Sidak Pembangunan Puskesmas Rp 5,9 Miliar, DPRD Gresik Soroti Kualitas Bangunan
Rombongan Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik saat melakukan sidak pembangunan Puskesmas Kepatihan, Kecamatan Menganti. (Foto: Rifki/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, GRESIK – Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik meminta agar pelaksanaan pembangunan Puskesmas Kepatihan, Kecamatan Menganti dilakukan secara ketat serta menjaga mutu bangunan agar benar-benar sesuai dengan rencana dan standar yang telah ditetapkan.
Hal tersebut terungkap saat rombongan Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pembangunan puskesmas yang bersumber dari APBD Kabupaten Gresik senilai Rp 5,9 miliar tersebut. Hasilnya, kalangan wakil rakyat menemukan adanya pekerjaan yang masih membutuhkan pembenahan, salah satunya terkait pengikatan besi pada struktur konstruksi. Sejumlah besi disebut belum seluruhnya terikat dengan baik.
“Kami melihat ada besi yang tidak semuanya diikat. Kalau seperti ini, kami khawatir kekuatan konstruksi bangunan akan berkurang, meskipun besi yang digunakan sudah berstandar SNI,” tegas Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan, Rabu (26/8/2026).
Ia mengingatkan persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele, terlebih pekerjaan masih berada pada tahap awal dan belum dilakukan pengecoran.
“Mutu bangunan harus sesuai dengan standar yang sudah direncanakan. Konsultan pengawas harus betul-betul melaksanakan tugasnya dengan baik,” terangnya.
Mujid mengungkapkan bahwa sidak rombongan Komisi IV juga melibatkan Sekretaris Dinas beserta kepala bidang terkait, kontraktor, konsultan perencana, serta konsultan pengawas. Peninjauan dilakukan langsung di lokasi proyek untuk mengevaluasi sejumlah pekerjaan yang dinilai perlu diperbaiki.
Politisi asal PDIP itu menegaskan bahwa anggaran Rp 5,9 miliar merupakan uang rakyat sehingga seluruh pihak yang terlibat harus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara serius.
“Kami tekankan, ini adalah anggaran APBD Kabupaten Gresik, uang dari rakyat. Kami berharap tugas dan fungsi konsultan perencana, dan konsultan pengawas betul-betul direncanakan dengan baik,” ucapnya.
Komisi IV DPRD Gresik juga berencana untuk melakukan evaluasi secara berkala terhadap progres pembangunan. Pemantauan akan dilakukan untuk memastikan proyek tidak hanya selesai sesuai jadwal, tetapi juga menghasilkan bangunan yang kokoh, aman, dan sesuai standar.
“Kami akan evaluasi, mungkin setiap satu bulan atau melihat progresnya. Harapannya mutu pembangunan Puskesmas ini betul-betul sesuai standar dan setelah jadi tidak membahayakan masyarakat,” tandas dia.
Sementara Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Muchamad Zaifudin mengatakan bahwa sidak ini menjadi salah satu aduan dari masyarakat tentang fasilitas pelayanan kesehatan yang kerap terdampak banjir. Sehingga pembangunan puskesmas tersebut diharapkan bisa segera rampung sesuai target. Adapun progres pekerjaan saat ini tercatat sekitar 12,5 persen.
“Saya berharap pembangunan puskesmas ini segera diselesaikan tepat waktu dan sesuai spesifikasinya yang telah ditentukan,” pungkasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Rifki Ahmad |
| Editor | : Alfiana Putri |
