Gemoy dan Berbulu Tebal, Puluhan Domba Batur Curi Perhatian Wisatawan di Dieng Culture Festival 2026
Wisatawan berinteraksi dengan Domba Batur yang dipamerkan dalam Festival Domba Batur di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara. (Foto: Iwan Setiawan/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, BANJARNEGARA – Bukan hanya pemandangan alam dan udara sejuk yang menjadi daya tarik Dieng Culture Festival (DCF) 2026. Puluhan ekor Domba Batur yang gemuk, berbulu tebal dan menggemaskan turut mencuri perhatian wisatawan di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara.
Domba-domba khas pegunungan Dieng tersebut ditampilkan dalam Festival Domba Batur yang menjadi salah satu rangkaian DCF ke-16.
Wisatawan yang datang tampak antusias melihat dari dekat. Mereka bahkan bisa langsung berinteraksi, berswafoto hingga memberi makan domba yang dikenal jinak dan penurut tersebut.
Salah seorang wisatawan, Rahmatul Aufa, mengaku senang bisa melihat Domba Batur secara langsung.
“Dombanya lucu, besar dan bulunya tebal. Bisa melihat dan berinteraksi langsung seperti ini menjadi pengalaman tersendiri saat berwisata ke Dieng,” kata Rahmatul, Jumat (28/8/2026).
Tak hanya menjadi hiburan bagi wisatawan, Festival Domba Batur juga menjadi sarana untuk memperkenalkan ternak khas Banjarnegara kepada masyarakat luas.
Kepala Dinas Peternakan Banjarnegara, Firman Sapta Ady, mengatakan populasi Domba Batur di Kecamatan Batur saat ini telah mencapai sekitar 10 ribu ekor.
“Populasi Domba Batur di Kecamatan Batur saat ini sudah mencapai 10 ribu ekor,” ujar Firman.
Menurutnya, Domba Batur memiliki keunggulan dari sisi ukuran tubuh. Domba betina dapat memiliki bobot hingga 50–60 kilogram, sedangkan pejantan mampu mencapai 110 kilogram.
“Kalau untuk kontes tidak ada patokan harga. Namun, kalau sering memenangkan kontes, harganya bisa mencapai Rp100 juta untuk pejantan. Selain itu, kelebihannya adalah berat badannya bisa mencapai 50 sampai 60 kilogram untuk betina, sementara pejantan bisa mencapai 110 kilogram,” jelasnya.
Selain memiliki ukuran tubuh yang besar, Domba Batur juga menjadi salah satu ternak unggulan yang terus dikembangkan oleh peternak di kawasan pegunungan Dieng.
Keberadaan Festival Domba Batur dalam rangkaian DCF 2026 diharapkan mampu memperkenalkan potensi ternak lokal tersebut kepada wisatawan sekaligus mendorong pelestariannya.
Festival Domba Batur digelar selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Agustus 2026, bersamaan dengan rangkaian Dieng Culture Festival ke-16. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Iwan Setiawan |
| Editor | : Alfiana Putri |
