September 26, 2026

20 Ton Beras Bantuan Pangan Disalurkan di Desa Ciwuni Cilacap

0


News
20 Ton Beras Bantuan Pangan Disalurkan di Desa Ciwuni Cilacap

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Susilo secara simbolis menyerahkan bantuan beras kepada salah satu warga di Desa Ciwuni, Kecamatan Kesugihan, Cilacap. (Foto: dok. Suara Indonesia)

BERITA PLUS, CILACAP – Pemerintah melalui Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat di Desa Ciwuni, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Rabu (23/9/2026).

Setiap penerima mendapatkan bantuan sebanyak 30 kilogram untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026

Pimpinan Cabang Perum Bulog Banyumas Prawoko Setyo Aji mengatakan, sebanyak 847 penerima manfaat di Desa Ciwuni mendapatkan bantuan beras. Masing-masing penerima memperoleh tiga karung dengan total 30 kilogram.

“Total penerima di Desa Ciwuni ada 847, yang masing-masing dapat 30 kilogram. Kurang lebih ada sekitar 20 ton lebih,” kata Prawoko.

Secara keseluruhan, terdapat 275.234 penerima manfaat bantuan pangan beras di Kabupaten Cilacap. Penyaluran dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah diterima masyarakat sesuai data penerima yang telah ditetapkan.

Penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Susilo bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Cilacap dan DPRD Cilacap.

Adisatrya mengatakan, penyaluran bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Komisi VI DPR RI, kata dia, turut memastikan program berjalan sesuai ketentuan.

“Kami hadir di sini bersama Bulog, mitra kerja kami di Komisi VI, untuk melihat dan menyaksikan penyaluran bantuan komoditas utamanya beras untuk masyarakat,” ujar Adisatrya.

Dia menambahkan, Komisi VI DPR RI mendukung keberlanjutan program bantuan pangan tersebut. Pemerintah dan Komisi VI juga telah menyepakati agar program dilanjutkan selama tiga bulan berikutnya hingga akhir 2026.

“Kami sangat mendukung program ini dan kita sudah sepakat juga dengan pemerintah untuk melanjutkannya untuk tiga bulan ke depan lagi sampai akhir tahun,” katanya.

Menurut Adisatrya, anggota Komisi VI DPR RI turun langsung ke daerah pemilihan masing-masing untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan dengan baik dan diterima masyarakat yang berhak.

“Kami sebenarnya hadir di sini sebagai mitra kerja lebih untuk memastikan program ini berjalan dengan baik. Jadi ini kami lakukan, semua anggota Komisi VI di daerah pemilihannya masing-masing itu datang untuk menyaksikan, melihat program ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Adisatrya mengapresiasi sistem penyaluran bantuan dengan menerapkan teknologi digital. Penerima bantuan menjalani proses pemindaian barcode, dokumentasi KTP, hingga tanda tangan sebagai bukti penerimaan.

Menurutnya, sistem tersebut dapat membantu meningkatkan ketertiban administrasi sekaligus mencegah adanya penerima bantuan ganda.

“Manajemen ini luar biasa, kerjanya sekarang sudah menggunakan digital, datanya juga baik, supaya tidak ada dobel-dobel, ini memakai barcode, lalu difoto KTP-nya, penerimanya, sampai tadi juga masih tanda tangan sebagai penerima,” katanya.

Adisatrya juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan bantuan beras tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan tidak menjualnya.

“Bahwa beras ini untuk bantuan kesejahteraan keluarga, jadi jangan setelah diterima ini dijual. Itu yang kami minta,” tegasnya.

Dia berharap bantuan pangan yang diberikan pemerintah dapat benar-benar dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga.

Salah satu penerima bantuan, Sukiyem (54), warga Dusun Tipar Jaya, Desa Ciwuni, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram.

“Ya senang, alhamdulillah dapat bantuan. Buat tiga bulan, ya ini buat makan sendiri, kasih makan anak cucu. Mudah-mudahan cukup tiga bulan,” ujar Sukiyem.

Dia menilai kualitas beras yang diterimanya cukup baik dan memilih mensyukuri bantuan yang diberikan pemerintah. “Kualitasnya lumayan, namanya bantuan kita syukuri saja,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Satria Galih Saputra
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *