October 16, 2026

Optimis PAD Naik Drastis 2027, DPRD Dorong Pemkab Cilacap Benahi Tata Kelola Perusda

0


News
Optimis PAD Naik Drastis 2027, DPRD Dorong Pemkab Cilacap Benahi Tata Kelola Perusda

Ketua Komisi B DPRD Cilacap, Didi Yudi Cahyadi. (Foto: dok. Suara Indonesia

BERITA PLUS, CILACAP – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Cilacap dipastikan naik drastis di tahun 2027, bilamana aset yang ada dikelola dengan baik dan maksimal.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Komisi B DPRD Cilacap, Didi Yudi Cahyadi, Minggu (16/8/2026).

Ia mencontohkan perusahaan daerah atau perusda yang pendapatannya bersumber dari defiden perusda itu sendiri seperti PT Cilacap Segara Artha (PT CSA), agar tata kelolanya dibenahi dengan baik.

“Seperti CSA, nanti kita genjot supaya jadi sebuah perusahaan yang bonafit, kemudian profesional dan betul-betul menghasilkan PAD yang besar,” ujar Didi.

Selain itu, ia juga meminta lahan-lahan yang dimiliki PT CSA agar dibenahi pula. Hal ini untuk menaikkan angka PAD Cilacap ke depan.

“Kalau ini dapat kita selesaikan, dan kita pecahkan, insyaallah kisaran Rp 300-400 miliar itu ada,” ungkap legislator Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

“Yang kedua PDAM, itu renovasi pipa besar-besaran tahun ini Rp 31 miliar. Insyaallah kalau nanti sudah terpasang, kita targetkan naik 100 persen,” imbuhnya.

Didi juga mendorong perusda lainnya yakni Cahaya Husada agar menjadi perusahaan farmasi yang bisa memenuhi kebutuhan baik alat kesehatan maupun obat-obatan yang dibutuhkan di Kabupaten Cilacap.

Ia merinci kebutuhan alkes maupun obat-obatan di kisaran Rp 250 miliar lebih per tahunnya. 

“Kalau Cahaya Husada ini bisa mengelola dengan baik, PAD yang didapatkan dari Cahaya Husada ini bisa naik drastis nantinya,” tegas Didi.

Di lain hal, pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk melakukan penataan terhadap opsen pajak lantaran dinilai masih sangat minim.

“Kendaraan bermotor di Kabupaten Cilacap itu jumlahnya hampir 1.000, ternyata yang bayar pajak diangka 500 ribuan, sehingga kita genjot untuk menaikkan angka PAD,” kata Didi.

Adapun Kawasan Industri Wijayakusuma di Semarang, juga menjadi perhatian Didi. Ia mengungkap KIW selama ini menghasilkan defiden yang cukup baik.

“Untuk defiden 2024-2025 saja ini hampir diangka 4 miliar, dan hitungan kita akan naik lagi di 2026 yang berasal dari KIW,” bebernya.

“Dengan kerja keras kita nanti, di 2027 bisa menghasilkan PAD yang maksimal dan sesuai harapan,” pungkas Didi. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Satria Galih Saputra
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *