Usulan Bantuan Keuangan Khusus DPRD Malang didukung Kades, Diharapkan Jadi Solusi Macetnya Pembangunan
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Sodikul Amin. (Foto: Aditya Mahatva Yodha/Suara Indonesia)
BERITA PLUS , MALANG – Upaya pemerataan pembangunan desa di Kabupaten Malang masih menghadapi tantangan besar. Keterbatasan anggaran membuat banyak desa harus mengantre giliran untuk mendapatkan program pembangunan. Menanggapi kondisi ini, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Sodikul Amin, mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan skema Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebagai solusi memperkuat pembiayaan desa.
Politisi dari Fraksi Partai NasDem yang akrab disapa Abah Amin tersebut menilai bahwa mekanisme pembiayaan yang ada saat ini seperti Musrenbang, program teknokratik, maupun Pokok Pikiran (Pokir) DPRD memiliki keterbatasan. Tidak semua usulan desa bisa direalisasikan dalam satu tahun anggaran yang sama.
“Kalau skema BKK, bisa dimungkinkan setiap desa akan bisa mendapatkan tiap tahun anggaran. Meskipun tetap disesuaikan kemampuan keuangan daerah,” ujar Abah Amin, Rabu (30/9/2026).
Menurutnya, nomenklatur BKK sudah tersedia dalam struktur APBD, sehingga yang dibutuhkan saat ini hanyalah political will atau kemauan politik yang kuat dari pihak eksekutif (Pemkab Malang).
Gagasan ini mendapat respons positif dari tingkat akar rumput. Kepala Desa Gedogwetan, Kecamatan Turen, Budiono, menyatakan dukungannya terhadap usulan tersebut. Menurut Budiono, kebijakan efisiensi anggaran serta fokus program pada Koperasi Desa Merah Putih belakangan ini membuat desa tidak dapat melaksanakan pembangunan infrastruktur secara maksimal.
Selama ini, desa-desa sangat bergantung pada bantuan Pokir DPRD atau program dinas terkait yang jumlahnya sangat terbatas.
“Jika memang ada program bantuan BKK itu ya Alhamdulillah. Saya yakin seluruh kepala desa akan sama sepakat jika memang ada BKK itu,” ungkap Budiono.
Skema BKK ini diharapkan dapat menjadi instrumen strategis bagi Pemkab Malang untuk menjangkau seluruh desa secara berkelanjutan, sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Malang. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Aditya Mahatva Yodha |
| Editor | : Alfiana Putri |
