October 17, 2026

Warga Terdampak Konflik Sosial di Gresik Utara Terima Bansos

0


News
Warga Terdampak Konflik Sosial di Gresik Utara Terima Bansos

Wakil Bupati Gresik, Ashluchul Alif, menyerahkan secara simbolis bantuan sosial kepada warga terdampak konflik di Desa Bantuyengah, Kecamatan Panceng. (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS, GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak konflik sosial di Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Gresik Ashluchul Alif kepada 47 warga penerima di Kantor Kepala Desa Banyutengah, Rabu (11/3/2026).

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab Gresik untuk membantu meringankan kerugian masyarakat akibat konflik sosial yang terjadi di Desa Banyutengah dan Desa Campurrejo.

Penyaluran bantuan melibatkan sejumlah perangkat daerah, antara lain Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP), Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Dinas Sosial, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif mengatakan, bantuan sosial tersebut bersumber dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Tahun 2026 dan disalurkan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Bantuan ini kami berikan sesuai regulasi yang ada, berdasarkan laporan dan surat yang diajukan pemerintah desa kepada pemerintah daerah,” ujar Alif.

Ia mengakui kerugian yang dialami masyarakat akibat konflik tersebut tidak sedikit. “Kami menyadari bantuan ini belum sepenuhnya menutup seluruh kerugian yang dialami masyarakat. Namun pemerintah akan terus berupaya mencari solusi lain,” katanya.

Alif juga meminta masyarakat bersabar, khususnya terkait kerusakan yang penanganannya menjadi kewenangan pemerintah desa maupun kecamatan.

“Kami mohon kesabaran masyarakat, terutama untuk kerusakan yang menjadi kewenangan desa atau kecamatan. Pemerintah akan terus berupaya membantu sesuai kemampuan yang ada,” ujarnya.

Bantuan sosial tersebut diberikan kepada sejumlah pihak terdampak, di antaranya guru ngaji, marbot, penjaga makam, serta warga individu. Besaran bantuan yang diterima berbeda-beda, menyesuaikan tingkat kerusakan yang dialami.

Menurut Alif, kondisi di kedua desa saat ini telah kembali kondusif. “Alhamdulillah, hingga hari ini kondisi di kedua desa, baik Banyutengah maupun Campurrejo, sudah kembali kondusif,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.

“Kondisi kondusif ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan peran serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan harmonis,” jelasnya.

“Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan hari ini dapat bermanfaat dan membantu meringankan kerugian masyarakat yang terdampak konflik sosial,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Sosial, Camat Panceng, Kapolsek Panceng, Kepala Desa Banyutengah, Kepala Desa Campurrejo, serta jajaran Forkopimcam Panceng. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Rifki Ahmad
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *