October 16, 2026

Kader Potensial Clara Yunita Tefa, Maju Bertarung Dalam Pemilihan Ketua Presidium PMKRI Cabang Kupang

0


News
Kader Potensial Clara Yunita Tefa, Maju Bertarung Dalam Pemilihan Ketua Presidium PMKRI Cabang Kupang

Kader Perempuan Potensial PMKRI Kupang Clara Yunita Tefa. (Foto: dok. Istimewa)

BERITA PLUS, KUPANG – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang tengah bersiap menyambut suksesi kepemimpinan baru untuk periode 2026/2027 melalui Rapat Umum Anggota Cabang (RUA C).

Salah satu kader perempuan potensial PMKRI Cabang Kupang Clara Yunita Tefa, secara resmi menyatakan sikap tentang kesiapannya untuk maju bertarung dalam kontestasi pemilihan Ketua Presidium PMKRI Cabang Kupang.

Langkah politis ini dinilai didasari oleh rekam jejak kepengurusan yang matang. Setelah sempat mengemban amanah sebagai wakil presidium Pendidikan dan kaderisasi periode 2022/2023, Presidium Gerakan Kemasyarakatan (Germas) periode 2023/2025 dan Bendahara Umum periode 2025/2026.

Dengan segudang pengalaman itulah yang modal dan fondasi utama bagi dirinya untuk memutuskan mengambil langkah lebih jauh dalam memperebutkan tongkat estafet kepemimpinan perhimpunan yang baru.

Dalam pernyataan sikap resminya, Clara menegaskan komitmen untuk membawa PMKRI Cabang Kupang kembali pada khitah perjuangan organisasi melalui pengukuhan tiga benang merah yakni Kristianitas, Intelektualitas, dan Fraternitas.

“Saya punya komitmen yang kuat untuk membawa PMKRI Kupang kembali pada Khitah Perjuangan melalui tiga benang merah,” ujarnya Kamis, (8/10/2026).

Selain itu, Clara juga mengusung empat pilar utama dalam misi kepemimpinannya meliputi kaderisasi berkualitas yakni membentuk kader yang beriman, kritis, adaptif terhadap kemajuan teknologi, serta konsisten membela masyarakat tertindas.

Kemudian pemberdayaan perempuan yakni mendorong kader perempuan sebagai subjek utama dalam panggung kepemimpinan dan pengambilan keputusan organisasi.

Selanjutnya ekosistem dan studi lanjutan yakni memperkuat jejaring alumni untuk mentoring karier, pendampingan profesi, dan pembukaan akses beasiswa pendidikan.

Adapun sinergi strategis yakni  membangun kolaborasi terbuka dengan gereja, akademisi, kampus, dan masyarakat luas dengan tetap menjaga independensi perhimpunan.

Sebagai figur kader perempuan, ia meyakini tantangan organisasi ke depan membutuhkan komitmen kokoh serta kerja nyata yang berkelanjutan.

“Saya yakini bahwa tantangan organisasi kedepan butuh komitmen yang kokoh dan kerja nyata berkelanjutan untuk itu saya telah siapkan diri untuk semua itu,” jelas Clara.

Berbekal pengalaman di jajaran presidium, Clara secara terbuka memohon doa, restu, serta dukungan dari seluruh civitas perhimpunan dan senior alumni untuk mewujudkan visi melahirkan kader yang siap memimpin Gereja dan bangsa. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Rolandus Tahoni
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *