October 17, 2026

Geger Iuran Anggota, Serikat Potong Jatah THR Buruh di Pabrik Mie Sedaap Gresik

0


News
Geger Iuran Anggota, Serikat Potong Jatah THR Buruh di Pabrik Mie Sedaap Gresik

Aktivitas pekerja PT. Karunia Alam Segar (KAS) atau pabrik Mie Sedaap Gresik saat pergantian shift. (Foto: Dok. Suara Indonesia)

BERITA PLUS, GRESIK – Pekerja PT. Karunia Alam Segar (KAS) atau pabrik mie sedaap kembali dibuat heboh dengan adanya dugaan tarikan iuran anggota dari salah satu serikat.

Ironisnya, tarikan iuran anggota tersebut justru dibebankan kepada para buruh berstatus Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau outsourcing yang baru saja bekerja kembali setelah sebelumnya dirumahkan oleh pihak perusahaan.

Dugaan tarikan anggota dari salah satu serikat tersebut menjadi viral setelah sebuah tangkapan layar berisi percakapan sejumlah pekerja dalam grub WhatsApp mencuat di media sosial (medsos) Facebook. Percakapan tersebut membahas iuran anggota serikat sebesar Rp200 ribu yang dibayarkan setelah Tunjangan Hari Raya (THR) cair.

Sebagian kalangan menduga tarikan iuran untuk anggota serikat tertentu ini berkaitan erat dengan polemik ratusan pekerja outsourcing yang dirumahkan oleh perusahaan beberapa waktu lalu tepatnya sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan (FSP KEP KSPI) Jawa Timur mengecam dan menentang keras jika memang benar adanya tarikan anggota dari salah satu oknum serikat pekerja tersebut. Apalagi tarikan ditujukan kepada kepada buruh outsourcing yang baru saja bekerja kembali setelah sebelumnya dirumahkan oleh pihak perusahaan.

“Tidak dibenarkan adanya tindak yang demikian (tarikan iuran anggota serikat, red), kami minta diusut tuntas jika ada yang meminta seperti itu saya sepakat ditindak tegas,” kata Ketua DPD FSP KEP KSPI Jawa Timur, Siswanto, Senin (9/3/2026).

Siswanto memastikan bahwa FSP KEP KSPI tidak terlibat dalam hal ini. Sebab organisasi pekerja dengan basis terbesar di perusahaan produsen mie instan tersebut tidak sedang merekrut anggota.

“Saya pastikan bukan orang FSP KEP KSPI, karena kita gak cari anggota,” tegasnya.

Selain memastikan pihaknya tidak terlibat, FSP KEP KSPI juga akan ikut turun tangan menelusuri siapa dalang di balik dugaan tarikan anggota dari salah satu serikat tersebut, karena sangat meresahkan para pekerja.

“Kami akan telusuri, kalau ada yang ngawur kita laporkan saja,” tutup Siswanto dengan nada tegas. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Rifki Ahmad
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *