersier, tapi ternyata air susah untuk mengairi sawah. Sementara airnya itu sangat dibutuhkan oleh petani,” ungkap Watiman.

“Sehingga kita bongkar total, kemudian kita bangun lagi disini,” lanjut petani paruh baya asal Desa Bulupayung ini.

Dengan terbangunnya saluran irigasi yang baru ini, Watiman berharap nantinya dapat mengairi area pesawahan yang luasnya mencapai 25 hektare.

“Keinginan kami setelah nanti sawah terairi dengan lancar, yang tadinya panen setahun dua kali, bisa sampai tiga kali. Kalau yang sudah berjalan itu dua kali,” katanya.

Diketahui, Program Oplah tersebut didanai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 115.000.000, dan untuk pembangunan saluran irigasi ini sendiri, dikerjakan secara swakelola.

Watiman berharap program tersebut dapat berkelanjutan untuk lebih menunjang hasil pertanian di Desa Bulupayung ke depan. Menurutnya, kesejahteraan petani sangat bergantung pada hasil pertanian.

“Kalau bisa diselesaikan saluran irigasinya, kebetulan masih ada sedikit lagi, ya sekitar 200 meteran selesai lah. Airnya nanti jadi lebih maksimal,” pungkas Watiman. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Satria Galih Saputra
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *