October 16, 2026

Merajut Asa di Pelosok Situbondo: 10 Jembatan Merah Putih Garuda Mulai Buka Isolasi Wilayah

0



Syamsuri
– 13 August 2026 | 19:08 – Dibaca 8 kali

Pelayanan Publik
Merajut Asa di Pelosok Situbondo: 10 Jembatan Merah Putih Garuda Mulai Buka Isolasi Wilayah

Komandan Kodim 0823/Situbondo, Letkol Inf Ferry Ardian,  saat menjelaskan Jembatan Merah Putih Garuda yang direncanakan, kini telah resmi beroperasi. (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS, SITUBONDO – Aksesibilitas masyarakat di kawasan pelosok Kabupaten Situbondo kini memasuki babak baru.

Sebanyak 10 dari total 36 Jembatan Merah Putih Garuda yang direncanakan, kini telah resmi beroperasi dan mulai memutar roda aktivitas ekonomi serta sosial warga setempat.

Adapun peresmian secara serentak melalui virtual zoom, dan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subiyanto ini, bertempat di Desa Sumbertengah, Kecamatan Bungatan, Kamis (13/8/2026).

Infrastruktur krusial ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Situbondo dan Komando Distrik Militer (Kodim) 0823/Situbondo. 

Lebih lanjut, program ini sekaligus mengimplementasikan salah satu agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan konektivitas yang berkeadilan di tingkat desa.

Komandan Kodim 0823/Situbondo, Letkol Inf Ferry Ardian, menjelaskan bahwa proyek strategis ini berjalan dalam beberapa fase.

Pada tahap awal, pemkab mengusulkan 21 titik pembangunan, yang kemudian diikuti oleh 15 titik pada tahap kedua.

“Dari total 36 usulan tersebut, sebanyak 16 lokasi telah memasuki proses pengerjaan yang meliputi tujuh jembatan aramco dan sembilan jembatan gantung perintis,” ujar Letkol Inf Ferry Ardian di sela-sela peresmian jembatan perintis.

“Saat ini, 10 di antaranya sudah fungsional dan dapat digunakan masyarakat,” lanjut Dandim.

Hadir dalam peresmian tersebut, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pemenuhan hak aksesibilitas warga.

Menurutnya, intervensi infrastruktur ini difokuskan pada wilayah-wilayah terisolasi yang sebelumnya sama sekali tidak memiliki jembatan, serta merehabilitasi akses yang terputus akibat bencana.

“Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan Kodim Situbondo. Prioritas kami adalah memastikan masyarakat mendapatkan akses mobilitas yang layak dan aman, baik untuk wilayah yang sebelumnya terisolasi maupun yang infrastrukturnya rusak diterjang banjir,” tutur Bupati Rio.

Dengan beroperasinya jembatan-jembatan ini, hambatan geografis yang selama ini membatasi mobilitas harian warga pelosok Situbondo perlahan mulai terkikis, membuka peluang peningkatan kesejahteraan yang lebih merata. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Syamsuri
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *