Bupati Bone Bagikan Kisah Hidup Masa Lalu: Dulu Tukang Kebun, Kini Pimpin Daerah
Abustian
– 07 October 2026 | 08:10 – Dibaca 115 kali
Bupati AAS saat menghadiri Sinergitas Pelatihan Vokasi Nasional Kabupaten Bone Batch V Tahun 2026. (Foto: Istimewa).
BERITA PLUS, BONE – Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (AAS), memberikan motivasi kepada ratusan peserta Pelatihan Vokasi Nasional Kabupaten Bone Batch V Tahun 2026.
Di hadapan para peserta, Bupati AAS membagikan rekam jejak perjalanan hidupnya sebelum menjabat sebagai kepala daerah.
Ia mengungkapkan pernah melakoni berbagai pekerjaan, mulai dari menjadi tenaga kerja biasa, tukang kebun, belajar menjahit, hingga berjualan bahan bangunan.
Melalui pengalaman tersebut, ia menekankan bahwa tidak ada pekerjaan yang patut direndahkan selama dilakukan dengan sungguh-sungguh.
Sepenggal kisah inspiratif tersebut disampaikannya saat menghadiri Sinergitas Pelatihan Vokasi Nasional Kabupaten Bone Batch V Tahun 2026 di Aula Lateya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Watampone, Selasa (6/10/2026).
“Saya tidak langsung menjadi seperti sekarang. Saya pernah jadi tenaga kerja biasa, tukang kebun, menjahit, dan jualan alat bangunan,” ujar AAS saat memotivasi para peserta pelatihan.
Menurutnya, hal terpenting adalah terus mengasah dan mengembangkan kemampuan agar memiliki nilai ekonomi. AAS menilai tantangan utama dari pelatihan ini bukan pada proses belajarnya, melainkan bagaimana peserta mampu menerapkan keterampilan tersebut di dunia nyata.
Oleh karena itu, ia berpesan agar peserta tidak menjadikan sertifikat sekadar tujuan akhir. Keterampilan yang diperoleh harus dijadikan modal untuk bekerja, membuka usaha mandiri, hingga menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.
Pelatihan vokasi ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Bone dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI guna meningkatkan kompetensi masyarakat serta menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Sebanyak 208 peserta mengikuti rangkaian program yang dipusatkan di UPTD BLK Bone. Mereka dibekali pelatihan dalam 11 bidang kejuruan, seperti operator komputer muda, desain grafis, menjahit pakaian, pembuatan hiasan busana, tata rias dan rambut, pembuatan perabot HPL, servis sepeda motor injeksi, pembuatan roti dan kue, instalasi listrik, pengelasan, hingga audio video.
Selain itu, terdapat program TMT sebanyak dua paket yang diikuti 32 peserta.
Program ini terwujud berkat langkah jemput bola Pemkab Bone melalui Dinas Ketenagakerjaan dan UPTD BLK Bone dalam membangun komunikasi intensif dengan Kementerian Ketenagakerjaan.
“Kami harap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal agar keterampilan yang didapat berkembang menjadi usaha produktif demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pintanya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Abustian |
| Editor | : Bahrullah |
