October 17, 2026

Masjid Ar-Rahmah Probolinggo, Dikonsep Jadi Tempat Ibadah Ramah Pemudik 2026

0



Saifullah
– 12 March 2026 | 15:03 – Dibaca 7 kali

News
Masjid Ar-Rahmah Probolinggo, Dikonsep Jadi Tempat Ibadah Ramah Pemudik 2026

Suasana rapat persiapan untuk sambut pemudik Lebaran 2026. (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS, PROBOLINGGO – Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Masjid Ar-Rahmah Leces, Kabupaten Probolinggo resmi ditetapkan sebagai salah satu titik layanan Masjid Ramah Pemudik. Program ini ditandai dengan kegiatan kick off yang digelar pada Rabu, 11 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, mulai dari Kasi Bimas Islam, Kepala KUA Leces, Camat Leces, jajaran Polsek Leces, Koramil Leces, hingga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag.

Program Masjid Ramah Pemudik merupakan inisiatif Kementerian Agama yang bertujuan menjadikan masjid sebagai pusat pelayanan umat, khususnya bagi para pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat dan beribadah selama perjalanan menuju kampung halaman.

Sebagai bagian dari program tersebut, Masjid Ar-Rahmah Leces telah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari area istirahat bagi pemudik, toilet yang bersih, hingga fasilitas pengisian daya (charger) gawai untuk memudahkan para pengguna jalan yang melintas di wilayah Leces.

Kepala KUA Leces, Hartono, mengatakan kehadiran masjid ramah pemudik diharapkan dapat membantu para pemudik yang mengalami kelelahan di perjalanan sekaligus meningkatkan keselamatan saat mudik.

“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga rumah kedua bagi para pemudik yang kelelahan di perjalanan. Di sini mereka bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Probolinggo, Imam Mudin Nur Fajri, menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

Menurutnya, sinergi antara Kemenag, Dinas Perhubungan, Polri, pemerintah daerah, organisasi kepemudaan hingga lembaga sosial seperti Ansor dan BAZNAS menjadi kunci utama dalam memberikan pelayanan yang aman dan nyaman bagi para pemudik.

“Masjid Ramah Pemudik ini harus bersinergi dengan banyak pihak. Dengan kolaborasi tersebut, pelayanan keamanan dan kenyamanan bagi pemudik bisa maksimal sekaligus menampilkan kearifan lokal daerah,” katanya.

Camat Leces Permana Hermani Joedhianto juga mengingatkan pentingnya empati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tengah melakukan perjalanan jauh.

“Ketika kita ingin melayani pemudik, maka kita harus menempatkan diri sebagai pemudik. Dengan begitu kita bisa memahami kebutuhan mereka dan memberikan pelayanan terbaik,” ungkapnya.

Ia juga mendorong pengurus atau takmir masjid menyiapkan fasilitas QR Code bagi jamaah yang ingin bersedekah secara digital selama berada di masjid.

Dengan hadirnya program ini, diharapkan masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga ruang pelayanan sosial bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di Kabupaten Probolinggo selama musim mudik Lebaran. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Saifullah
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *