Pawai Takbir Keliling di Gresik Membara, Dua Kelompok Massa Saling Lempar Obor
Tangkapan layar situasi bentrokan dua kelompok pemuda di wilayah Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik saat pawai takbir keliling. (Foto: Istimewa)
BERITA PLUS, GRESIK – Suasana malam takbiran berubah menjadi tegang setelah dua kelompok pemuda dan warga yang tengah melakukan pawai takbir keliling terlibat bentrok di jalan raya wilayah Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Akibat bentrokan tersebut, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka hingga dilarikan ke Puskesmas terdekat.
Peristiwa bermula saat dua kelompok pemuda dan warga dari dua desa yakni Desa Sukun dan Tebuwung, Kecamatan Dukun melakukan pawai takbir keliling memperingati Hari Raya Idul Fitri 1447 H pada Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 20.45 WIB.
Setibanya di lokasi kejadian tepatnya di jalan raya perempatan Desa Mentaras Sukodono, dua kelompok tersebut bertemu dan terjadilah bentrok dengan saling lempar obor.
Kanit Reskrim Polsek Dukun Aiptu Moh Maksum saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Beruntung pihak kepolisian segera turun ke lokasi untuk melerai bentrokan dua kelompok massa yang sedang melakukan pawai takbir keliling itu hingga situasi kembali kondusif. “Sementara sudah kondusif,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon WhatsApp.
Sementara Kapolsek Dukun AKP Slamet Priyono memastikan bahwa aksi bentrokan dua kelompok pemuda dan warga yang sedang melakukan takbir keliling tersebut sudah kondusif setelah kepala desa masing-masing bersama pihak-pihak terkait telah melakukan mediasi.
“Saat ini situasi sudah kondusif, kedua kelompok bersama kepala desa masing-masing sudah ada mediasi,” kata Slamet.
Saat ini, pihaknya juga tengah melakukan pendampingan terhadap dua orang yang dirawat di Puskesmas Dukun karena mengalami luka-luka akibat aksi dua kelompok saling lempar obor di lokasi kejadian.
“Sudah dibawa ke Puskesmas, keduanya mengalami luka lecet-lecet ringan,” pungkasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Rifki Ahmad |
| Editor | : Mahrus Sholih |
