PT Sumatraco Bangun Manajemen Pengolahan Garam Konsumsi untuk ntuk Kebutuhan Pasar
Salah satu karyawan PT Sumatraco langgeng makmur saat memegang satu dus dari hasil produksi garam krosok menjadi garam konsumsi (Foto; Hoirur Rosikin/Suaraindoensia.co.id)
BERITA PLUS, SAMPANG – Ditengah kondisi musim kemarau tahun 2026, produksi garam di Madura terus meningkat, khususnya di wilayah Sampang.
Hal itu membuat garam di Kabupaten Sampang panen sesuai dengan standar kualitas yang baik.
Ditengah masa panen garam, PT Sumatraco Langgeng Makmur terus melakukan penyerapan garam rakyat di wilayah Sampang cukup intens.
Direktur PT Sumatraco Langgeng Makmur Nurhadi Wiyono mengatakan, Produksi garam rakyat di tengah kemarau ini perlu serapan yang intens.
Karena menurutnya penyerapan yang konsisten terhadap petambak garam, akan memberikan nilai terhadap produksi yang maksimal di bawah.
Dengan adanya itu produksi garam rakyat terus berjalan di musim kemarau secara maksimal.
“Kami dari tahun ke tahun selalu menyerap garam rakyat secara konsisten. Karena itu, kebutuhan pasar nasional selalu terpenuhi oleh garam rakyat,” ujarnya, Minggu (4/10/2026).
Selain menyerap garam rakyat, ia juga membuka kebutuhan pasar nasional, dari garam rakyat menjadi garam konsumsi kebutuhan pokok.
“Dari garam krosok menjadi garam yang dikemas secara instan dan siap dijual di tingkat pasar lokal hingga nasional,” jelasnya.
Karena selain menyerap garam rakyat yang berbentuk krosok, PT Sumatraco juga perlu membangun manajemen baru dalam memproduksi garam krosok menjadi garam kebutuhan pokok.
“Saat ini dari hasil garam krosok yang di kemas sudah terjual ke pasar, dan siap di konsumsi oleh para pembeli,” tutupnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Hoirur Rosikin |
| Editor | : Alfiana Putri |
