Zero Rabies, Banyuwangi Terus Galakkan Vaksinasi Hewan Peliharaan
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan bukti vaksinasi rabies kepada pemilik hewan peliharaan. (Foto: Muhammad Nurul Yaqin/suaraindonesia.co.id).
BERITA PLUS, BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi terus menggalakkan program vaksinasi rabies pada hewan yang berpotensi menularkan rabies. Kali ini sasarannya adalah hewan peliharaan.
Seperti yang terlihat di Rumah Sakit Hewan (RSH) Banyuwangi, Kamis (24/9/2026). Ratusan orang berbondong-bondong datang membawa hewan peliharaannya untuk mengikuti vaksinasi gratis dalam acara Go Cat +R di bulan bakti peternakan dan kesehatan hewan.
Rata-rata hewan yang dipelihara oleh masyarakat Banyuwangi ini adalah kucing dan anjing. Tampak juga anjing K9 milik Polresta Banyuwangi turut divaksin rabies.
Salah satu peserta, Wulan datang membawa kucing kesayangannya yang ia namakan Koi. Selain datang untuk melakukan vaksinasi, ia sekaligus memeriksa kucingnya tersebut.
“Saya awalnya punya 10 kucing, tapi mati 9 sisa 1, karena fenomena bediding kemarinnya. Belajar dari tersebut, di acara ini sekaligus datang untuk kontrol, pemberian vitamin dan obat cacing,” kata warga Sukowidi ini.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, kegiatan ini untuk menjaga kesehatan hewan mereka dari penularan penyakit zoonosis, seperti rabies.
“Bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan, silakan datang ke Rumah Sakit Hewan Banyuwangi,” ajak Ipuk saat mengunjungi lokasi.
Ipuk turut mengimbau masyarakat jika menemukan hewan-hewan liar seperti kucing atau anjing yang membutuhkan pelayanan kesehatan, agar dibawa ke RSH Banyuwangi.
“Agar tidak menularkan penyakit ke hewan lainnya,” tuturnya.
Kadis Pertanian dan Pangan Banyuwangi Danang Hartanto mengatakan, sejauh ini di Banyuwangi belum ada laporan kasus rabies. Namun, Pemkab terus melakukan antisipasi agar status zero rabies bisa dipertahankan.
“Salah satunya melalui pemberian vaksinasi rabies gratis, baik yang dipelihara di rumah maupun yang dilepasliarkan di lingkungan,” tuturnya.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi drh. Nanang Sugiharto menambahkan, ada 400 dosis vaksin rabies yang disiapkan.
Dari jumlah tersebut, 200 lebih dosis digunakan di RSH Banyuwangi. Sementara sisanya untuk melayani vaksinasi rabies di Puskeswan Rogojampi, Genteng, dan Gambiran.
“Data yang kami himpun 249 kucing, 16 anjing telah melakukan vaksinasi rabies di RSH Banyuwangi. Serta 45 kucing, dan 5 anjing di Puskeswan,” terang Nanang.
“Hewan-hewan tersebut selain divaksinasi juga diperiksa kesehatan dan diberikan vitamin termasuk pemberian obat cacing,” sambungnya.
Di kawasan RSH Banyuwangi, Dispertan Banyuwangi juga mengadakan kegiatan Gizi untuk Banyuwangi, dengan membagikan susu dan telur kepada 200 anak-anak PAUD.
“Anak-anak kita ajak mengonsumsi gizi tambahan berupa susu dan telur. Sekaligus mengedukasi mereka,” ucap dia. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Muhammad Nurul Yaqin |
| Editor | : Bahrullah |
