October 17, 2026

Dari Kopi hingga Petis, Pasongsongan Satukan Potensi Lereng Gunung dan Pesisir di Madura Night Vaganza 2026

0


Wisata
Dari Kopi hingga Petis, Pasongsongan Satukan Potensi Lereng Gunung dan Pesisir di Madura Night Vaganza 2026

Stand Kecamatan Pasongsongan di Madura Night Vaganza 2026. (Foto: Wildan/suaraindonesia.co.id)

BERITA PLUS, SUMENEP – Beragam potensi masyarakat dari kawasan pegunungan hingga pesisir disatukan Kecamatan Pasongsongan dalam Pameran Pembangunan dan Produk UMKM pada rangkaian Madura Night Vaganza 2026 di GOR A. Yani Panglegur, Sumenep.

Kopi, tembakau, petis, hingga aneka olahan hasil perikanan menjadi representasi kekayaan Pasongsongan yang dibawa ke ruang pameran. Produk-produk tersebut sekaligus menggambarkan karakter wilayah Pasongsongan yang memiliki potensi berbeda antara kawasan selatan dan utara Gunung.

Camat Pasongsongan Aynizar Sukma mengatakan, pihaknya sengaja menggabungkan berbagai potensi dari 11 desa agar masing-masing wilayah memiliki ruang untuk menunjukkan keunggulannya.

Menurutnya, potensi yang ditampilkan tidak hanya berasal dari satu sektor, melainkan mencakup pertanian, perkebunan, perikanan, hingga produk olahan UMKM yang berkembang di tengah masyarakat.

“Di selatan gunung potensinya ada kopi dari Desa Prancak dan Desa Soddara yang memiliki potensi tembakau. Potensi tembakau Prancak M95 juga sangat dikenal,” kata Aynizar saat ditemui di stan pameran, Kamis (27/08/2026) malam.

Potensi perkebunan dan pertanian tersebut menjadi salah satu wajah Pasongsongan dari kawasan selatan gunung. Kopi dari Desa Prancak serta tembakau dari sejumlah wilayah menjadi komoditas yang memiliki karakter tersendiri dan selama ini menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat.

Sementara di sisi utara, wajah Pasongsongan berubah menjadi kawasan pesisir dengan kehidupan masyarakat yang banyak bertumpu pada sektor kelautan dan perikanan.

Tiga desa tercatat memiliki wilayah pesisir, yakni Desa Pasongsongan, Panaongan, dan Padangdangan. Ketiganya memiliki total garis pantai sepanjang 5,18 kilometer, dengan rincian Desa Pasongsongan 1,32 kilometer, Panaongan 1,55 kilometer, dan Padangdangan 2,31 kilometer.

Keberadaan pelabuhan perikanan yang masih aktif turut memperkuat posisi Pasongsongan sebagai salah satu kawasan dengan aktivitas perikanan tangkap di Kabupaten Sumenep.

Hasil tangkapan nelayan kemudian tidak hanya dipasarkan dalam bentuk ikan segar. Ketika musim ikan tiba, masyarakat juga mengolah hasil laut menjadi berbagai produk yang memiliki nilai tambah, seperti keripik ikan dan kerupuk ikan.

“Potensi perikanan dengan pengolahan ikan untuk sekarang memang belum banyak, namun bila musim ikan, produksi keripik ikan dan kerupuk ikan sangat banyak,” ujarnya.

Selain olahan ikan, petis khas Pasongsongan turut menjadi produk yang mencuri perhatian dalam pameran. Produk olahan masyarakat pesisir tersebut memiliki cita rasa khas dan menjadi salah satu kekayaan kuliner yang dinilai masih memiliki peluang untuk dikembangkan lebih luas.

Bagi Pasongsongan, keikutsertaan dalam Madura Night Vaganza 2026 bukan sekadar menghadirkan produk untuk dipamerkan. Momentum tersebut juga menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai potensi desa dalam satu identitas kecamatan.

Aynizar menilai, keterlibatan desa menjadi penting karena setiap desa memiliki karakter, produk, maupun inovasi yang berbeda. Dengan kolaborasi tersebut, potensi yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan sekitar dapat memiliki kesempatan untuk menjangkau pasar dan masyarakat yang lebih luas.

Ia menyebut pemerintah kecamatan memiliki peran untuk mendorong desa agar berani menampilkan berbagai potensi terbaik yang dimiliki masyarakatnya, termasuk produk-produk baru yang sedang dikembangkan.

“Sebagai orang tua dari desa-desa, pasti melibatkan desa dalam menampilkan yang terbaik dari apa yang bisa ditampilkan. Termasuk hal-hal baru, itu pasti sangat baik,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *