September 22, 2026

Bupati Kampar Tegaskan soal Disiplin, ASN Tak Apel Tanpa Alasan TPP Dipotong

0


News
Bupati Kampar Tegaskan soal Disiplin, ASN Tak Apel Tanpa Alasan TPP Dipotong

Bupati Kampar mengecek langsung kehadiran aparatur saat upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional. (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS, KAMPAR – Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan disiplin harus menjadi budaya kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Ia bahkan mengingatkan aparatur yang tidak mengikuti apel dapat dikenai pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Penegasan itu disampaikan Ahmad Yuzar saat menjadi pembina Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional di Lapangan Kantor Bupati Kampar, Bangkinang, Senin, (21/9/2026).

Dalam apel tersebut, Ahmad Yuzar turun langsung mengecek kehadiran aparatur. Ia menegaskan apel bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.

“Disiplin tetap menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Kampar. Tanpa disiplin, kita tidak akan dapat mencapai cita-cita pembangunan, khususnya dalam menjalankan program-program pembangunan Pemerintah Kabupaten Kampar,” kata Yuzar.

Menurut dia, budaya kerja yang disiplin harus dimulai dari hal sederhana, seperti hadir tepat waktu, mengikuti apel dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Ahmad Yuzar mengatakan ketidakhadiran dalam apel tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan memiliki konsekuensi. Salah satunya pemotongan TPP sesuai ketentuan yang berlaku.

“Bagi yang tidak apel, tentu ada konsekuensinya. TPP akan dipotong sesuai ketentuan yang berlaku. Ini bukan semata-mata soal pemotongan, tetapi bagaimana kita membangun disiplin dan rasa tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah,” ujarnya.

Ia meminta seluruh ASN dan PPPK tidak menjadikan disiplin sebagai kewajiban yang hanya dijalankan ketika ada pengawasan. Disiplin, kata dia, harus melekat dalam budaya kerja sehari-hari.

“Bagaimana kita dapat melayani masyarakat dengan baik jika disiplin tidak kita pegang teguh. Karena itu, saya minta seluruh ASN dan PPPK untuk menjadikan disiplin sebagai budaya kerja, hadir tepat waktu, mengikuti apel dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” kata dia.

Ahmad Yuzar menilai kedisiplinan aparatur berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan publik.

Pemerintah daerah, menurut dia, membutuhkan aparatur yang konsisten menjalankan tugas agar program pembangunan dapat berjalan sesuai target.

Upacara Harhubnas tersebut diikuti Forkopimda Kabupaten Kampar, kepala organisasi perangkat daerah, pejabat administrator dan pengawas, serta ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Ahmad Yuzar juga menegaskan penegakan disiplin dapat membentuk budaya kerja yang lebih profesional dan bertanggung jawab di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Yudha Pratama
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *