Bupati Bone Lepas Karnaval Gau Maraja: Ulaweng Tampilkan Tarian Passeppe hingga Arajang
Abustian
– 28 September 2026 | 10:09 – Dibaca 14 kali
Bupati Bone AAS-Tim Karnaval Gau Maraja Kecamatan Ulaweng. (Foto: dok. Istimewa)
BERITA PLUS, BONE – Kecamatan Ulaweng ambil bagian dalam Karnaval Budaya dalam rangka Gau Maraja La Patau Matanna Tikka 2026 di halaman Rumah Jabatan Bupati Bone, Jalan Petta Ponggawae, Minggu (27/9/2026).
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman melepas Karnaval yang bertujuan untuk merefleksi dan melestarikan budaya dengan mengangkat kearifan lokal di Kabupaten Bone.
Karnaval tersebut melibatkan peserta dari berbagai daerah di Sulsel serta dari 27 kecamatan se-Kabupaten Bone, termasuk komunitas sepeda tua dari berbagai daerah di Sulsel.
Sekcam Ulaweng Andi Sepalawan mengatakan, dalam Karnaval Budaya Gau Maraja, Kecamatan Ulaweng tampil dengan mungusung tema “Budaya dan Pangan Lokal Andalan.
Ulaweng memantapkan penampilan dengan slogan satu makna, satu warna, satu hati. Kuningnya Jagung, kuningnya Ulaweng. Mattuana Arajang, Mattuana Wanua.
Dalam Karnaval Budaya Gau Maraja, Tim Ulaweng menampilkan aspek potensi pangan lokal. Meliputi tarian passeppe dan dompeng hias yang yang ditumpangi passeppe relle ridi beserta hasil panen jagung. .
Selain itu, Ulaweng juga menampilkan dari aspek budaya dengan memperkenalkan tiga arajang di Kecamatan Ulaweng. Yakni, Arajang Kajuara, Arajang Cinnong dan Arajang Galung.
“Dan yang paling menarik dari pertunjukan budaya ini adalah atraksi Maggiri’ yang dilakukan oleh pemeran bissu Kecamatan Ulaweng, “pungkasnya.
Dalam keterangan, Bupati Bone AAS menyampaikan, pelaksanaan Gau Maraja memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Pemerintah Kabupaten Bone sangat merespon baik seluruh rangkaian kegiatan Gau Maraja yang menampilkan nilai-nilai budaya.
Karnaval budaya ini menjadi wadah untuk menjaga dan melestarikan budaya Bone agar tidak tergerus zaman, sekaligus mempererat kebersamaan.
Karnaval berlangsung meriah dengan menampilkan beragam pakaian adat, tarian tradisional, dan atraksi budaya yang menggambarkan kekayaan budaya Bugis Bone. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Abustian |
| Editor | : Alfiana Putri |
